Categories: NEWSBEAT

BIN Harap Segera, China Ancam Indonesia

Medanoke.com – Jakarta, Pemerintah berbagai negara didunia harap cemas, termasuk Indonesia. Dikabarkan mata-mata Aria-body asal China menargetkan sejumlah pemerintahan negara. Ahli siber dari CISSRec, Pratama Prasadha, meminta pemerintah, melalui Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), segera bergerak cepat.

Ditambahkannya, jika Aria-body merupakan malware yang disusupkan lewat file semacam Word yang tidak akan dicurigai target. “Dengan cara tersebut hacker atau peretas bisa masuk dan dapat mengendalikan perangkat korban. Menurut Pratama, Aria-body dilengkapi juga dengan fitur keylogger jadi kegiatan korban akan terpantau termasuk saat memasukkan username dan password dan akhirnya bisa melakukan kegiatan seolah-oleh dia adalah pemilik perangkat tersebut,” Ungkapnya.

Ditambahkanya, sasaran kejahatan siber ini adalah pegawai negeri sipil (PNS) dan instansi penting negara, maka penggunaan email phishing disertai Aria-body dianggap sangat efektif. “Karena sasarannya adalah PNS dan instansi penting negara, maka penyebaran utamanya lewat email phising, di mana turut disertakan file yang telah disusupi Aria-body ini dianggap sangat efektif,” jelas Pratama.

Dengan adanya kejadian tersebut, menurut Pratama, sebaiknya Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Badan Intelijen Negara (BIN) bergerak cepat. Secara teknis, kata Pratama, BSSN bisa membantu melakukan digital forensic pada setiap perangkat diplomat, kementerian/lembaga, dan juga seluruh perusahaan BUMN.

Bila diperlukan, lanjut Pratama, BSSN juga menyiapkan sejumlah hardware dan softwareyang bisa digunakan untuk dapat berkomunikasi dan tukar informasi dengan aman.

“Edukasi harus dijalankan kepada seluruh pegawai, terutama dalam situasi work from home (wfh) di mana akan semakin sulit melakukan cek dan kontrol keamanan, karena perangkat di rumah dan internet di rumah ada kemungkinan lebih rentan,” ungkap dia.

Oleh karena itu diperlukan langkah cepat dari BSSN dan BIN dalam upaya melakukan pengamanan dengan situasi bekerja di rumah saat Corona seperti sekarang.

Aria-body digunakan oleh kelompok hacker atau peretas Naikon APT, yang banyak dikaitkan berada di bawah perintah langsung Pemerintah China.
Selain Indonesia, sejumlah pemerintah negara lain di Asia Pasifik disiapkan untuk jadi target serangan siber oleh hacker lewat Aria-body China ini.

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Recent Posts

Lewat Setahun, PB AMCI Kritik Lambannya Penanganan Kasus Pengrusakan di Belawan

Medan, medanoke.com | Pengurus Besar Aliansi Media Cyber Indonesia (PB AMCI) menyoroti lambannya penanganan kasus…

16 jam ago

Universal Coverage Provinsi Gorontalo 47,80 % Kapolda Irjen Pol. Drs. Widodo Buka Kegiatan Sosialisasi BP Jamsostek

Gorontalo -medanoke.com, Sampai tanggal 23 April 2026, Realisasi Universal Jamsostek Coverage (UCJ) BPJS Ketenagakerjaan Provinsi…

19 jam ago

Buku Petunjuk BGN Aturan Maksimal 10, Tapi 11 Lebih Nikmat?

Medan, medanoke.com | Di negeri yang katanya diatur oleh regulasi, angka kadang memang terasa lentur—tergantung…

20 jam ago

Lonjakan Harta Secepat Janji Kampanye: KAMAK Pertanyakan Kekayaan Rico Waas

Medan, medanoke.com | Di negeri yang sering memaklumi keajaiban—dari harga bahan pokok yang tiba-tiba naik…

1 hari ago

Randi Permana Siap Kibarkan KNPI di Kota Binjai

BINJAI - medanoke.com, Calon Ketua DPD KNPI Kota Binjai, Randi Permana menggelar pertemuan dengan sejumlah…

1 hari ago

Pelindo Regional 1 Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

MEDAN– medanoke.com, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 menyampaikan ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)…

3 hari ago

This website uses cookies.