Categories: LawNewsNEWSBEAT

Remaja Diduga Dilecehkan Hingga Hamil

Kades : kapolres Samosir Tolong Selidiki

Medanoke.com – Samosir, Dugaan pelecehan seksual terhadap anak remaja di bawah umur terjadi di Desa Pallombuan. Dimana terduga pelaku pencabulan adalah ayah tiri korban sendiri. Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Pallombuan Kecamatan Palipi Kabupaten Samosir, Rinson Sinaga, melalui surat tertulisnya kepada Kapolres Samosir pada Agustus 2020. Rasa kepedulian dan kekhawatiran kepada salah seorang warganya membuat Kades ini bergerak dan terus mencari tahu keberadaan anak remaja tersebut.

Kepada Medanoke.com, Rinson mengatakan AP (17) yang masih duduk di bangku kelas XI di salah satu SMK Negeri di kawasan tersebut, saat itu masyarakat setempat sempat melihat korban pada bulan Juni akhir dengan keadaan yang berbeda dari sebelumnya. Perutnya tampak membesar,

Mendapat kabar itu, Rinson mendatangi kediaman ayah tiri korban, P Sinaga, di Sitanduk-tanduk menanyakan keberadaan AP. Tetapi P Sinaga berkilah dan mengatakan jika korban tidak berada dirumah melainkan di tempat Opungnya. “Tapi ia tidak menjelaskan di mana rumah opungnya,” ujar Rinson.

Tidak sampai disitu, usaha Kades untuk menemukan titik terang ia meminta ayah tiri korban untuk menghadirkan AP dalam kurun waktu satu minggu untuk didengarkan pengakuannya. Namun setelah seminggu kemudian korban masih belum dihadirkan. Hingga kades melaporkan hal ini ke Dinas Pemberdayaan Perempuan Anak Masyarakat dan Desa (PPAMD).

Pada 27 Juli 2020, PPAMD didampingi Kadus II Desa Palombuan, Harianto Sinaga, bersama sama mendatangi kediaman Ayah tiri korban. Kali ini, P Sinaga tetap mengatakan jika putri tirinya sedang dirumah opungnya dan sedang dijemput istrinya Lusmaida Silaban untuk pulang.

Namun, dua hari kemudian ketika kembali didatangi Lusmaida Silaban malah mengaku tidak mengetahui keberadaan putri kandungnya dan mengatakan jika suaminya sedang tidak berada di rumah.

Meski tidak berhasil menemukan keberadaan korban, pihak sekolah AP mengatakan jika korban masih aktif melaksanakan sekolah daring dan nomor handphonenya selalu aktif.

Atas hal ini Rinson berharap, pihak kepolisian agar segera menyelidiki kasus pelecehan seksual yang terjadi pada AP yang merupakan anak dibawah umur agar memiliki titik terang dan perlindungan hukum terhadap korban.(*)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Recent Posts

Kejati Sumut Terima Pengembalian Kerugian Negara Perkara Dugaan Korupsi Waterfront City Pangururan Dan Kawasan Tele

Medan - medanoke.com, Pada hari ini Senin tanggal 23 Februari 2026 bertempat di ruang bidang…

8 jam ago

Ciptakan Kondusifitas Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Polsek Medan Area Gelar Patroli dan SOTR

Kapolsek Medan Area, AKP Muhammad Ainul Yaqin SH SIK MH saat memimpin patroli subuh selama…

12 jam ago

Kapoldasu dan Kapolrestabes Medan Diminta Evaluasi Kapolsek Patumbak Atas Dugaan Langgar Kode Etik

Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora (ist) Medan, medanoke.com | Laporan sejumlah wartawan beberapa bulan lalu…

13 jam ago

Fatwa Baru DSN-MUI Buka Peluang Besar Pengembangan Bank Emas Syariah di Indonesia

MEDAN – medanoke.com, PT Pegadaian menjadi saksi peluncuran Fatwa Nomor 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion…

15 jam ago

Soal Bansos dan Infrastruktur, Warga Johor dan Tuntungan Megeluh ke Eko Afrianta Sitepu Saat Reses

MEDAN – medanoke.com, Anggota DPRD Kota Medan dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Eko Afrianta…

2 hari ago

KOJIRA, Wadah Ojol Pertama Dari DPD Gerindra Sumut, Untuk Indonesia Raya

MEDAN-medanoke.com, Bersimpati dan terinspirasi alm Affan Kurniawan, pengemudi ojol (ojek online) yang menjadi korban tewas…

2 hari ago

This website uses cookies.