Categories: Kriminalitas

Kebakaran 204 Kios Pasar TPO Tanjung Balai Dirilis, Motifnya Masalah Pribadi dan Sakit Hati

Kapolres Tanjung Balai, AKBP Yon Edi Winara SH SIK MH saat paparkan tersangka pembakaran Pasar TPO Tanjung Balai di Aula Mapolres Tanjung Balai. (istimewa)

www.medanoke.com – TANJUNG BALAI | Pasca kebakaran yang terjadi di Pasar (Pajak) TPO Tanjung Balai pada tanggal 31 Maret 2025 lalu dan membakar 204 kios, pihak kepolisian Polres Tanjung Balai pun merilis kejadian tersebut di hadapan media dan perwakilan Ikatan Pedagang Pakaian Bekas Tanjungbalai (IPABASTA). Konferensi pers tersebut digelar Polres Tanjung Balai di Aula Pesat Gatra Polres Tanjung Balai dan dihadiri pelaku pembakaran, MS alias Pak Eka (52), warga Jalan Denai, Kelurahan Gading, Tanjung Balai.

Kapolres Tanjung Balai, AKBP Yon Edi Winara SH SIK MH didampingi Wakapolres, Kompol H Pardamean Pardede SH ; Kasi Humas, AKP Ahmad Dahlan Panjaitan SH dan Kasat Reskrim, Iptu Marie Khalifar Bima Prakasa STrK dalam paparannya mengatakan, kasus pembakaran Pasar TPO Kota Tanjung Balai ini terungkap dengan cepat setelah personil melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan.

“Tersangka MS alias Pak Eka, mengakui perbuatannya melakukan pembakaran Pasar TPO Tanjung Balai murni karena masalah pribadi dan sakit hati dengan korban yang merupakan salah satu pedagang di Pasar TPO Tanjung Balai,” kata Yon Edi Winara didampingi Pardamean Pardede, Ahmad Dahlan Panjaitan dan Marie Khalifar Bima Prakasa, Rabu (09/04/2025).

Yon Edi Winara memaparkan tersangka MS alias Pak Eka, yang turut hadir dalam konferensi pers itu nekad melakukan perbuatan tersebut karena sakit hati dan dendam akibat dihina korban.

Dari hasil investigasi dan olah TKP yang melibatkan Tim Labfor Polda Sumut, jelas Yon Edi Winara, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan penyitaan barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan tersangka dalam pelarian.

“Proses hukum terhadap tersangka sedang berjalan dan tersangka MS alias Pak Eka, sudah ditahan di Polres Tanjung Balai saat ini,” jelas Yon Edi Winara.

Pada kesempatan selanjutnya MS alias Pak Eka mengatakan, tindakan pembakaran yang dilakukannya itu berawal dari perasaan sakit hati dan dendam dengan perkataan korban. Menurut MS alias Pak Eka, setelah melakukan aksi pembakaran, ia pun berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor miliknya, namun dirinya mengalami kecelakaan dalam pelarian hingga kaki kanannya patah.

“Pada saat saya melarikan diri, saya kecelakaan tabrakan dan kaki kanan saya patah. Saya pun ditangkap pihak kepolisian Polres Tanjung Balai,” ungkapnya di hadapan media di aula Mapolres Tanjung Balai. (Jhonson Siahaan)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Share
Published by
redaksi

Recent Posts

Kejati Sumut Terima Pengembalian Kerugian Negara Perkara Dugaan Korupsi Waterfront City Pangururan Dan Kawasan Tele

Medan - medanoke.com, Pada hari ini Senin tanggal 23 Februari 2026 bertempat di ruang bidang…

13 jam ago

Ciptakan Kondusifitas Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Polsek Medan Area Gelar Patroli dan SOTR

Kapolsek Medan Area, AKP Muhammad Ainul Yaqin SH SIK MH saat memimpin patroli subuh selama…

17 jam ago

Kapoldasu dan Kapolrestabes Medan Diminta Evaluasi Kapolsek Patumbak Atas Dugaan Langgar Kode Etik

Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora (ist) Medan, medanoke.com | Laporan sejumlah wartawan beberapa bulan lalu…

17 jam ago

Fatwa Baru DSN-MUI Buka Peluang Besar Pengembangan Bank Emas Syariah di Indonesia

MEDAN – medanoke.com, PT Pegadaian menjadi saksi peluncuran Fatwa Nomor 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion…

20 jam ago

Soal Bansos dan Infrastruktur, Warga Johor dan Tuntungan Megeluh ke Eko Afrianta Sitepu Saat Reses

MEDAN – medanoke.com, Anggota DPRD Kota Medan dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Eko Afrianta…

2 hari ago

KOJIRA, Wadah Ojol Pertama Dari DPD Gerindra Sumut, Untuk Indonesia Raya

MEDAN-medanoke.com, Bersimpati dan terinspirasi alm Affan Kurniawan, pengemudi ojol (ojek online) yang menjadi korban tewas…

2 hari ago

This website uses cookies.