
Medan, medanoke.com | Warga Lingkungan I dan Lingkungan 2, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, mengeluhkan dampak dari pembangunan perumahan mewah Jewel Villas yang berlokasi di Jalan Polonia, dan Pembangunan Lapangan Padel (The Most Exclusive Padel Experience) berlokasi di Jalan Mongonsidi, Kota Medan.
Pembangunan tersebut dinilai menimbulkan sejumlah persoalan lingkungan dan sosial bagi warga sekitar.
Keluhan itu disampaikan langsung kepada Pelaksana Harian (PH) Camat Medan Polonia, Rangga Karfika Sakti, S.STP, M.SP dalam kegiatan “Camat Menyapa” yang digelar di halaman Masjid Taufik, Lingkungan I, Kelurahan Polonia, Kamis (8/1/2025).
Warga menyebutkan, pembangunan perumahan mewah tersebut tidak pernah disosialisasikan kepada masyarakat yang terdampak langsung dan tidak diantisipasi sejak awal.
“Mewakili masyarakat yang terdampak pembangunan Perumahan Mewah Jewel Villas, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Camat yang telah hadir dan bersedia mendengarkan langsung keluhan warga,” kata Arief Darmojo di hadapan PH Camat Medan Polonia dan Lurah Polonia, Fitra Azmayanti Nasution.

Arief berharap kehadiran Camat dan Lurah dapat menjadi jembatan komunikasi antara warga dengan Pemerintah Kota Medan serta pihak pengembang.
Menurutnya, solusi permanen diperlukan agar keberadaan perumahan tersebut tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan permukiman warga.
“Setidaknya, Camat dan Lurah dapat menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pihak-pihak terkait, termasuk Wali Kota Medan, sehingga pembangunan ini tidak merugikan warga Lingkungan I dan Lingkungan 2, Kelurahan Polonia,” pungkas Arief.
Sebelumnya, Arief kepada Camat Medan Polonia dan Lurah Polonia melaporkan bahwa pihaknya saat ini sudah membentuk suatu wadah Perkumpulan Masyarakat Polonia Medan (PASPOM), yang bertujuan mendukung warga yang terdampak dari proses pembangunan Perumahan Jewel Villas dan pembangunan Lapangan Padel.
Sementara itu, Yom Alizar seorang Tokoh Masyarakat juga menyampaikan keluhannya dengan adanya pembangunan Lapangan Padel (The Most Exclusive Padel Experience) berlokasi di Jalan Mongonsidi/Gang D, selain belum ada memiliki izin juga persoalan drainase yang tidak diperhatikan pihak perusahaan, sehingga akan berdampak banjir.
Selain itu, seorang warga bermarga Sigalingging, juga menyampaikan kepada Camat Medan Polonia, persoalan penerangan yang minim, Pos Siskamling, pemangkasan pohon-pohon dan keberadaan lahan-lahan kosong yang terlantar.

Menanggapi hal tersebut, PH Camat Medan Polonia, Rangga Karfika Sakti, menyatakan bahwa program Camat Menyapa merupakan agenda rutin Kecamatan untuk turun langsung ke tengah masyarakat dan menyerap aspirasi warga.
“Memasuki awal tahun 2026, kegiatan ini menjadi instrumen penting bagi Pemerintah Kecamatan untuk mendengar langsung persoalan warga dan mencari solusi atas permasalahan sosial yang ada,” kata Rangga.
Setelah dialog dengan warga, kegiatan Camat Menyapa dilanjutkan dengan peninjauan ke sejumlah lokasi yang terdampak dari pembangunan Perumahan Mewah Jewel Villas, termasuk kondisi drainase yang dilaporkan mengalami kerusakan akibat aktivitas pembangunan.

Begitu juga saat meninjau pekerjaan Lapangan Padel (The Most Exclusive Padel Experience) ditemukan tidak ada nya Persetujuan Bangunan dan Gedung (PBG) terpasang dan tidak adanya drainase dikerjakan pihak perusahaan.
Dalam kegiatan itu, Ph Camat Medan Polonia didampingi Lurah Polonia, Kepala Lingkungan I Teguh Lukman Priyanto, serta Kepala Lingkungan II Kelana Putra. (KC)