Categories: Demonstrasi

GMNI Sumut Ultimatum 3 Tuntutan Rakyat

medanoke.com- Medan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara melalui Bung Paulus Gulo mengecam keras kebijakan kenaikan tunjangan bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di tengah kondisi ekonomi rakyat yang sedang sulit.

“Langkah ini dinilai sebagai bentuk ketidakpekaan dan arogansi kekuasaan yang tidak mencerminkan amanat penderitaan rakyat”. Ucap Bung Paulus dalam keterangannya

Pada saat yang sama, kami mengutuk keras tindakan represif dan berlebihan yang dilakukan aparat keamanan dalam menghadapi massa aksi, yang berujung pada hilangnya nyawa. Peristiwa ini bukan hanya melanggar hak asasi manusia, tetapi juga mencoreng demokrasi dan menunjukkan wajah kekuasaan yang semena-mena.

ini Tiga Tuntutan Rakyat atau (TRITURA) GMNI SUMUT :

  1. Batalkan Kenaikan Tunjangan DPR: Kami menuntut agar pemerintah dan DPR segera membatalkan kebijakan kenaikan tunjangan. Anggaran tersebut seharusnya dialokasikan untuk sektor-sektor yang lebih krusial, seperti pendidikan, kesehatan, dan bidang pembangunan manusia lainnya.
  2. Evaluasi Total Kinerja DPR: Kenaikan tunjangan tidak sebanding dengan kinerja DPR yang seringkali mengecewakan. Kami menuntut adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja legislasi, pengawasan, dan penganggaran DPR. Rakyat membutuhkan wakil yang benar-benar bekerja untuk kepentingan bangsa, bukan sekadar memikirkan kesejahteraan pribadi dan kroninya.

  3. Hukum Pelaku seberat-beratnya dan Reformasi Total Polri : Kami mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas insiden tewasnya beberapa massa aksi akibat dilindas oleh mobil taktis. Pelaku harus diadili seadil-adilnya. Tragedi ini juga menggambarkan betapa jatuhnya marwah Institusi POLRI yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat justru menjelma menjadi mimpi buruk bagi rakyat. Oleh karena itu, kami menuntut dilakukannya Reformasi Total institusi kelembagaan polri dan secara tegas menyatakan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit harus dicopot karena seperti ucapan beliau sendiri, ikan itu busuk dari kepalanya. Dan data membuktikan bahwasannya kinerjanya yang selama ini tidak membuahkan apa apa melainkan tragedi demi tragedi.

“Kami, menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawasi dan menyuarakan ketidakadilan ini. Jangan biarkan kekuasaan membungkam suara kebenaran. Kedaulatan berada di tangan rakyat, bukan di tangan kekuasaan. ini adalah alarm pengingat bahwa kesewenang-wenangan tidak akan pernah diterima oleh rakyat” Tutupnya

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Share
Published by
redaksi

Recent Posts

Kapal Internasional Perdana Sandar di Kuala Tanjung, Dorong Arus Logistik Sumut

Batubara– medanoke.com, PT Prima Multi Terminal (PMT) menunjukkan geliat positif pada awal triwulan II tahun…

7 jam ago

Muhibuddin Gantikan Harli Siregar Komandoi Kejati Sumut

Medan - medanoke.com, Jaksa Agung tunjuk Muhibuddin sebagai Kajati (Kepala Kejaksaan Tinggi) Sumatera Utara (Sumut)…

1 hari ago

Koperasi Desa Naik Kelas: Dari Simpan Pinjam Menuju Pusat Ekonomi Warga

Medan, medanoke.com | Wajah koperasi desa perlahan berubah. Tak lagi sekadar tempat simpan pinjam atau…

2 hari ago

Luruskan Polemik Pidato Jusuf Kalla, Rudy Hutabarat: Fakta Sosiologis dan Distorsi Digital

Tanjung Morawa, medanoke.com – Polemik yang menyeret pidato Jusuf Kalla (JK) di Universitas Gadjah Mada…

2 hari ago

Dirut Bank Sumut Heru Mardiansyah Pimpin Forkom IJK Sumut 2026–2027

Medan - medanoke.com, Direktur Utama PT Bank Sumut (Perseroda), Heru Mardiansyah, dipercaya menjabat Ketua Umum…

3 hari ago

Pegadaian Gelar Gecarkan di Universitas Simalungun, Perkuat Literasi Keuangan dan Jalin Kerja Sama Strategis

Simalungun– medanoke.com, PT Pegadaian Area Rantau Prapat bersama Cabang Pegadaian Parluasan menggelar Program Gerakan Nasional…

3 hari ago

This website uses cookies.