Categories: Demokrasi

Debat Pilgubsu Putaran ke Tiga, Hasan Basri Sagala : Bagaimana Ceritanya Lampu Pocong?

Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor Urut 02 (Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala)/foto Istimewa

Medanoke.com-Debat Pilgub Sumut putaran ketiga di Hotel Tiara pada Rabu 13 November 2024 berlangsung meriah. Penonton bersorak sorai dikarenakan terbawa suasana pembahasan yang di sampaikan dalam segmen debat. Pembawa acara sampai berkali-kali harus mengingatkan hadirin untuk bersikap tenang.

Diantara hal yang paling menarik perhatian adalah malam ini Hasan Basri Sagala Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara nomor urut 02 yang biasanya kalem justeru terlihat penuh percaya diri dan berapi-api dalam melontarkan ataupun menjawab pertanyaan.

Sebagai contoh, pada segmen pemberantasan KKN di Sumatera Utara Hasan Basri menanyakan perihal lampu pocong.

“Pak Surya..Tolong dengar baik-baik, tadi pak Surya menyatakan terkait KKN. Pertanyaan saya bagaimana ceritanya.. Ceritanya lampu pocong itu bagaimana pak? “Tanya Hasan Basri.

Selain menanyakan permasalahan lampu pocong Hasan Basri juga mempertanyakan perhitungan dan perencanaan seperti apa yang di lakukan dalam proses pembuatan lampu jalan yang menghabiskan anggaran lebih kurang 21 m tersebut.

Selain itu, masih dalam kesempatan yang sama Hasan Basri Sagala juga mempertanyakan tentang private jet, Hasan menanyakan apakah itu termasuk gratifikasi.

Namun Calon Wakil Gubernur Nomor Urut 01 Surya yang ditanya tidak menjawab pertanyaan tersebut, Surya hanya menjawab kalau dirinya dalam melakukan rotasi pejabat kabupaten Asahan tidak pernah melakukan jual beli jabatan, dan Surya juga menegaskan selama dirinya menjabat belum pernah dipanggil oleh aparat hukum.

Surya sempat menyerahkan Mic kepada Bobby Nasution (Calon Gubernur Sumatera Utara dengan Nomor Urut 1) untuk menjelaskan soal lampu, namun Bobby mengembalikan mic kepada Surya yang akhirnya melanjutkan pembicaraan.

Hal ini membuat penonton kembali ramai bersorak sorai, dan entah untuk yang ke berapa kalinya pembawa acara harus merepotkan diri meminta para penonton untuk tetap tenang.

Sebagai pengingat, dikutip dari detikcom (pada Desember 2023) bahwa Bobby Nasution pernah meminta maaf dan mengakui bahwa proyek pembangunan lampu-lampu tersebut adalah proyek pertama Pemkot Medan yang dinyatakan gagal atau total lost.

Pada saat itu bahkan pihak Kajari Kota Medan dilibatkan dalam penagihan pengembalian uang proyek pembuatan lampu pocong ke kontraktor. Dimana pihak Kajari Kota Medan berhasil menagih 7,85 m yang merupakan bagian dari proyek 21 m tersebut.(Pujo)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Share
Published by
redaksi

Recent Posts

Pelindo Regional 1 Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

MEDAN– medanoke.com, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 menyampaikan ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)…

15 jam ago

Rel Kereta dan Relasi Kuasa: Saat Hukum Berhadapan dengan Nama Besar

Medan, medanoke.com | Di ruang sidang Pengadilan Negeri Medan, kebenaran kadang tidak datang dengan suara…

16 jam ago

Menjaga Akar di Tengah Lompatan Digital: Refleksi Hardiknas Pemuda Pujakesuma

Medan, medanoke.com | 2 Mei 2026 — Di sebuah ruang sekretariat yang sederhana namun sarat…

18 jam ago

Pegadaian Cabang CP Krakatau Konsisten Gelar Sedekah Jumat, Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Sekitar

Medan —medanoke.com, Pegadaian Kantor Wilayah I Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi sosial bertema Sedekah…

1 hari ago

Pelindo Regional 1 Peringati Hari Buruh Internasional 2026, Tegaskan Peran Strategis Pekerja Pelabuhan

MEDAN—medanoke.com, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 memperingati Hari Buruh Internasional 2026 dengan menegaskan pentingnya…

2 hari ago

Hakim Ragukan Keabsahan PHK Torganda, Surat Panggilan Ditandatangani Orang Lain

Medan, medanoke.com | Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan meragukan keabsahan…

2 hari ago

This website uses cookies.