Categories: Kriminalitas

Kematian Luis David Hutabarat di Areal PT Agrinas Palma Nusantara 1 Picu Kemarahan Warga, Polisi Janji Usut Tuntas

Jasad korban, Louis David Hutabarat yang ditemukan tewas bersimbah darah di lokasi kejadian di areal perkebunan PT Agrinas Palma Nusantara 1, Desa Sukarame Baru, Kecamatan Kualu Hulu, Aek Kanopan, Kabupaten Labuhan Batu Utara. (Jhonson Siahaan)

Aek Kanopan, medanoke.com | Kematian tragis Luis David Hutabarat (32), warga Dusun Tapian Nauli Kilang Mili, Desa Sukarame Baru, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), memicu gelombang kemarahan warga dan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Peristiwa yang diduga melibatkan dua oknum TNI aktif bersama dua petugas keamanan PT Agrinas Palma Nusantara 1 itu kini tengah dalam penyelidikan intensif Polres Labuhanbatu.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, SIK, MSi, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan proses hukum berjalan secara profesional.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya saudara LDH. Saat ini Polres Labuhanbatu masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap secara terang peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar Wahyu saat berada di RSUD Rantauprapat, Rabu (17/6/2026).

Menurut Kapolres, penyidik telah memeriksa sedikitnya 10 saksi, terdiri atas empat petugas keamanan perusahaan, empat warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, serta dua pihak keluarga korban, yakni istri dan kakek korban.

Selain memeriksa para saksi, polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebanyak dua kali dan menggelar pra-rekonstruksi guna memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kronologi insiden tersebut.

“Polres Labuhanbatu menjamin perkara ini akan ditangani secara tepat, cepat, dan tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Wahyu.

Massa Mengamuk, Sejumlah Bangunan Perusahaan Rusak dan Terbakar
Kematian Luis David Hutabarat tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga, tetapi juga memicu amarah warga. Massa yang tersulut emosi melakukan aksi perusakan dan pembakaran terhadap sejumlah aset milik PT Agrinas Palma Nusantara 1.

Kapolres menyebut sedikitnya tiga unit mess karyawan hangus terbakar, tiga bangunan lainnya mengalami kerusakan sebagian akibat kebakaran, sementara empat bangunan lain dirusak massa.

“Situasi saat ini sudah mulai kondusif dan berangsur membaik,” katanya.

Kepala Desa Sukarame Baru, Zaini, membenarkan adanya insiden yang menewaskan salah seorang warganya tersebut.

“Korban bernama Luis David Hutabarat, warga Dusun Tapian Nauli. Saat ini jenazah masih berada di rumah sakit untuk keperluan autopsi,” ujar Zaini.

Ia menambahkan, sedikitnya tujuh bangunan milik perusahaan mengalami kerusakan akibat amukan massa. Tiga di antaranya, termasuk kantor perusahaan, dilaporkan terbakar.

Keluarga Sebut Korban Dikeroyok Hingga Tewas
Ramlan Nainggolan, mertua korban, mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, Luis diduga menjadi korban pengeroyokan saat bekerja di lahan perkebunan kelapa sawit.

“Informasi yang saya terima, menantu saya dikeroyok oleh beberapa orang. Diduga ada oknum TNI yang terlibat bersama petugas keamanan perusahaan,” katanya.

Ramlan menyebut korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Saat peristiwa berlangsung, istri korban juga disebut berada di sekitar lokasi.

Ia mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut karena terdapat sejumlah luka pada tubuh korban, termasuk luka yang diduga akibat benda tajam seperti gancu sawit.

Menurut keterangan keluarga, korban bersama beberapa rekannya sedang dalam perjalanan pulang dari ladang menggunakan sepeda motor dan melintasi areal perkebunan PT Agrinas Palma Nusantara 1 di Blok 3. Di lokasi itu mereka diduga dihadang oleh petugas keamanan perusahaan bersama dua oknum TNI yang bertugas di bawah kendali operasi (BKO) perusahaan.

Keluarga menduga korban sempat ditabrak sepeda motor, dianiaya, dan dicekik hingga meninggal dunia. Selain Luis, seorang rekannya juga dilaporkan mengalami penganiayaan dalam insiden tersebut.

Tuntutan Keadilan Menggema
Sebelum proses autopsi dilakukan, keluarga korban sempat membawa jenazah Luis David Hutabarat ke Mapolsek Kualuh Hulu sebagai bentuk protes dan tuntutan agar kasus tersebut diusut secara transparan.

Suasana haru bercampur ketegangan mewarnai halaman kantor polisi. Sejumlah kerabat korban menyampaikan orasi dan mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap siapa pun yang terbukti terlibat.

“Kasus ini harus diusut tuntas. Apa yang terjadi sangat kejam dan tidak boleh dibiarkan,” teriak salah seorang kerabat korban di halaman Mapolsek Kualuh Hulu.

Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung. Publik menunggu hasil pemeriksaan kepolisian dan autopsi untuk mengungkap secara jelas penyebab kematian Luis David Hutabarat serta menentukan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa yang mengguncang Desa Sukarame Baru tersebut.(Jhonson Siahaan)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Share
Published by
redaksi

Recent Posts

GMN-BERSATU Desak Evaluasi Total Polres Nias, Bawa Poster Dukungan untuk Agnis Jance Zebua

Medan, medanoke.com | Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Nias Bersatu (GMN-BERSATU) Sumatera Utara…

6 jam ago

Warga Tewas Diduga Dianiaya Oknum TNI, Kantor Agrinas Palma Nusantara 1 Dibakar Massa

Ilustrasi penganiayaan (ist) Aek Kanopan, medanoke.com – Suasana di Dusun Kilang Mili, Desa Sukarame Baru,…

7 jam ago

Putusan Sidang Etik Kapolsek Patumbak Masih Misterius, Wartawan Pelapor Menanti Kepastian

Medan, medanoke.com | Sidang Komisi Kode Etik dan Profesi (KKEP) Polri terhadap Kapolsek Patumbak, Kompol…

8 jam ago

Ombudsman RI ke Medan Kunjungi PLN UID Sumut, Dalami Penyebab Blackout Sumatera

Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Syafrida Rachmawati Rasahan, bersama Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Utara,…

8 jam ago

Anggaran Air Mineral Walikota Rp1,1 Miliar : Haus atau Anggaran yang Terlalu Banyak Minum?

Ketua Gen Z Sumut, Rudi Hutabarat Medan, medanoke.com | Di tengah kondisi ekonomi yang masih…

8 jam ago

Aksi Pencurian Ban Truk Berakhir di Sel Tahanan, Pantas Simanjuntak Diciduk  Personil Polsek Medan Area

Pantas Simanjuntak saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Medan Area. (Foto: Jhonson Siahaan). Medan, medanoke.com |…

14 jam ago

This website uses cookies.