Categories: Demonstrasi

DPC GMNI Tapanuli Utara Gelar Aksi “Taput Darurat Penyakit Sosial” Tuntut Tutup Tempat Hiburan Ilegal dan Pemberantasan Judi

medanoke.com-Taput,
Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Tapanuli Utara menggelar aksi demonstrasi damai bertajuk “Taput Darurat Penyakit Sosial” pada Jumat, 24 Oktober 2025. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas maraknya praktik perjudian dan tempat hiburan malam ilegal yang dinilai telah mencederai nilai-nilai moral dan sosial masyarakat Tapanuli Utara.

Aksi dimulai dari Taman Lonceng Tarutung dan dilanjutkan dengan long march menuju Mapolres Tapanuli Utara serta Kantor Bupati Tapanuli Utara. Dalam aksi tersebut, massa GMNI menyampaikan dua tuntutan utama, yaitu:

1.Menuntut Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk segera menutup tempat hiburan malam yang tidak memiliki izin resmi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 4 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Pariwisata.
2.Menuntut Pemerintah Kabupaten bersama aparat keamanan untuk melakukan penertiban dan pemberantasan aktivitas perjudian di wilayah Tapanuli Utara.

Selama aksi berlangsung, situasi tetap kondusif dan berjalan tertib. Kapolres Tapanuli Utara yang diwakili oleh Wakapolres Taput menerima perwakilan massa dan menyatakan setuju terhadap poin-poin tuntutan yang disampaikan, serta berjanji akan menindaklanjuti secara tegas sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Utara yang diwakili oleh Wakil Bupati juga memberikan tanggapan positif dan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti serta menutup lokasi hiburan malam tanpa izin sebagaimana tuntutan massa aksi.
Selain penyampaian dalam bentuk orasi DPC GMNI Taput menyampaikan pesan moral dalam bentuk dramatikal dan juga puisi .

Ketua DPC GMNI Tapanuli Utara dalam pernyataannya menyampaikan bahwa pihaknya memberikan waktu tujuh (7) hari kepada pihak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk merealisasikan hasil kesepakatan. Jika dalam waktu yang sudah ditentukan tidak ada tindakan nyata, maka GMNI Taput akan melakukan aksi jilid II dengan jumlah massa yang lebih besar.

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Recent Posts

Sinergi Kejuruan Bohorok dan LNK: Menjaga Warisan Melayu di Tengah Derap Industri

Langkat, medanoke.com |  Di tengah laju pembangunan dan aktivitas industri yang terus berkembang, upaya menjaga…

2 menit ago

Dari Afrika hingga Thailand, Perjalanan Rasa Persembahan Ismaya Grup dalam Brick Chickenette Series di Sun Plaza

Medan, medanoke.com | Di tengah persaingan dunia kuliner yang semakin dinamis, menghadirkan menu baru tidak…

13 menit ago

Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

Borong Lima Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Kembali Dinobatkan Sebagai Best Company to Work…

6 jam ago

Terkait 42 SPPG Diduga Milik Satu Nama di Sumut KAMAK Akan Kepung Kejatisu dan Kejagung

Medan, medanoke.com |  Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) meningkatkan tekanan kepada aparat penegak hukum terkait…

7 jam ago

Pulang dari Tanah Suci, Ketua PPIH Ingatkan Jemaah Kloter 07 Jaga dan Rawat Kemabruran Haji

Medan-medanoke.com, Sebanyak 359 jemaah dan petugas haji Kelompok Terbang (Kloter) 07 Debarkasi Medan tiba kembali…

15 jam ago

Ketika Rasa yang Sudah Dikenal Hadir dengan Cara Baru: Kolaborasi The People’s Cafe dan Bu Rudy

Kolaborasi kuliner The People’s Cafe dan Bu Rudy berlokasi di Sun Plaza Kota Medan. (ist)…

1 hari ago

This website uses cookies.