Hapuskan Premanisme
Hendri sangat menyesalkan hal premanisme semacam ini ternyata masih bisa terjadi di tengah-tengah slogan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, “Tidak ada tempat bagi kejahatan di Sumatera Utara”. Keinginan untuk membuat film yang mempromosikan pariwisata Medan ini ternyata masih diganggu premanisme jalanan. Jangankan wisatawan, warga Medan yang ingin berkarya pun masih dihalang-halangi dengan kejadian seperti itu.
“Kita itu sempat nyelutuk waktu break time, andai kita pekarya juga didukung oleh walikota dan gubernur seperti Lyodra ya, kita bisa jadi pemenang juga nanti. Tapi mau bagaimana, surat-surat kita ke para petinggi itu gak direspon. Meski begitu, kita tetap optimis berkarya,” tukasnya. (*)
Page: 1 2
Medan, medanoke.com | Menyambut momentum Ramadan yang identik dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat, PT Adira Dinamika…
Medan – medanoke.com, Ketua Umum Pimpinan Pusat Koalisi Pemerhati Indonesia Raya (KAPIR), Mickael Halomoan Harahap,…
Medan —medanoke.com, PT Pegadaian bekerja sama dengan Universitas Negeri Medan (Unimed) meresmikan The Gade Creative…
Medan – medanoke.com, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan…
Medan - medanoke.com, Ketua Umum Persatuan Jaksa (Persaja) Indonesia Prof Dr.Asep N Mulyana bersama Jaksa…
Medan - medanoke.com, Keluarga besar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) wilayah…
This website uses cookies.