Categories: DPRD Medan

Soal Bansos dan Infrastruktur, Warga Johor dan Tuntungan Megeluh ke Eko Afrianta Sitepu Saat Reses

MEDAN – medanoke.com, Anggota DPRD Kota Medan dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Eko Afrianta Sitepu, kembali menggelar kegiatan Reses V Masa Sidang II Tahun 2025–2026 di daerah pemilihan (Dapil) V, untuk bertemu dan mendengarkan keluhan masyarakat yang menjadi konstituennya dan juga menyerap aspirasi mereka.

Reses ini dilaksanakan di beberapa titik di wilayah Kota Medan, di antaranya di Jalan Eka Suka, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, serta di Jalan Mekar Jaya, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan resmi yang telah diagendakan oleh setiap anggota DPRD ini merupakan suatu bentuk tangung jawab sebagai perwakilan dari masyarakat, untuk bertatap muka secara langsung. Dimana anggota legislatif mendengarkan dan menampung aspirasi mereka dari berbagai aspek, mulai dari keamanan dan ketertiban, fasilitas umum, pendidikan. ekonomi dan sosial kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Eko Afrianta Sitepu menyampaikan bahwa kegiatan reses menjadi momen penting untuk mengetahui secara langsung kondisi di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami dapat mendengar langsung aspirasi warga. Semua masukan yang disampaikan akan kami catat dan kami perjuangkan dalam pembahasan di DPRD Kota Medan,” ujarnya.

Aspirasi Warga Medan Johor

Pada sesi dialog di wilayah Medan Johor, sejumlah warga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Cindy, salah seorang warga, mempertanyakan terkait bantuan sosial dari pemerintah dan berharap ada kejelasan mengenai kriteria penerima bantuan.

“Saya ingin menanyakan apakah kami masih layak mendapatkan bantuan pemerintah. Kami berharap ada pendataan yang jelas agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Eka, warga Jalan Eka Warni, berharap adanya perhatian terhadap pelaku usaha kecil di lingkungannya.

“Kami berharap ada bantuan pemerintah untuk UMKM, karena banyak warga yang memiliki usaha kecil agar bisa berkembang,” katanya.

Masrizal juga menyoroti kondisi jalan di lingkungan mereka yang dinilai masih sempit.

“Jalan di lingkungan kami cukup sempit dan menyulitkan akses kendaraan. Kami berharap ada pelebaran jalan,” ujarnya.

Keluhan lain disampaikan Fitri, warga Jalan Eka Warni, terkait kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dinonaktifkan.

“BPJS PBI saya sekarang non aktif. Kami berharap bisa dibantu agar aktif kembali karena sangat dibutuhkan untuk berobat,” tuturnya.

Aspirasi Warga Medan Tuntungan

Sementara itu, pada kegiatan reses yang digelar di Kecamatan Medan Tuntungan, warga juga menyampaikan sejumlah keluhan terkait keamanan lingkungan.

Inshan Tarigan mengungkapkan keresahan masyarakat terkait maraknya aksi begal serta minimnya penerangan lampu jalan di beberapa titik.

“Di beberapa ruas jalan masih kurang lampu penerangan. Hal ini membuat warga khawatir karena rawan begal. Kami berharap pemerintah dapat menambah lampu jalan demi keamanan masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Nurma, warga Jalan Bendungan Ujung, yang meminta perhatian pemerintah terhadap keamanan dan kenyamanan lingkungan dari tindak kejahatan.

“Kami berharap ada peningkatan keamanan di lingkungan kami. Warga ingin merasa aman dan nyaman, terutama pada malam hari,” katanya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Eko Afrianta Sitepu menyatakan akan menindaklanjuti laporan masyarakat melalui koordinasi dengan instansi terkait, termasuk pemerintah kota dan pihak keamanan.

“Kami akan menyampaikan persoalan penerangan jalan dan keamanan lingkungan ini kepada pihak terkait agar dapat segera menjadi perhatian,” katanya.

Kegiatan reses tersebut juga dihadiri Camat Medan Tuntungan Berani Perangin Angin, SH., MH., Fery Arapenta Tarigan. Marhamah, dr. Eriganti Siregar, M.KM, Ahmad J. Marondang dari Kelurahan Gedung Johor, Filza Ilma selaku Plt. Kepala Lingkungan XII Kelurahan Gedung Johor, Laila Syahfitri dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Nur Annur, SH dari RASI PPA Kecamatan Medan Johor, serta M. Mulyana dari unsur organisasi masyarakat.

Eko Afrianta Sitepu menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya terkait infrastruktur, bantuan sosial, pemberdayaan UMKM, serta pelayanan kesehatan.

“Kami berharap reses ini dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah agar pembangunan di Kota Medan bisa lebih tepat sasaran,” pungkasnya.

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Recent Posts

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Batam– medanoke.com, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melakukan Soft Operational Launching NTAA (Nipah Transfer…

8 jam ago

Diduga Rangkap Jabatan, ASN yang Kini Menjabat Pj Kades Akui Pernah Jadi Anggota BPD

Mandailing Natal, medanoke.com | Dugaan rangkap jabatan yang melibatkan seorang aparatur sipil negara (ASN) di…

12 jam ago

LTKP Desak Gubsu Evaluasi Kadisdik Sumut Terkait Ruwetnya Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026

Medan, medanoke.com | Presidium LTKP (Lingkaran Transparansi Kebijakan Publik), Syafaruddin Sikumbang, mendesak Gubernur Sumatera Utara,…

12 jam ago

KAMAK Minta Persoalan Blackout Tidak Berhenti Hanya di Konferensi Pers: Copot Dirut PLN

Medan, medanoke.com | Baru beberapa hari listrik padam massal melanda Sumatera Utara hingga Riau, dampaknya…

14 jam ago

Black Out Berujung Petaka di Madina, Ratusan Kilo Ikan Mati, Peternak Rugi Puluhan Juta

Mandailing Natal, medanoke.com | Gelombang black out yang melanda sejumlah provinsi di Pulau Sumatera pada…

15 jam ago

Blackout Sumut: Rakyat Diminta Paham, Tapi Siapa Memahami Rakyat?

Medan, medanoke.com | Beberapa awak media pada Senin, 25 Mei 2026, menyampaikan pengaduan resmi ke…

17 jam ago

This website uses cookies.