
Medan, medanoke.com | Suasana hangat penuh keakraban mewarnai pertemuan Pengurus Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM3) Sumatera Utara dalam agenda silaturahmi dan perkenalan pengurus baru masa bakti 2025–2030 yang digelar di Gedung BM3 Sumut, Jalan Adinegoro, Medan, Minggu (31/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung usai salat Zuhur, sekitar pukul 14.00 WIB, tidak sekadar menjadi ajang saling mengenal antar-pengurus. Di balik suasana kekeluargaan yang kental, tersimpan sejumlah agenda strategis yang tengah dipersiapkan organisasi masyarakat Minang terbesar di Sumatera Utara tersebut.
Ketua Umum BM3 Sumut, Farianda Putra Sinik, SE, mengungkapkan bahwa pihaknya dalam waktu dekat berencana melakukan audiensi dengan kementerian di Jakarta. Menurutnya, surat permohonan audiensi telah dikirimkan kepada kementerian terkait dan saat ini BM3 Sumut tinggal menunggu konfirmasi terkait jadwal serta jumlah perwakilan yang diizinkan hadir.
“Kami masih menunggu informasi dari Jakarta mengenai jumlah peserta yang dapat mengikuti audiensi. Setelah itu, kami akan segera berangkat,” ujar Farianda yang juga menjabat sebagai Ketua PWI Sumatera Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Farianda didampingi Sekretaris Umum Dr. H. Yohny Anwar, MM, MH, Penasehat H. Sahruddin Ali, serta sejumlah pengurus lainnya. Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan kekompakan menjadi modal utama bagi masyarakat Minang di Sumatera Utara untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif di berbagai bidang.
Menurutnya, keberadaan BM3 Sumut kini semakin diperhitungkan. Tidak hanya sebagai wadah pemersatu perantau Minang, organisasi ini juga dinilai memiliki posisi strategis dalam membangun hubungan sosial, budaya, dan kemasyarakatan di Sumatera Utara.
“Dengan kebersamaan yang terus terjaga, masyarakat Minang di Sumut, khususnya di Kota Medan, semakin solid dan kompak. Keberadaan BM3 semakin diperhitungkan dan dihormati oleh berbagai kalangan,” katanya.
Selain membahas agenda audiensi ke Jakarta, Farianda juga menyampaikan rencana pengukuhan kepengurusan BM3 Sumut periode 2025–2030. Sejumlah lokasi telah dipertimbangkan sebagai tempat pelaksanaan kegiatan tersebut, dan informasi resmi akan segera disampaikan kepada seluruh pengurus maupun anggota.
Sementara itu, sesi perkenalan pengurus menjadi salah satu momen yang menarik perhatian. Satu per satu pengurus memperkenalkan diri sekaligus berbagi latar belakang profesi dan bidang pekerjaan masing-masing. Keberagaman profesi yang hadir mencerminkan luasnya jaringan dan potensi sumber daya manusia yang dimiliki BM3 Sumut.
Mulai dari kalangan profesional, akademisi, pengusaha, hingga tokoh masyarakat, seluruhnya dipersatukan oleh semangat yang sama: menjaga nilai-nilai budaya Minang sekaligus memperkuat kontribusi bagi daerah tempat mereka merantau.
Pertemuan yang berlangsung di Gedung BM3 Sumut, Jalan Adinegoro No. 1, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, itu pun menjadi gambaran bahwa organisasi perantau tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang mampu membangun kolaborasi dan memperjuangkan berbagai kepentingan masyarakat secara lebih luas.
Di tengah dinamika zaman, BM3 Sumut tampaknya ingin menegaskan perannya sebagai rumah besar masyarakat Minang di Sumatera Utara—tempat tradisi, persaudaraan, dan gagasan-gagasan besar bertemu untuk melahirkan langkah-langkah strategis ke depan.(Pujo)






