Medan, medanoke.com | Wakil Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Abdul Rahman Lubis, angkat bicara menanggapi kritik yang disampaikan Ricky Anthony terhadap sikap walk out Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam sebuah agenda resmi.
Abdul Rahman, yang akrab disapa Mamen, menyayangkan kritik tersebut. Menurutnya, di tengah dinamika politik saat ini, seluruh elemen seharusnya lebih mengedepankan semangat kebersamaan untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.
“Di tengah situasi politik sekarang, kita harus saling bahu-membahu demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara, bukan saling menyerang,” ujar Mamen.
Ia menilai perbedaan pandangan dalam dunia politik merupakan hal yang lumrah dalam sistem demokrasi. Namun demikian, kritik terhadap seorang pemimpin, menurutnya, harus disampaikan secara proporsional tanpa menggunakan diksi yang berpotensi menyudutkan atau menyerang pribadi.
Mamen berpendapat, seorang wakil rakyat semestinya mampu menjaga komunikasi politik yang konstruktif, terutama ketika menyampaikan kritik terhadap kebijakan maupun sikap seorang kepala daerah.
“Tidak seharusnya seorang wakil rakyat menyudutkan seseorang dengan menggunakan kata-kata seperti ‘arogan’. Kritik tentu boleh disampaikan, tetapi tetap harus mengedepankan adab dan etika,” tegasnya.
Lebih lanjut, Abdul Rahman mengingatkan bahwa tidak ada pemimpin yang sempurna. Karena itu, kritik dan masukan tetap dibutuhkan sebagai bagian dari proses demokrasi, selama disampaikan dengan cara yang membangun.
“Karena tidak ada pemimpin yang sempurna, kritik dan masukan tetap diperlukan. Alangkah baiknya kita mendahulukan adab, kemudian ilmu,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh elemen politik di Sumatera Utara dapat menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan kelompok maupun perbedaan pandangan politik.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, legislatif, partai politik, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci agar pembangunan di Sumatera Utara dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menutup pernyataannya, Mamen mengajak seluruh pihak untuk menjaga suasana politik tetap kondusif dan menghindari polemik yang berpotensi mengganggu fokus pembangunan maupun pelayanan publik.(KCU)
Medan, medanoke.com, 29 Juli 2026 | Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan secara resmi mendesak Polrestabes…
Medan, medanoke.com | Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisaris Utama PT Bank Sumut, Firsal…
Medan, medanoke.com | Ketua Pemuda Gen Z Sumatera Utara, Rudi Hutabarat, S.H., menyampaikan kritik terhadap…
Medan, medanoke.com | Ombudsman Republik Indonesia menggelar Entry Meeting sebagai pendahuluan sekaligus sosialisasi Penilaian Maladministrasi…
Medan, medanoke.com | Proses hukum terhadap Kepala Desa Rugemuk nonaktif, Muliadi, terus menjadi sorotan publik.…
Medan, medanoke.com | Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bekerjasama dengan Komisi XIII DPR RI menggelar…
This website uses cookies.