Categories: InfrastrukturKonflik

Seorang Janda Histeris Warungnya Diterobos Petugas PLN dan Pengelola Museum 45

medanoke.com- MEDAN, Kericuhan terjadi Jalan Pemuda, Kota Medan, ketika serombongan petugas beratribut PLN bersama pengurus Museum Gedung Juang 45 menerobos masuk sebuah warung nasi yang bersebelahan dengan Gedung tersebut Jumat (17/01/25), Terlihat seorang iperempuan paruh baya beradu argumentasi dengan Sekum (Sekretaris Umum) DHD (Dewan Harian Daerah) Gedung Juang 45 Sumatera Utara, Edy Sofyan.

Perempuan yang diketahui bernama Sri Idawati tersebut
histeris karena tidak terima kehadiran mereka yang diduga secara paksa masuk ke warung tersebut, dengan alasan hendak memasang jaringan.

Para petugas yang mengenakan atribut PLN tersebut mengaku disuruh membongkar paksa warung Sri Idawati, karena disuruh oleh pihak Gedung Juang 45, untuk memasang token listrik.

Sementara itu Sri Idawati tidak terima pihak Gedung Juang yang memasang, ia mengaku akan memasang token tersebut besok, dengan permintaan dan biaya darinya. Alasannya, setelah dipasang token oleh pihak Gedung Juang, ia akan dipaksa untuk menandatangani perjanjian yang menurutnya sangat memberatkan dirinya.

Idawati mengaku bahwa ia telah di teror berulang kali oleh pihak Gedung Juang terkait warung yang ditumpanginya bersama seorang putrinya sejak tahun 2001. Dia juga menyatakan memiliki kwitansi pembayaran tempat tersebut.

“Saya ini seorang janda yang tidak punya, saya membesarkan dan menyekolahkan anak saya seorang sendiri, saya hanya mencari penghidupan disini, bulan saya yang memasang listrik, itu sudah ada sejak dulu. Mereka (pihak Gedung Juang 45, red) hendak mengusir saya dari sini, aku rasa udah ada orang lain yang mau menyewa.” Ujar Sri Idawati sambil terisak.

Satu hari sebelumnya, Sri Idawati menerima sepucuk surat beramplop “Dewan Harian Daerah Gedung Juang 45” yang berisi ancaman bongkar paksa yang ditandatangani Edy Sofyan.

Diketahui bahwa lokasi warung yang ditumpangi perempuan malang tersebut merupakan Gang Kebakaran yang merupakan bagian dari penataan kota Medan dan tidak ada sangkut pautnya dengan pengelolaan Museum Gedung Juang 45.

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Recent Posts

Terkait MBG, Politisi PDIP Budiman Nadapdap: “Kader Yang Sempat Punya SPPG Harus Diawasi”

Medan - medanoke.com, Politisi PDIP Sumut Budiman Nadapdap SE menilai kader PDIP yang terlibat MBG…

4 jam ago

RS di Medan Jangan Lagi Tolak Pasien BPJS dengan Alasan Kamar Penuh

Medan, medanoke.com | Anggota DPRD Kota Medan Lailatul Badri (Lela) menegaskan bahwa rumah sakit di…

7 jam ago

Dihadiri Wamen Haji R.I, Kajati Sumut Dukung Penuh Giatan Sosial & Keagamaan “Matahari Pagi Indonesia”  Sumut di Medan

Bantu Sejumlah Anak Yatim & Penyandang Disabilitas MEDAN- medanoke.com, Organisasi Matahari Pagi Indonesia (MPI) wilayah…

7 jam ago

Ramadona Simbolon Pimpin GPI Sumatera Utara Periode 2026–2029

Medan, medanoke.com | Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Pemuda Islam (GPI) Sumatera Utara sukses menggelar…

8 jam ago

PAC PP Medan Polonia Borong Takjil Untuk Dibagikan Pada Pengendara

Medan, medanoke.com | Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC-PP) Kecamatan Medan Polonia memborong dagangan pelaku…

9 jam ago

Kajati Sumut Bebaskan Dua Orang Guru Sekolah Dasar Dari Tuntutan Pidana, Perkara Penganiayan Diselesaikan Dengan Keadilan Restoratif Di Kejaksaan

Medan- medanoke.com, Kajati Sumatera Utara Dr.Harli Siregar, SH., M. Hum memutuskan untuk menyelesaikan penanganan perkara…

3 hari ago

This website uses cookies.