Ofunne Amaka memulai Cocoa Swatches , sebuah aplikasi dan akun Instagram yang memamerkan swatch makeup terbaru pada kulit yang kurang terwakili “setelah sejumlah pembelian yang mengecewakan, di mana saya pada akhirnya menebak sepenuhnya salah tentang bagaimana sebuah produk akan melihat saya,” katanya. Bagi banyak orang, ini adalah kesalahan yang sangat membuat frustrasi dan mudah bagi wanita dengan kulit yang lebih dalam. Dia memuji media sosial dengan membantunya membina komunitas yang belum ada sebelumnya dan memungkinkannya untuk berkontribusi secara positif.
Media sosial telah membantu mengukur berapa banyak wanita yang lapar akan produk yang dibuat khusus untuk mereka. Verdejo, Brown, Crimson dan Amaka masing-masing menggunakan ini untuk keuntungan mereka. Mereka memiliki basis pelanggan yang dapat mereka jangkau secara efektif hanya dengan pemberitahuan tagar. Ketika konsumen menjadi lebih cerdas dan vokal tentang apa yang mereka inginkan dari merek kecantikan, mudah-mudahan lebih banyak orang dari dalam komunitas merasa diberdayakan untuk memulai perusahaan yang menutup celah antara apa yang ditawarkan saat ini dan apa yang dibutuhkan.(*)
Medan, medanoke.com | Komunitas Sahabat Sejati (KSS) kembali menggelar kegiatan sosial rutin di bulan suci…
Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen…
Menteri UMKM Maman Abdurrahman didampingi Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza, Deputi Bidang Usaha Mikro Riza…
Medan, medanoke.com | Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Utara menemukan dugaan maladministrasi dalam proses pencairan…
MEDAN –medanoke.com, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara Dr. Harli Siregar, SH, MH menggelar buka…
Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, didampingi Kanit Idik I AKP…
This website uses cookies.