Skip to content
Mei 16, 2026
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy

www.medanoke.com

Informasi Terkini Jempolan

Primary Menu
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Hukum
  • Kasus Solar Ilegal, Kejati Sumut Tuntut Maksimal AKBP Achiruddin Hsb Cs
  • Hukum
  • Kejagung RI
  • Kejati Sumut

Kasus Solar Ilegal, Kejati Sumut Tuntut Maksimal AKBP Achiruddin Hsb Cs

redaksi September 18, 2023

Bagikan ini:

  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru)Reddit
  • Lagi
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru)Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru)Cetak
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru)Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru)LinkedIn
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru)Pinterest
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru)Telegram
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)WhatsApp

MEDAN-medanoke.com, Terbukti timbun solar ilegal, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) menuntut hukuman maksimal AKBP Achiruddin Hasibuan & 2 terdakwa lainnya (Cs), karena dinilai tidak ada hal yang meringankan para terdakwa.

Demikian diungkapkan oleh Kasi Penkum Kejati Sumut Yos A Tarigan, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (18/9/23).

“Benar, ketiga terdakwa dituntut pidana penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman maksimal yakni untuk terdakwa Achiruddin dituntut pidana penjara selama 6 tahun dan denda Rp50 juta subsidair 3 bulan kurungan,” ungkap Yos A Tarigan.

Sedangkan untuk Edy & Parlin dituntut pidana penjara masing-masing hukuman pidana penjara selama 4 tahun dan denda Rp50 juta subsidair 3 bulan kurungan.

“Perbuatan ketiga terdakwa terbukti melanggar Pasal 55 angka 9 Pasal 40 paragraf 5 bagian keempat bab 3 UU 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja yang telah ditetapkan menjadi UU sesuai UU No 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU No 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi UU Jo Pasal 55 ayat (1) kesatu KUHPidana,” jelas Yos.

Dalam amar tuntutannya JPU menilai tidak ada hal-hal yang meringankan untuk terdakwa Achiruddin dan kawan-kawan (dkk).

“Sementara untuk hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa merupakan seorang APH yang bekerjasama dengan penjahat dan berbelit-belit memberikan keterangan di persidangan serta tidak merasa bersalah,” tegas mantan Kasi Pidsus Kejari Deli Serdang itu.

Dalam dakwaan yang dibacakan oleh Randi Tambunan, perkara ini bermula pada bulan April 2022 sampai April 2023 di Jalan Guru Sinumba, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Timur.
Ketiga terdakwa, telah ter menyalahgunakan pengangkutan bahan bakar minyak yang disubsidi pemerintah.

“Bermula pada Bulan April 2022 ketiga terdakwa meminta bantuan saksi bernama Kasim untuk mencari satu unit mobil box untuk usaha. Namun, saksi tidak mengetahui mobil tersebut digunakan untuk apa,” sebut JPU Randi Tambunan.

Usai ketiga terdakwa meminta dicarikan mobil, pada bulan September 2022, saksi Kasim memberikan informasi penjualan mobil tersebut.

“Saat itu harga mobil yang dibeli oleh ketiga terdakwa sebesar Rp 38 juta,” jelasnya.

Selanjutnya, setelah mobil dibeli, Achiruddin memodifikasi (merubah bentuk) mobil untuk perniagaan dalam kasus ini.

“Satu unit mobil jenis box diubah bentuk dan spesifikasinya oleh ketiga terdakwa. Diletakkan dan di masukin dua unit baby tank fiber berlapis besi kapasitas 1.000 liter. Bahwa pada masing-masing bagian baby tank tersebut telah dipasang selang yang terhubung kepada tangki bahan bakar,” jelasnya.

Kemudian, dikatakan JPU, bagian bawah mobil pada bagian bawah tangki bahan bakar, dipasang mesin jet pump yang tersambung.

“Bahwa pada bagian dalam kabin atau pada dashboard mobil box tersebut dipasang saklar yang berfungsi untuk menghidupkan mesin jet pump sehingga mesin jet pump tersebut,” jelasnya.

Usai melakukan renovasi pada mobil tersebut, dalam dakwaan JPU mengatakan, ketiga terdakwa memerintahkan seorang saksi baru bernama Jupang, sebagai supir mobil box untuk melakukan kegiatan pengangkutan minyak sulingan.

“Pengangkutan minyak sulingan ini berada di Pangkalan Brandan Aceh dan akan dijual kembali kepada pembeli dengan harga yang tinggi,” jelas JPU.

Dikatakan JPU, mobil tersebut juga dipergunakan sebagai alat angkut dalam kegiatan pembelian bahan bakar minyak jenis solar bersubsidi dari berbagai tempat.

“Mulai dari Kota Medan dan sekitarnya termasuk Kabupaten Deli Serdang dan Kota Binjai,” jelasnya.

Dijelaskan JPU, bahan bakar minyak jenis solar bersubsidi ini diangkut dan di bawa ke gudang penimbunan milik PT Almira Nusa Raya yang berlokasi di Jalan Karya Dalam Kelurahan Helvetia Timur.

“Namun pembelian dari beberapa SPBU tersebut termasuk mencurigakan karena dilakukan dalam beberapa kali pada hari yang sama dan dalam waktu yang relatif berdekatan,” katanya.

Setelah tiba di gudang penyimpanan. Selanjutnya, dilakukan pembongkaran dan pemindahan bahan bakar minyak jenis solar dari tangki baby tank, di dalam mobil box ke dalam salah satu tangki penyimpanan dengan volume 16 ton untuk disimpan beberapa lama.

“Kemudian, bahan bakar minyak jenis solar bersubsidi tersebut disimpan dan situasi kelangkaan bahan bakar jenis solar dan harga yang relatif tinggi. kemudian Terdakwa melakukan penjualan kembali kepada konsumen industri dengan harga di atas harga subsidi yang ditetapkan oleh Pemerintah dengan rata-rata keuntungan Rp. 300 per liter,” ucap JPU.

Atas dasar itu, pada tanggal 27 April 2023 Tim Penyelidik/ Penyidik Subdit IV Tipidter Polda Sumatera Utara melakukan penindakan.

“Pada pukul 01.30 WIB tim penyelidik turun ke lapangan dan menemukan gudang yang berlokasi di Jalan Karya Dalam dan menemukan barang-barang yang kemudian dilakukan penyitaan terhadap benda-benda tersebut,” jelasnya.

Adapun beberapa barang bukti yang ditahan oleh tim penyelidik diantaranya, satu buah tank fiber ukuran 1.000 liter yang berisikan bahan bakar minyak jenis solar sebanyak 712 liter. Satu unit tangki besi duduk berbentuk persegi dan beberapa barang bukti lainnya.(aSp/Ist)

About Author

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

See author's posts

    Menyukai ini:

    Suka Memuat...
    Tags: AKBP Achiruddin Hsb Cs dkk Ilegal Kasus Kejati sumut Maksimal Solar Tuntut

    Continue Reading

    Previous: Kajati Sumut Terima Kunjungan Kepala Oditurat Militer Tinggi I Medan
    Next: Bantu Penganiayaan, AKBP Achiruddin Dituntut Maksimal

    Related Stories

    Optimalisasi Aset, Kanwil DJKN Sumut Jalin Kerjasama Dengan Kejati Sumut
    • Kejati Sumut

    Optimalisasi Aset, Kanwil DJKN Sumut Jalin Kerjasama Dengan Kejati Sumut

    Mei 14, 2026
    Pers Sebagai Mitra Strategis Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dalam Mendukung Penegakan Hukum Yang Profesional Dan Bermartabat Kasi Penkum : “Tidak Benar Tuduhan Kalau Jaksa Anti Kritik”
    • KEJAKSAAN
    • Kejati Sumut

    Pers Sebagai Mitra Strategis Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dalam Mendukung Penegakan Hukum Yang Profesional Dan Bermartabat Kasi Penkum : “Tidak Benar Tuduhan Kalau Jaksa Anti Kritik”

    Mei 12, 2026
    Rp18,8 Miliar Tanpa Bukti Sah: Audit BPK Seret RS TDM ke Pusaran Sorotan Publik
    • Hukum

    Rp18,8 Miliar Tanpa Bukti Sah: Audit BPK Seret RS TDM ke Pusaran Sorotan Publik

    Mei 7, 2026

    Trending News

    Legenda PSMS Medan Hardi Mulyono Apresiasi Bobby Nasution Sukses Boyong Piala AFF U-19 ke Sumut 1

    Legenda PSMS Medan Hardi Mulyono Apresiasi Bobby Nasution Sukses Boyong Piala AFF U-19 ke Sumut

    Mei 15, 2026
    “Medan Sedang Tidak Baik-Baik Saja”: AMPIBI Siap Gelar Mimbar Orasi Empat Hari di Kantor Wali Kota 2

    “Medan Sedang Tidak Baik-Baik Saja”: AMPIBI Siap Gelar Mimbar Orasi Empat Hari di Kantor Wali Kota

    Mei 15, 2026
    Stadion Teladan Bersiap Jadi Pusat Perhatian Sepak Bola Piala AFF 2020 3

    Stadion Teladan Bersiap Jadi Pusat Perhatian Sepak Bola Piala AFF 2020

    Mei 15, 2026
    JPU Tuntut 1,6 Tahun Empat Terdakwa Kasus HGU PTPN 4

    JPU Tuntut 1,6 Tahun Empat Terdakwa Kasus HGU PTPN

    Mei 14, 2026
    Uang Sekolah SMA/SMK Negeri di Sumut: Wajib Bayar, Tapi Entah Masuk Kotak yang Mana 5

    Uang Sekolah SMA/SMK Negeri di Sumut: Wajib Bayar, Tapi Entah Masuk Kotak yang Mana

    Mei 14, 2026

    You may have missed

    Legenda PSMS Medan Hardi Mulyono Apresiasi Bobby Nasution Sukses Boyong Piala AFF U-19 ke Sumut
    • Sports

    Legenda PSMS Medan Hardi Mulyono Apresiasi Bobby Nasution Sukses Boyong Piala AFF U-19 ke Sumut

    Mei 15, 2026
    “Medan Sedang Tidak Baik-Baik Saja”: AMPIBI Siap Gelar Mimbar Orasi Empat Hari di Kantor Wali Kota
    • Demonstrasi

    “Medan Sedang Tidak Baik-Baik Saja”: AMPIBI Siap Gelar Mimbar Orasi Empat Hari di Kantor Wali Kota

    Mei 15, 2026
    Stadion Teladan Bersiap Jadi Pusat Perhatian Sepak Bola Piala AFF 2020
    • Sports

    Stadion Teladan Bersiap Jadi Pusat Perhatian Sepak Bola Piala AFF 2020

    Mei 15, 2026
    JPU Tuntut 1,6 Tahun Empat Terdakwa Kasus HGU PTPN
    • Pengadilan Negeri

    JPU Tuntut 1,6 Tahun Empat Terdakwa Kasus HGU PTPN

    Mei 14, 2026
    PT MEDIA CAHAYA BANGSA | MoreNews by AF themes.
    %d