Categories: Pemerintahan

Diskusi Pembangunan TPA, Warga Tinggalkan Camat Percut Sei Tuan yang Sedang Berbicara

MEDAN, medanoke.com | Warga Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, beberapa hari lalu, menolak rencana pembangunan Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) sampah di wilayah mereka.

Penolakan yang sama disampaikan warga pada saat Camat Percut Sei Tuan menggelar sosialisasi rencana pembangunan TPA kepada warga di aula kecamatan.

Dalam pertemuan itu, warga secara tegas menolak rencana pembangunan TPA. Karena mereka khawatir dampak TPA  tersebut terhadap lingkungan sekitar jika benar-benar dibangun. Menurut warga, alasan penolakan mereka dikarenakan lokasi yang direncanakan sebagai lahan TPA jaraknya hanya beberapa ratus meter saja dari pemukiman warga.

Seorang warga menyebut sangat khawatir akan pencemaran air bersih dan lahan pertanian. “Saya kuatir bakal membawa dampak kepada pencemaran air warga maupun lainnya dan banyaknya sampah yang terbawa saat hujan nantinya,” ujarnya.

Pada video yang diterima wartawan dari warga, menanggapi hal tersebut, camat mengatakan bahwa itu adalah amanah yang mereka emban, dan sebagai pemimpin mereka harus berani mengambil keputusan.

Diduga kesal karena pembicaraan tidak sesuai ekspektasi, terlihat pada video, warga yang hadir segera meninggalkan lokasi sebelum camat menyelesaikan ucapannya.

Terpisah, saat dikonfirmasi seorang rekan jurnalis, Camat Percut Sei Tuan, Fitrian Sukri, membantah keras tudingan bahwa dirinya mengancam akan mempidanakan warga yang menolak rencana pembangunan Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) sampah, Fitrian menegaskan kabar tersebut tidak benar alias hoaks.

“Itu tidak benar bang, hoaks. Saya tidak pernah menyampaikan ancaman akan mempidanakan warga. Jangan menyebarkan informasi yang tidak sesuai fakta,” tegas Fitrian Sukri kepada rekan jurnalis, Sabtu (27/12/25).

Selain itu Fitrian Sukri mengatakan bahwa pemerintah kecamatan justru membuka ruang dialog dengan mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Kami hadir untuk sosialisasi dan mendengar masukan warga, bukan mengintimidasi. Kalau ada informasi yang menyebut saya mengancam warga, itu tidak benar,” tegasnya. (Pujo)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Share
Published by
redaksi

Recent Posts

Rapat Koordinasi dengan BPN Sumut, Ombudsman Soroti Delapan Laporan Agraria

Medan, medanoke.com | Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Sumatera Utara menggelar rapat koordinasi dengan Kantor…

11 jam ago

Arus Peti Kemas PMT Belawan dan Kuala Tanjung Naik 4 Persen Pada Semester I Tahun 2026

Belawan – medanoke.com, Arus peti kemas di Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung, Sumatera Utara, mencatat…

13 jam ago

Cegah Kecelakaan Kerja, PMT Edukasi Bahaya Blind Spot di Terminal Belawan

Belawan- medanoke.com, PT Prima Multi Terminal (PMT) menggelar kegiatan Ngobras & Safety Induction Bahaya Titik…

13 jam ago

Abdul Rahman Lubis: Kritik terhadap Pemimpin Harus Disampaikan Secara Proporsional dan Beretika

Medan, medanoke.com | Wakil Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Abdul Rahman Lubis,…

1 hari ago

Dugaan Kriminalisasi terhadap Pejuang Lingkungan Hidup, LBH Medan Desak Polrestabes Medan Bebaskan Parlindungan Silitonga

Medan, medanoke.com, 29 Juli 2026 | Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan secara resmi mendesak Polrestabes…

1 hari ago

LHKPN Komut Bank Sumut Minus Rp233 Juta Jadi Sorotan, Pengamat Minta Penjelasan Terbuka

Medan, medanoke.com | Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisaris Utama PT Bank Sumut, Firsal…

1 hari ago

This website uses cookies.