Bawa Samurai Geng Motor di Medan Kembali Meresahkan

Warkop-warkop dan Warga Dilempari Batu

medanoke.com-Medan, Mencekam dan meresahkan, hal itulah yang menggambarkan suasana yang terjadi di Jalan Ayahanda, pada Minggu (15/9) malam. Pasalnya, kumpulan anak-anak muda dengan menggunakan sepeda motor, atau geng motor menghujani warung-warung kopi yang berada di kawasan tersebut dengan batu. Bahkan sebagian mereka membawa senjata tajam berupa samurai.

Aksi kelompok geng motor ini terekam kamera CCTV di warkop tersebut. Mereka tiba-tiba saja datang ke depan warkop dan berbuat kericuhan. Sejumlah pengunjung yang berada di warkop tersebutpun panik dan berusa melindungi diri. Usai berbuat kerusakan, mereka pergi begitu saja.

Medanoke.com- Suasana pengunjung warung kopi yang diserang tiba-tiba oleh Geng Motor.(*)

“Kami (pengunjung) panik pas warkop diserang. Karena tiba-tiba mereka datang, dan tiba-tiba melempari batu,” kata seorang pengunjung warkop, Ivan.

Akibat ulah kelompok geng motor ini, seorang wanita di dalam warkop terkena lemparan batu. Korban terluka di bagian kepala, dan sudah mendapat penanganan medis di puskesmas.

Selain korban luka, aksi mereka juga merusak kaca etalase warkop dan sejumlah meja serta kursi di sana. Seketika pengunjung juga tampak trauma akibat serangan brutal geng motor.

Medanoke.com-Etalase Warga yang pecah akibat penyerangan.(*)

“Saya langsung laporkan kasus ini ke Polsek Medan Baru. Karena aksi geng motor tersebut sudah meresahkan pengunjung warkop dan membuat kerusakan,” ujar pemilik warkop, Wiliam.

Aksi geng motor di Kota Medan, Sumut, belakangan ini memang marak terjadi. Warga meminta polisi segera menangkap para anggota geng motor, karena aksi mereka kerap meresahkan warga dan menimbulkan keributan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *