Categories: KORUPSI

Sudah 32 Orang Diperiksa Hingga Saat Ini Terkait Dana Dacil Nisel, Kapan Giliran Kabid PTK Disdik?

Nias Selatan, medanoke.com | Kasus  dugaan tindak pidana korupsi pungutan liar terkait dana Dacil (Bantuan Guru terhadap Daerah Terpencil) TA 2024/2025 di kabupaten Nias Selatan, masih bergulir dan belum tahu dimana akan berhentinya.

Sejauh ini sudah 32 orang yang di periksa terkait kasus tersebut, namun Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK) kabupaten Nias Selatan  Yasatulo Lase hingga saat ini belum tersentuh, atau di periksa oleh pihak Kejaksaan Negeri Nias Selatan terutama di Seksi Pidana Khusus (Pidsus).

Pada hal, jabatan kabid PTK sangat strategis, terkait memimpin dan bertanggungjawab pada pengelolaan, pembinaan dan pengembangan tenaga kependidikan, dimana salah satu tupoksi utamanya adalah pengembangan kompetensi dan pengawasan kinerja  pendidik dan tenaga pendidikan.

Hal ini dikemukakan oleh Tokoh pengamat pendidikan kabupaten Nias Selatan Ts. Laia kepada Medanoke.com, Selasa(9/12/2025).

Padahal menurut Laia, dalam proses penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi pungutan liar dana Dacil ini, seharusnya semua pihak yang di duga terkait patut dimintai keterangannya dan di periksa sesuai dengan standar operasional prosedural (SOP) yang berlaku di institusi Adhyaksa Republik indonesia.

“Tidak boleh ada istilah tebang pilih atau pilih kasih dalam pemeriksaan sebuah perkara yang ditangani oleh pihak aparat penegak hukum, apalagi kalau segan atau takut memeriksa seseorang yang patut di duga memiliki korelasi (hubungan-red) dengan jabatannya, itu tidak, itu menyalahi prosedural hukum,” papar Ts. Laia.

Hal senada juga disampaikan Liusman Ndruru, S.Sos, M.Si kepada awak media, dimana dia menyampaikan rasa herannya terhadap kinerja jaksa seksi pidana khusus kejaksaan Negeri Nias Selatan.

“Mengapa tidak berani memanggil dan  memeriksa Yasatulo Lase? Padahal jabatannya adalah Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (Kabid PTK) di Dinas pendidikan kabupaten Nias Selatan,” ujar Ndruru.

“Di moment peringatan hari anti korupsi Se-Dunia hari ini, saya berpesan kepada pak Kajari Nias Selatan Edmond Novvery Purba ,S.H.,M.H., kiranya serius mengungkap dan menangani kasus dugaan korupsi pungutan liar Dana Dacil ini. Sejarah akan mencatat kualitas pak Purba dalam menegakkan supremasi hukum di Bumi Nias selatan  ini, sudah hampir tujuh bulan laporan saya ini di tangani kejaksaan Negeri Nias selatan, dan 32 orang yang di periksa tapi hasil zonk,” tandas Liusman Ndruru dengan nada kecewa.

Seperti di beritakan sebelumnya, pada  Senin (8/12/2025) saat wawancara eksklusif dengan Kasipidsus Lintong Samuel di dampingi jaksa Foorgus Gea S.H., menjelaskan, “saat ini sudah 32 orang yang telah kami periksa, kadis pendidikan Nurhayati Telaumbanua, kabid SD kornelius Duha, Kabid SMP Haogo Gamuata Ndruru, Sekretaris Dinas pendidikan Elisama Lase.” Namun dari 32 nama-nama, termasuk nama-nama tersebut diatas, tidak ada nama PTK Dinas pendidikan kabupaten Nias Selatan Yasatuloʻ Lase yang sudah diperiksa.

Kepala kejaksaan Negeri Nias Selatan Edmond Novvery Purba,S.H.,M.H., saat di mintai tanggapannya terkait hal tersebut melalui chat WhatsAppnya mengatakan   “Silahkan koordinasi dengan pidsus dan yang berkaitan semua di panggil,” ujarnya kepada Medanoke.com, senin (8/12/2025).

Masyarakat Nias Selatan berharap agar semua pejabat terkait dengan kasus dana Dacil ini dapat di panggil dan di periksa karena semua orang memiliki status yang sama di mata hukum. (RD)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Share
Published by
redaksi

Recent Posts

Kejati Sumut Terima Pengembalian Kerugian Negara Perkara Dugaan Korupsi Waterfront City Pangururan Dan Kawasan Tele

Medan - medanoke.com, Pada hari ini Senin tanggal 23 Februari 2026 bertempat di ruang bidang…

12 jam ago

Ciptakan Kondusifitas Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Polsek Medan Area Gelar Patroli dan SOTR

Kapolsek Medan Area, AKP Muhammad Ainul Yaqin SH SIK MH saat memimpin patroli subuh selama…

16 jam ago

Kapoldasu dan Kapolrestabes Medan Diminta Evaluasi Kapolsek Patumbak Atas Dugaan Langgar Kode Etik

Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora (ist) Medan, medanoke.com | Laporan sejumlah wartawan beberapa bulan lalu…

16 jam ago

Fatwa Baru DSN-MUI Buka Peluang Besar Pengembangan Bank Emas Syariah di Indonesia

MEDAN – medanoke.com, PT Pegadaian menjadi saksi peluncuran Fatwa Nomor 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion…

19 jam ago

Soal Bansos dan Infrastruktur, Warga Johor dan Tuntungan Megeluh ke Eko Afrianta Sitepu Saat Reses

MEDAN – medanoke.com, Anggota DPRD Kota Medan dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Eko Afrianta…

2 hari ago

KOJIRA, Wadah Ojol Pertama Dari DPD Gerindra Sumut, Untuk Indonesia Raya

MEDAN-medanoke.com, Bersimpati dan terinspirasi alm Affan Kurniawan, pengemudi ojol (ojek online) yang menjadi korban tewas…

2 hari ago

This website uses cookies.