Categories: HukumIMO SumutPOLRI

Ketua IMO Sumut Desak APH Tangkap Muhammad Ali Purba Diduga Memberikan Keterangan Palsu dan Periksa Polsek Medan Area

www.medanoke.com- Medan, Ketua IMO Indonesia Provinsi Sumatera Utara H.Nuar Erde desak Kepolisian Sumatera Utara (Polda Sumut) untuk segera menangkap M.Ali yang diduga  memberikan keterangan palsu ke Penyidik Polsek Medan Area terkait kasus Riki Agasi.

Selain itu, Ia juga meminta kepada Kapolri dan Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H untuk memeriksa Kapolsek Medan Area serta Oknum yang terlibat di dalamnya.

“Kita meminta kepada Polda Sumut untuk segera menangkap muhammad Ali   Diduga memberikan keterangan Palsu ke peyidik  Polsek Medan Area dan saya berharap Kepada Kapolda Sumatera Utara dan Kapolri memeriksa Kapolsek Medan Area beserta Peyedik Kasus Riki Agasi,” ungkapnya di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (19/11/2024)

Dikatakan Nuar Erde, kalau Riki Agasi bersalah tentu majelis hakim tidak memenangkan prapin ini, disini majelis Hakim yang mulia benar benar melihat secara detail mengenai perkara Riki Agasi ini. “Dan saya atas nama Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Provinsi Sumatera Utara berterima kasih kepada Majelis Hakim yang benar benar memberikan keadilan bagi masyarakat yang kecil,” ujarnya.

“Walau menang dalam Prapid ini kita akan tetap membawa permasalahan kasus Riki Agasi Ini ke Polda Sumatera Utara, Kapolri bahkan ke Presiden Republik Indonesia. Dimana Polsek Medan Area tidak benar-benar mempelajari kasus Riki Agasi ini, dan diduga semua keterangan dari Muhammad Ali Purba itu tidak benar semuanya, ternyata disaat sidang menghadirkan saksi Polsek Medan Area tidak menghadirkan saksi, sudah jelas melanggar kuhap Pasal 184 tetang alat bukti dan saksi, seharusnya Polsek Medan Area khususnya Penyedik harus memeriksa Muhammad Ali Purba secara detail,” tambahnya.

Lanjut Nuar, saya berharap kepada kapolrestabes Medan, Kapolda, Kapolri untuk menangkap Muhammad Ali Purba beserta kroni-kroninya yang diduga telah memberikan keterangan Palsu kepada Penyik Polsek Medan Area dan Periksa Kapolsek Medan Area. Apabila Muhammad Ali Purba dan kroni-kroninya tidak ditangkap maka kasus ini akan kita kembangkan ke Kapolda Sumatera Utara dan Kapolri.

Ketua IMO Indonesia Provinsi Sumatera Utara H Nuar erde menerangkan bahwa seseorang yang memberikan keterangan palsu ancaman pidana 7 tahun penjara. Ungkapnya.

Sementara itu, Datuk Nikmat Gea selaku Kuasa Hukum Riki Agasi saat di wancarai awak media mengatakan, permasalan Riki Agasi akan kita lanjutkan praperadilan mengenai laporan klien kita Riki Agasi terkait pemberitiaan, dan saya berharap kedepannya kepada penegak hukum dalam hal ini Kepala Kepolisian Republik Indonesia khususnya Polsek Medan Area terkait masalah ini, nantinya kedepannya jangan ada masalah seperti ini, apabila ada masyarakat yang melaporkan suatu dugaan tindak pidana harus dulu diteliti atau ditanya apa buktinya apakah buktinya memenuhi atau tidak, makanya jelas tercantum di pasal 184 menyatakan dua alat bukti  yang sah, kalau tidak ada dua alat bukti yang sah itu maka laporan itu harus ditolak.

“Terima kasih kepada majelis Hakim zainuddin yang sudah memberikan keadilan yang benar kepada Riki Agasi,” ucapnya.

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Recent Posts

Permohonan Blokir Tak Diproses, Kuasa Waris Duga BPN Medan “Dilemahkan” Mafia Tanah

MEDAN - medanoke.com, Terkait adanya dugaan pemalsuan surat HGB yang terbit berdasarkan alas Grant 50…

13 jam ago

Ombudsman Apresiasi Langkah Cepat Kepala Desa Cinta Rakyat Dalam Berikan Pelayanan kepada Masyarakat

Medan, medanoke.com | Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Sumatera Utara mengapresiasi langkah cepat Kepala Desa…

15 jam ago

Hadir di Seminar STIKP, Arrahman Pane: Medan Tekankan Peran Jurnalis dalam Pembangunan Kota

Medan - medanoke.com, Guna mendukung pembangunan Kota Medan melalui kegiatan jurnalistik, Kepala Dinas Komunikasi dan…

2 hari ago

Pesan di Balik Lensa, STIKP Medan Dorong Jurnalisme Empati Bencana Sumatera

Medan - medanoke.com, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIKP) Medan sukses menggelar seminar fotografi jurnalistik…

2 hari ago

Terkait Pengosongan Pasar Sambas, Agus Setiawan: Kasih Mereka Waktu Untuk Tetap Berjualan Sampai Lebaran

Suasana Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPRD Medan, Direksi PUD Pasar dan para pedagang Pasar…

2 hari ago

Muslim Personality Foundation (MPF) Kembali Tunjukkan Komitmen Beri Bantuan Korban Bencana Tamiang

Aceh Tamiang, medanoke.com | Muslim Personality Foundation (MPF) kembali menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan dengan…

2 hari ago

This website uses cookies.