Categories: KEJAKSAAN

8 Bulan Laporan Dugaan Korupsi Dana DACIL di Kejari Nisel Jalan di Tempat

Liusman Ndruru, S.Sos., M.Si pelapor kasus dugaan korupsi Dana Dacil SD-SLTP  Di Nias Selatan Ta. 2024/2025.(RD)

Nias Selatan, medanoke.com | Sudah 8 (delapan) bulan laporan kasus dugaan korupsi Dana Dacil di Nias Selatan dinilai masih berputar-putar dan berjalan di tempat di meja Jaksa Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Nias Selatan. Hal ini disampaikan Liusman Ndruru, S.Sos., M.Si., kepada Medanoke.com, Selasa (27/1/2026), melalui sambungan telepon WhatsApp.

Liusman Ndruru menyampaikan keheranannya karena laporannya ke Kejaksaan Negeri Nias Selatan masih berkutat di tahap penyelidikan, padahal sudah sekitar 40 orang diperiksa oleh jaksa. Ia menduga proses hukum yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan Negeri Nias Selatan sudah tidak berada pada koridornya. Bahkan, ia menduga adanya kepentingan lain dalam penanganan perkara tersebut.

“Saya sudah beberapa kali menyurati pihak Kejari Nisel. Jika memang tidak ada bukti pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pihak terlapor dalam kasus ini, sebaiknya Pak Kajari menghentikan dan melakukan SP3 terhadap perkara ini, daripada terus memanggil puluhan saksi, tetapi ujung-ujungnya tetap di tahap penyelidikan,” ungkap Liusman.

Pada kesempatan ini, Liusman Ndruru, S.Sos., M.Si., memohon dan berharap kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut), Bapak Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., agar kasus ini dapat diambil alih oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan, Edmond Novvery Purba, S.H., M.H., saat dimintai tanggapannya terkait penanganan kasus ini, Selasa (27/1/2026), melalui pesan WhatsApp, mengatakan pihaknya akan melakukan pemanggilan susulan terhadap saksi yang mangkir dari panggilan pertama dan kedua atas nama Murni Jaya Giawa, Guru PPPK SMP Negeri 4 Huruna.

Saat dikonfirmasi terkait data dan alat bukti apa lagi yang masih dibutuhkan oleh jaksa penyidik, Kajari Edmond mengatakan akan melakukan koordinasi dengan tim.

Terpisah, ketika dikonfirmasi terkait penanganan kasus dugaan korupsi di Kejaksaan Negeri Nias Selatan yang telah berjalan selama 8 bulan, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melalui Kasi Penkum, Bapak Rizaldi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya baru mendengar informasi tersebut dan akan melakukan konfirmasi kepada Kajari Nias Selatan.(RD)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Share
Published by
redaksi

Recent Posts

Anggota DPR RI Maruli Siahaan Berikan Bantuan kepada Wartawan di Medan

Medan, medanoke.com |  Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Golkar dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara…

9 menit ago

Jasa Wardani Salurkan 300 Paket Lebaran untuk Warga Deli Serdang

Deli Serdang, medanoke.com | Menyambut semarak Idulfitri sekaligus berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan, Ketua…

2 jam ago

Empat Oknum TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Jakarta, medanoke.com | Markas Besar TNI menetapkan empat anggotanya sebagai tersangka dalam kasus penyiraman air…

4 jam ago

Tim Kuasa Hukum Minta Hakim PN Lubuk Pakam Bebaskan Najwa dari Dakwaan

Deli Serdang, medanoke.com | Tim kuasa hukum terdakwa Najwa Ananta dari Law Office Pangat &…

5 jam ago

Forjakum Sumut Bagi Sembako Ringankan Beban Yatim dan Dhuafa

MEDAN - medanoke.com, Wujud kepedulian terhadap sesama umat, Forum Jurnalis Hukum (FORJAKUM) Sumatera Utara (SUMUT)…

23 jam ago

Pelindo Regional 1 Santuni Anak Yatim di Wilayah Operasional

Medan- medanoke.com, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 1 memberikan santunan kepada 2.100 anak yatim yang…

1 hari ago

This website uses cookies.