Categories: Kriminalitas

Tiga Bulan Laporan Ngendap di Polrestabes Medan, Kanit PPA Blokir No Telepon Wartawan, Penyidik Diam Seribu Bahasa

Ilustrasi pengeroyokan. (istimewa)

medanoke.com – MEDAN | Pasca laporan penganiayaan yang dialami Tiurmaida br Sidebang (49), warga Jalan Martoba I, Kelurahan Timbangan Deli, Kecamatan Medan Amplas, ke Mapolrestabes Medan, sesuai dengan surat tanda bukti laporan polisi, No : LP/B/601/II/2025/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMUT, tanggal 22 Februari 2025, pihak kepolisian Polrestabes Medan, masih belum bereaksi. Hingga kini sudah tiga bulan berlalu, dan para pelaku penganiayaan Tiurmaida br Sidebang masih belum diamankan Polrestabes Medan.

Hal tersebut disampaikan Tiurmaida br Sidebang, Senin (26/05/2025). Dengan nada kesal, Tiurmaida mengatakan bahwa sampai saat ini para pelaku pengeroyokan dirinya masih bebas berkeliaran dan belum diamankan pihak kepolisian Polrestabes Medan.

“Sudah tiga bulan lamanya laporan saya ke Polrestabes Medan, tapi sampai saat ini belum ada kejelasan dan titik terang. Saya berani mengatakan hal tersebut karena sampai saat ini pelaku belum ada diamankan dan masih bebas berkeliaran,” kata Tiurmaida dengan nada kecewa.

Jelas Tiurmaida Sidebang, kasus yang dialaminya terlihat lambat ditangani. Padahal semua alat bukti dan kesaksian sudah diserahkan kepada pihak kepolisian tapi entah kenapa sampai detik ini belum satupun pelaku penyerangan yang diamankan.

“Mau sampai kapan pelakunya diamankan? Saya melaporkan kejadian yang saya alami ini ke pihak kepolisian Polrestabes Medan agar saya mendapatkan kepastian hukum, tapi kenapa belum ada kepastian hukum yang saya peroleh terkait kasus yang saya laporkan,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto SH SIK MH saat di chat via WhatsApp mengatakan, akan mengecek kasus tersebut.

“Kami Cek dahulu bapak. Mohon maaf slow respon,” jawaban chatnya singkat.

Panit PPA Sat Reskrim Polrestabes Medan, Iptu Juli Samosir SH saat dihubungi mengatakan, agar langsung saja menghubungi penyidik kasus tersebut. ‘Penyidiknya Shinta bang,” jawab Juli Samosir singkat.

Sementara itu, Kanit PPA Sat Reskrim Polrestabes Medan, Iptu Dearma Agustina Sinaga SH yang dihubungi via telepon selulernya tak menjawab. Saat dikirim pesan singkat, Iptu Dearma Agustina Sinaga SH tak menjawab. Tak hanya itu, Kanit PPA Sat Reskrim Polrestabes Medan, Iptu Dearma Agustina Sinaga SH memblokir nomor telepon seluler awak media ini.

Penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Medan, Shinta, yang dihubungi via telepon selulernya tak menjawab. Saat dikirim pesan singkat via WhatsApp (WA), Shinta juga tidak memberikan jawaban. Hingga berita ini dituliskan, Kanit PPA Sat Reskrim Polrestabes Medan, Iptu Dearma Agustina Sinaga SH dan Penyidik PPA Sat Reskrim Polrestabes Medan, Shinta, masih diam.

Adapun berita sebelumnya, Tiurmaida br Sidebang (49), warga Jalan Martoba I, Kelurahan Timbangan Deli, Kecamatan Medan Amplas, memberi informasi kepada awak media medanoke.com pada Senin (19/05/2025). Disitu Tiurmaida menuturkan bahwa saat kejadian, awalnya dirinya sedang duduk di Cafe Baringin, pada hari Sabtu (22/02/2025) siang, lalu tak lama kemudian dirinya didatangi Weni Sinaga bersama dengan teman-temannya.

Tanpa banyak basa-basi, Weni Sinaga bersama dengan teman-temannya langsung menyerang Tiurmaida.

Menurut Tiurmaida pada saat itu enam orang jumlah orang yang menyerangnya, mereka menjambak, mencakar dan menendang dirinya.

Saat kejadian tersebut, beberapa orang teman Tiurmaida langsung melerai mereka, namun yang bermaksud melerai malah ikut mengalami pengeroyokan yang dilakukan Weni Sinaga bersama dengan teman-temannya itu.

Tiurmaida juga mengaku, ia tidak tahu apa permasalahannya dengan Weni Sinaga bersama teman-temannya itu, sehingga mereka mengeroyok dirinya.

Yang lebih mengesalkan menurut Tiurmaida, sesudah dirinya membuat laporan ke pihak kepolisian malah setiap ia lewat dan berpapasan dengan para pelaku, dirinya selalu mendapatkan kata-kata yang tidak menyenangkan.

“Mana laporan mu itu, apa jalan laporan mu itu. Mana polisinya,” ujar para pelaku penyerangan, Weni Sinaga bersama teman-temannya mencemooh, yang ditirukan Tiurmaida br Sidebang. (Jhonson Siahaan)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Share
Published by
redaksi
Tags: pengeroyokan

Recent Posts

Curi Sepeda Motor, Toni Nainggolan Diciduk Polisi di Kediamannya

Toni Nainggolan, saat menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Medan Area. (Jhonson Siahaan) Medan, medanoke.com |…

13 jam ago

Lebih Gawat dari Kasus Amsal Sitepu, Warga Medan Ditahan Selama 11 Bulan Tanpa Prosedur Jelas

Awak media saat mencoba mengkonfirmasi ke Kanwil Dirjen Imigrasi Sumatera Utara Medan, medanoke.com | Kasus…

23 jam ago

Pelindo Regional 1 Belawan Pastikan Operasional Tetap Optimal Layani Pengguna Jasa

Belawan – medanoke.com, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan memastikan kegiatan operasional di Pelabuhan…

2 hari ago

Curi HP dan Tablet Dari Dalam Mesjid Untuk Beli Sabu, Charles Pasaribu Diciduk Polsek Medan Area

Charles Pasaribu, saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Medan Area. (Jhonson Siahaan) Medan, medanoke.com |  Pria…

2 hari ago

Sinergi Jaga Lingkungan, Pelindo Regional 1 Belawan Turut Sukseskan Program Indonesia ASRI

Belawan, medanoke.com– Pegawai PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan berpartisipasi dalam kegiatan Indonesia ASRI…

2 hari ago

Dugaan Korupsi Tol Medan-Binjai, Kejati Sumut Geledah BPN Sumut dan Medan

Medan-medanoke.com, Setelah melaksanakan serangkaian penyelidikan atas dugaan terjadinya tindak pidana korupsi pada pengadaan tanah untuk…

2 hari ago

This website uses cookies.