Dinkes Sumut Nyatakan Virus Kolera Tak Menular ke Manusia

Medanoke.com – Ratusan bangkai babi yang mencemari sungai dan danau yang dikhawatirkan mati akibat virus kolera dapat menularkan ke manusia dan hewan lainnya. Oleh Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) Alwi Mujahid, mengatakan virus hog cholera hanya menular dari babi ke babi. Dan masih belum ada contoh kasus bisa menularkan ke ternak lain ataupun manusia.

“Hanya dari babi ke babi, belum ada laporan bisa menginfeksi ternak lain, namun dengan adanya pembuangan bangkai babi ke sungai, maka akan terjadi pencemaran air,” kata Alwi di Kantor BPBD Sumut, Jalan Medan-Binjai Km 10, Minggu (10/11/2019).

Ia juga berharap bangkai yang telah dibuang ke sungai ataupun hutan segera dievakuasi dari sungai. Jadi air aliran sungai tidak tercemar.

“Kemudian mengubur bangkai tersebut, sehingga wabahnya tidak menimbulkan penyakit lain,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumut Binsar Situmorang menyatakan pihaknya langsung merespons dampak lingkungan hidup dari pembuangan bangkai babi ke sungai. Pada 6 November silam, pihaknya sudah mengambil sampel air dari Sungai Bederah dan Sungai Deli.

“Hasil dari sampelnya itu akan kami umumkan secepatnya,” ucap Binsar.

Sebelumnya, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengimbau warga tidak membuang bangkai ternak ke aliran sungai karena melanggar Undang-Undang No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).

“Dilarang membuang ternak babi yang mati ke sungai atau ke hutan dan segera menguburnya. PPNS kita akan bekerja sama dengan kepolisian siap menindak siapa saja yang melanggarnya,” ujar Edy.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *