Ojol Tangkap Pelaku Order Fiktif

Medanoke.com-Medan, Pria berusia kisaran tiga puluh tahun, ditangkap di Jalan Karya Wisata Medan, Jumat (13/9). Pelaku berinisial AS ditangkap para pengemudi ojek online dan diamankan karena kerap melakukan order fiktif(Ofik). Akibat ulahnya para pengemudi mengalami kerugian dan nyaris tidak dapat kembali melakukan aktivitas online.

Hal ini bermula ketika AS, melakukan Ofik menggunakan akun bernama Ponimah. Ia memesan makanan Soto Sop Johor dengan harga promo, pada Jumat (13/9) Siang. Sebelumnya di Pagi hari ia juga telah memesan lontong seharga dua puluh lima ribu rupiah. Menurut Rivai, pengemudi yang menjadi korban, ulah ini telah dilakukan pelaku berkisar seminggu lebih. Akibatnya, lebih dari sepuluh pengemudi menjadi korban.

“Ketika memesan makanan ia bisa dihubungi dan tidak susah untuk ditanya. Nah setelah makanan selesai dipesan dan akan diantar ia tidak bisa dihubungi,” ujar salah satu Ojol yang menjadi korban pelaku order fiktif tersebut.

Namun, usahanya mengelabui pengemudi gagal. Pasalnya, AS memasang koordinat titik pengantaran tepat dilokasi ia dibekuk para pengemudi. Bahkan nomor selulernya juga terdapat foto pelaku sedang menggunakan seragam security.

“Jadi ketika sampai di titik lokasi, kami nanyak mana namanya Ponimah sama pelaku. Pelaku pura-pura ngak tahu dan mengatakan jika pemesan sudah pergi. Nah ketika nomor hp kita cek dengan Whatsapp, wajah pelaku AS pakek seragam security persis langsung kami bekuk dan meminta untuk menyelesaikan orderannya. Karena kalau tidak kami tidak bisa online kembali,” terang Rivai salah satu pengemudi ojol.

AS warga Namorambe ini diketahui sehari-hari berjualan bensin eceran dan paket pulsa dengan gerobak di Jalan Karya Wisata tempat ia dibekuk, tidak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya. Ia diamankan polisi yang sedang berpatroli untuk menghindari amukan para ojol yang sudah menjadi korban.

Ketika diamankan, AS yang mengenakan jaket merah muda diminta membuat surat perjanjian untuk tidak mengulangi lagi kelakuannya dan membayar semua kerugian para pengemudi. Meski sudah diamankan, AS beruntung tidak sempat merasakan mendekam didalam Jeruji tahanan, setelah menyetujui persyaratan tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *