Medan, medanoke.com | Dari sebuah rumah sederhana yang menjadi pusat pembelajaran Al-Qur’an di Jalan Garu VI No. 42, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, semangat melahirkan generasi Qurani terus tumbuh tanpa henti. Rumah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al-Muhajirin kembali menorehkan kebanggaan dengan mengirimkan delapan santri terbaiknya untuk berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung pada 15–24 Juni 2026 di kawasan Jalan Willem Iskandar (Pancing), Kabupaten Deli Serdang.
Keberangkatan delapan santri tersebut bukan sekadar partisipasi dalam sebuah perlombaan. Di baliknya tersimpan perjalanan panjang yang dipenuhi disiplin, ketekunan, serta kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an. Berkat pembinaan yang berlangsung secara berkesinambungan selama bertahun-tahun, para santri TPQ Al-Muhajirin kini dipercaya memperkuat berbagai kafilah dari sejumlah daerah dan instansi di Sumatera Utara.
Muhammad Salim S.Sos akan tampil pada cabang Qiraat Mujawwad Dewasa Putra mewakili Kafilah Kota Medan. Sementara itu, Muhammad Habib Sitorus dipercaya memperkuat Kabupaten Deli Serdang pada golongan Remaja Putra, dan Nazhira Mizalfa Azzahra tampil pada golongan Remaja Putri mewakili Kafilah Khusus PTPN.
Tak hanya itu, Nizam Himi Ibrahim akan bersaing pada golongan Kanak-kanak Putra mewakili Kabupaten Labuhanbatu Selatan. M. Syakir Arrahimi tampil pada golongan 1 Juz Putra mewakili Kabupaten Serdang Bedagai. Adapun Rafiqi Ihsan dan M. Fikir Lubis akan memperkuat Kafilah Kota Medan pada cabang Syarhil Qur’an. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa kualitas pembinaan di TPQ Al-Muhajirin mendapat pengakuan dari berbagai daerah.
Bagi pendiri TPQ Al-Muhajirin, Ustaz H. Ahmad Muhajir, keberhasilan para santri menembus panggung MTQ tingkat provinsi merupakan buah dari proses panjang yang tidak instan. Ia mengaku bersyukur sekaligus bangga melihat anak-anak didiknya kembali dipercaya tampil dalam ajang bergengsi tersebut.
“Kami bersyukur dan bangga karena anak-anak didik TPQ Al-Muhajirin kembali mendapat kesempatan untuk tampil di MTQ Sumut. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara istiqamah mampu melahirkan generasi Qurani yang berprestasi,” ujarnya.
Menurut Ustaz Muhajir, sebagian besar peserta yang tampil tahun ini bukanlah pendatang baru di dunia MTQ. Mereka telah ditempa melalui berbagai kompetisi, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat di tingkat provinsi.
Di TPQ Al-Muhajirin, pembelajaran tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Para santri juga dibimbing untuk memahami makna ketekunan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai generasi yang membawa syiar Islam. Nilai-nilai inilah yang diyakini menjadi fondasi lahirnya qari dan qariah berprestasi.
Ustaz Muhajir berharap para santri dapat menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan hakim serta masyarakat Sumatera Utara. Namun baginya, prestasi bukanlah satu-satunya tujuan. Yang lebih penting adalah tumbuhnya semangat mencintai Al-Qur’an di kalangan generasi muda.
“Kami berharap mereka dapat memberikan penampilan terbaik, mengharumkan nama daerah yang mereka wakili, serta meraih prestasi yang membanggakan. Lebih dari itu, keberhasilan mereka diharapkan menjadi motivasi bagi generasi Qurani lainnya untuk terus belajar, berlatih, dan menjadi qari maupun qariah yang membanggakan di masa depan,” katanya.
Keikutsertaan delapan santri dalam MTQ Sumut ke-40 kembali menegaskan posisi TPQ Al-Muhajirin sebagai salah satu pusat pembinaan Al-Qur’an yang konsisten melahirkan talenta-talenta terbaik di Sumatera Utara. Dari sebuah lingkungan sederhana di Medan Amplas, cahaya Al-Qur’an terus dipancarkan, melahirkan generasi yang tidak hanya mampu berprestasi di arena musabaqah, tetapi juga menjadi duta syiar Islam bagi masyarakat luas.(KCU)
Belawan – medanoke.com, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Cabang Belawan turut berpartisipasi dalam kegiatan…
Kapolsek Medan Area, AKP Muhammad Ainul Yaqin SH SIK MH dan seluruh personil Polsek Medan…
Medan-medanoke.com, Ribuan maayarakat dari LMP MBG (Lembaga Masyarakat Peduli Makanan Bergizi Gratis) dari berbagai elemen…
Jakarta –medanoke.com, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memberikan kontribusi kepada negara sebesar Rp7,81 triliun…
Medan, medanoke.com | Gelombang kritik terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menguat. Tiga elemen…
Medan, medanoke.com | Belanda sedang menghadapi persoalan yang mungkin terdengar asing bagi sebagian masyarakat Indonesia:…
This website uses cookies.