Categories: Demokrasi

Duta Damai Indonesia Ustadz Khairul Ghazali Minta Kapolri Copot Kapolrestabes Medan

Deli Serdang, medanoke.com |  Eks Narapidana Terorisme Ustadz Khairul Ghazali mendukung sepenuhnya Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan Nomor 500-7.1/1540 tertanggal 3 Februari 2026 tentang Penataan Lokasi Penjualan
serta Pengelolaan Limbah Daging Nonhalal di wilayah Kota Medan.

Ustadz Khairul Ghazali yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah dan Duta Damai Indonesia ini meminta agar SE tersebut segera dijadikan Peraturan Daerah (Perda).

Tokoh agama yang pernah malang melintang dalam dunia terorisme ini juga mengecam keterlibatan Kapolrestabes Medan dan jajarannya dalam mengintervensi masalah itu sehingga terkesan menggertak Walikota Medan dan Forkopimda Medan agar membatalkan SE tersebut.

Pedagang daging babi di Medan memang menjadi isu yang kontroversial. Pemerintah Kota Medan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang penataan lokasi dan pengelolaan limbah penjualan daging non-halal, termasuk babi. Namun, kebijakan ini menuai protes dari pedagang dan konsumen daging babi, yang merasa diskriminatif dan berpotensi mematikan mata pencaharian mereka.

Pedagang babi di Medan berargumen bahwa mereka telah mematuhi peraturan yang ada, dengan melakukan pemotongan babi di Rumah Potong Hewan (RPH) resmi milik pemerintah daerah, dan penjualan dilakukan di lokasi yang telah ditentukan.
Mereka juga menyoroti bahwa penjualan daging babi memberikan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan. Faktanya di lapangan, penjualan daging babi berserakan tak tentu arah di kota Medan.

Pemerintah Kota Medan telah merespons protes ini dengan menyatakan bahwa SE tersebut bukanlah pelarangan penjualan daging babi, melainkan upaya penataan dan penertiban. Wali Kota Medan telah berjanji untuk menyempurnakan SE tersebut dan memastikan bahwa pedagang babi dapat kembali berjualan seperti biasa.

Pemerintah Kota Medan berjanji untuk menyediakan lapak khusus atau relokasi berjualan ke tempat yang lebih tertata, serta memberikan lapak tanpa biaya bagi pedagang yang bersedia pindah. Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk meningkatkan kebersihan lingkungan kota dan ketertiban umum, bukan untuk melarang penjualan daging babi.

Namun para demonstran yang menolak SE tersebut melakukan tindakan provokatif yang bisa meningkatkan eskalasi emosional umat Islam, bahkan dengan menggandeng Kapolrestabes Medan padahal masalah ini tidak ada urusannya dengan pihak keamanan.

“Polri di Medan ini sepertinya sudah berpihak sehingga saya selaku pemuka agama dan mantan teroris mendesak Presiden dan Kapolri agar mencopot Kapolrestabes Medan karena terkesan tidak profesional menjalankan tugasnya,” pungkas Ustadz Ghazali. (KC)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Share
Published by
redaksi

Recent Posts

Kapal Internasional Perdana Sandar di Kuala Tanjung, Dorong Arus Logistik Sumut

Batubara– medanoke.com, PT Prima Multi Terminal (PMT) menunjukkan geliat positif pada awal triwulan II tahun…

15 jam ago

Muhibuddin Gantikan Harli Siregar Komandoi Kejati Sumut

Medan - medanoke.com, Jaksa Agung tunjuk Muhibuddin sebagai Kajati (Kepala Kejaksaan Tinggi) Sumatera Utara (Sumut)…

2 hari ago

Koperasi Desa Naik Kelas: Dari Simpan Pinjam Menuju Pusat Ekonomi Warga

Medan, medanoke.com | Wajah koperasi desa perlahan berubah. Tak lagi sekadar tempat simpan pinjam atau…

2 hari ago

Luruskan Polemik Pidato Jusuf Kalla, Rudy Hutabarat: Fakta Sosiologis dan Distorsi Digital

Tanjung Morawa, medanoke.com – Polemik yang menyeret pidato Jusuf Kalla (JK) di Universitas Gadjah Mada…

3 hari ago

Dirut Bank Sumut Heru Mardiansyah Pimpin Forkom IJK Sumut 2026–2027

Medan - medanoke.com, Direktur Utama PT Bank Sumut (Perseroda), Heru Mardiansyah, dipercaya menjabat Ketua Umum…

3 hari ago

Pegadaian Gelar Gecarkan di Universitas Simalungun, Perkuat Literasi Keuangan dan Jalin Kerja Sama Strategis

Simalungun– medanoke.com, PT Pegadaian Area Rantau Prapat bersama Cabang Pegadaian Parluasan menggelar Program Gerakan Nasional…

3 hari ago

This website uses cookies.