Categories: Pemko Medan

Usai Rapat Paripurna DPRD Medan, Rico Waas Tak Mau Temui Warganya yang Berdemo Dilokasi

Medan, medanoke.com | Puluhan warga terdampak pembangunan City View menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Wali Kota Medan dan Kantor DPRD Kota Medan, Senin (19/1/2026).

Namun, Wali Kota Medan Rico Waas tidak menemui para warga, meskipun pada saat yang bersamaan ia diketahui hadir dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan.

“Melarikan diri dia, bang. Rapat paripurna dia mau datang, tapi jumpa warga tidak mau. Gawat kali bah,” ungkap salah seorang warga terdampak.

Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, SH, menerima delegasi warga bantaran Sungai Deli, Lingkungan XVI, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun.

Dalam pertemuan tersebut, warga meminta Ketua Komisi IV memfasilitasi pembongkaran tembok pagar City View yang diduga tidak memiliki izin, Senin (19/1/2026).

Dalam pertemuan itu, Paul menyampaikan bahwa bangunan tembok dimaksud akan dibahas melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan melibatkan instansi terkait.

“Pada Senin, 26 Januari 2026 pekan depan, akan kita lakukan RDP, sehingga nantinya bisa dikeluarkan rekomendasi,” jelas Paul di hadapan puluhan warga.

Sebelumnya, puluhan massa yang tergabung dalam Kolaborasi Lembaga Investigasi Aktivis dan Media (KOLEGA) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Wali Kota Medan dan DPRD Kota Medan di Jalan Kapten Maulana Lubis, Kecamatan Medan Petisah.

Dalam aksinya, massa menuntut agar tembok pagar City View yang berada di pinggiran Sungai Deli, Lingkungan XVI, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, segera dibongkar karena diduga tidak memiliki izin.

“Kami meminta agar tembok tersebut segera dibongkar karena tidak memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Rekomendasi Teknis (Rekomtek) dari BWSS II, padahal dibangun di sempadan sungai,” teriak Koordinator Aksi, Rahmadsyah.

Rahmadsyah menyebutkan, akibat pembangunan tersebut sebanyak delapan Kepala Keluarga (KK) terdampak. Bahkan, proses pembangunan yang menggunakan alat berat menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.

“Ada juga warga yang sakit menjadi semakin parah akibat aktivitas pembangunan tersebut. Kami meminta agar pengerjaan dihentikan, dan ganti rugi kepada warga segera direalisasikan,” tegasnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi oleh awak media via chat WhatsApp, Walikota Medan Rico Waas belum memberikan komentar terkait berita ini. (**)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Recent Posts

Terkait MBG, Politisi PDIP Budiman Nadapdap: “Kader Yang Sempat Punya SPPG Harus Diawasi”

Medan - medanoke.com, Politisi PDIP Sumut Budiman Nadapdap SE menilai kader PDIP yang terlibat MBG…

3 jam ago

RS di Medan Jangan Lagi Tolak Pasien BPJS dengan Alasan Kamar Penuh

Medan, medanoke.com | Anggota DPRD Kota Medan Lailatul Badri (Lela) menegaskan bahwa rumah sakit di…

5 jam ago

Dihadiri Wamen Haji R.I, Kajati Sumut Dukung Penuh Giatan Sosial & Keagamaan “Matahari Pagi Indonesia”  Sumut di Medan

Bantu Sejumlah Anak Yatim & Penyandang Disabilitas MEDAN- medanoke.com, Organisasi Matahari Pagi Indonesia (MPI) wilayah…

5 jam ago

Ramadona Simbolon Pimpin GPI Sumatera Utara Periode 2026–2029

Medan, medanoke.com | Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Pemuda Islam (GPI) Sumatera Utara sukses menggelar…

7 jam ago

PAC PP Medan Polonia Borong Takjil Untuk Dibagikan Pada Pengendara

Medan, medanoke.com | Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC-PP) Kecamatan Medan Polonia memborong dagangan pelaku…

7 jam ago

Kajati Sumut Bebaskan Dua Orang Guru Sekolah Dasar Dari Tuntutan Pidana, Perkara Penganiayan Diselesaikan Dengan Keadilan Restoratif Di Kejaksaan

Medan- medanoke.com, Kajati Sumatera Utara Dr.Harli Siregar, SH., M. Hum memutuskan untuk menyelesaikan penanganan perkara…

3 hari ago

This website uses cookies.