Categories: Lingkungan Hidup

AMAL Nisel Desak Menhut Stop Pembalakan Hutan Di Wilayah Pulau Pulau Batu Oleh PT. GRUTI

Pengurus AMAL-Nisel melakukan press conference terkait kegiatan  PT.GRUTI dalam melakukan perambahan Hutan di wilayah kepulauan Batu Nias selatan sumatera Utara, di loby SUMMAREND HOTEL jalan imam bonjol No.15 Telukdalam, kamis (8/1/2026).  (RD)

Nias selatan, medanoke.com | Aliansi Masyarakat Lintas Sektoral Nias Selatan (AMAL Nias Selatan) menunjukkan sikap tegas menolak keberadaan dan aktivitas PT. GRUTI serta PT. Teluk Nauli yang beroperasi membalak hutan di wilayah Kepulauan Batu kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di lobi Hotel Sumarend, Jalan Imam Bonjol No.15 Telukdalam  Kabupaten Nias Selatan, Kamis (8/1/2026).

Aliansi menilai kedua perusahaan tersebut diduga kuat melakukan berbagai pelanggaran di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

Konferensi pers ini dihadiri perwakilan AMAL Nias Selatan, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), serta insan pers. Aliansi menegaskan bahwa sikap yang disampaikan merupakan hasil investigasi lapangan dan kajian mendalam atas dampak aktivitas perusahaan di wilayah pulau-pulau kecil Kepulauan Batu.

AMAL Nias Selatan menekankan bahwa perjuangan ini tidak didasari kepentingan kelompok atau agenda tertentu, melainkan murni demi keselamatan jiwa manusia dan keberlanjutan ekologi.

Oleh karena itu, aliansi menyatakan tidak akan lagi terjebak dalam perdebatan administratif, perizinan, maupun kewajiban perusahaan yang selama ini kerap dijadikan dalih pembenaran pihak perusahaan PT. GRUTI dan PT. Teluk Nauli.



Sebelumnya, pada 21 Desember 2025, aliansi juga telah menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. Aspirasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Sumatera Utara, Heri Wahyudi Marpaung,S.STP.,M.A.P.,   yang mana langkah ini dinilai sebagai respons cepat yang positif dari Gubernur sumatera Utara Boby Nasution atas keresahan masyarakat Kepulauan Batu. Kabupaten Nias Selatan.

Aliansi juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Sumatera Utara, Heri Wahyudi Marpaung,S.STO.,M.AP  yang telah membuka ruang dialog dan menindaklanjuti laporan masyarakat.

Respons tersebut dinilai memperkuat keyakinan bahwa negara hadir dalam melindungi keselamatan rakyat dan kelestarian lingkungan.

Dalam pertemuan lanjutan dengan Bupati Nias Selatan pada 26 Desember 2025, aliansi mengaku memperoleh komitmen tegas bahwa Pemerintah Kabupaten Nias Selatan siap menerbitkan surat rekomendasi penutupan perusahaan tanpa kompromi, sepanjang demi kepentingan rakyat dan keselamatan wilayah Kepulauan Batu.

Aliansi menilai aktivitas pertambangan di Kepulauan Batu berpotensi besar memicu bencana ekologis dan kemanusiaan. Berkaca pada berbagai peristiwa banjir bandang dan kerusakan lingkungan di daerah lain di Indonesia, aliansi menegaskan bahwa pencegahan jauh lebih penting dibanding penanganan pascabencana.

Atas dasar hal tersebut, AMAL Nias Selatan secara tegas menuntut penghentian total dan penutupan permanen seluruh aktivitas PT. GRUTI dan PT. Teluk Nauli di wilayah Kepulauan Batu, tanpa syarat, tanpa pengecualian, dan tanpa kompromi.

Aliansi juga menolak segala bentuk pembahasan lanjutan terkait izin, revisi dokumen, maupun legalitas administratif lainnya. Menurut mereka, isu utama yang harus menjadi fokus adalah keselamatan jiwa manusia, keberlanjutan ekonomi rakyat Kepulauan Batu, serta kelestarian lingkungan dan ekosistem pulau-pulau kecil.

Sebagai bentuk tindak lanjut, aliansi menyatakan siap memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dalam menerbitkan surat rekomendasi penutupan perusahaan, termasuk melalui penguatan data hasil investigasi dan kajian lapangan.

Aliansi juga berharap rencana inspeksi mendadak (sidak) yang akan dilakukan Bupati Nias Selatan bersama unsur Forkopimda, Kapolres, dan instansi terkait dapat berjalan transparan serta melibatkan media dan masyarakat.

“Kami hanya memiliki satu tujuan perjuangan, yakni menyelamatkan manusia dan lingkungan Kepulauan Batu. Tidak ada agenda lain!! Hentikan seluruh aktivitas pertambangan di wilayah ini!!” tegas Rendos Halawa salah seorang penanggungjawab AMAL Nisel.

Sebagai tambahan penegasan, perwakilan aliansi F.D. Bawamenewi menegaskan bahwa sejak awal perjuangan ini berdiri di atas prinsip yang konsisten dan tidak berubah, yakni menolak keberlanjutan aktivitas PT. GRUTI dan PT. Teluk Nauli di Kepulauan Batu karena dinilai telah menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Aliansi juga menegaskan bahwa Kepulauan Batu tidak boleh bernasib sama seperti wilayah lain yang selama puluhan tahun menjadi ruang eksploitasi korporasi tanpa perlindungan memadai terhadap lingkungan dan masyarakat lokal.

Kepulauan Batu tidak boleh menjadi “korban berikutnya” dari model pembangunan yang mengabaikan keberlanjutan.

Sementara itu, Advokat Pitranus Laia, S.H., selaku Koordinator Bidang Pemerintahan dan Hukum dalam aliansi, menegaskan bahwa sikap aliansi sudah final dan tidak lagi bersifat abu-abu. Menurutnya, aliansi tidak akan kembali membahas persoalan izin dan legalitas administratif, melainkan fokus pada penutupan total aktivitas perusahaan demi keselamatan masyarakat dan lingkungan.

Ia juga menegaskan bahwa dari sisi hukum, aliansi siap mendorong penegakan hukum secara tegas. Apabila ditemukan upaya pelanggaran atau penghindaran hukum untuk mempertahankan aktivitas perusahaan, aliansi tidak akan ragu menempuh langkah hukum dan melaporkannya kepada aparat penegak hukum.

Senada, Ketua GMKI menegaskan bahwa sejak pertemuan pertama, sikap organisasi telah jelas dan konsisten. GMKI mendesak pemerintah pusat, provinsi, dan daerah untuk menjadikan persoalan ini sebagai atensi utama demi mencegah terulangnya bencana lingkungan dan kemanusiaan.

Menurut ketua GMKI kabupaten Nias selatan, langkah yang ditempuh aliansi saat ini merupakan upaya pencegahan dini. Pemerintah diharapkan bertindak sebelum bencana terjadi, bukan setelahnya. Atas dasar itu, GMKI mendukung penuh tuntutan penutupan aktivitas PT Gruti dan PT Teluk Nauli di Kepulauan Batu demi keselamatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan hidup.

Pada akhir statemennya ketua GMKI Nias selatan Mikael Halawa berharap seluruh elemen masyarakat Nias selatan, semua tokoh, baik tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda serta para sesepuh masyarakat Nias Selatan untuk bergandeng tangan, dan mengawal untuk mengusir, dan mendukung sepenuh nya penutupan segala bentuk aktifitas dan kegiatan PT.GRUTI dan PT. TELUK NAULI di wilayah pulau pulau Batu (tanah masa dan Hibala-red). (RDH)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Share
Published by
redaksi

Recent Posts

Camat Menyapa, Terima Keluhan Warga Polonia Terdampak Pembangunan Perumahan Jewel Villas dan Lapangan Fadel

Medan, medanoke.com | Warga Lingkungan I dan Lingkungan 2, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, mengeluhkan…

6 jam ago

Berkas Kasus Alih Lahan HGU PTPN I Telah Dilimpahkan ke PN Tipikor Medan

MEDAN-medanoke.com, Proses hukum alih lahan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN I Regional 1 (PTPN II)…

24 jam ago

Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum DPP Purbaya Indonesia Lakukan Konsolidasi Organisasi di Tiga Provinsi Sulawesi

Medan- medanoke.com, Ketua Umum (Ketum) DPP Purbaya Indonesia DR Ali Yusran Gea,SH, MKn,MH dan Wakil…

1 hari ago

Donor Darah Mahasiswa STIK-P Medan, Wujud Kepedulian Sosial Kampus

MEDAN — medanoke.com, Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIK-P) Medan menggelar kegiatan donor darah…

1 hari ago

Tinjau Pasar Simalingkar dan Sentosa Baru, Jajaran Direksi PUD Pasar Medan Berharap Peningkatan Kenyamanan

Medan, medanoke.com | Jajaran Direksi PUD Pasar Kota Medan melaksanakan peninjauan ke Pasar Simalingkar dan…

1 hari ago

Kajati Sumut Dr.Harli Siregar Dianugerahi Satya Lencana Wira Karya Dari Presiden RI

Karawang, Jawa Barat- medanoke.com, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Satya Lencana Wira…

2 hari ago

This website uses cookies.