Categories: KORUPSI

MARAK Sayangkan Kinerja Kejagung Tidak Menular ke Kejatisu

Presidium Mimbar Rakyat Anti Korupsi (MARAK), Arief Tampubolon (ist)

Medanoke.com | Adapun hal ini diungkapkan Presidium Mimbar Rakyat Anti Korupsi (MARAK), Arief Tampubolon pada Rabu 18/6/2025.

“Sangat kita apresiasi Jaksa Agung St Burhanuddin yang menyita uang triliunan rupiah itu. Kerja Jaksa Agung ini sudah tepat untuk asta cita Presiden Prabowo,” ungkap Arief Tampubolon.

Adapun Arief mengatakan ini terkait Kejaksaan Agung yang  berhasil menyita uang Rp11,8 Trilliun di kasus ekspor CPO Wilmar Group

Menurut Arief, Kejaksaan Agung terus menunjukkan kinerja luar biasa dengan membongkar deretan kasus korupsi besar dengan nilai uang triliunan rupiah.

Namun sayangnya kinerja luar biasa Kejaksaan Agung itu tidak menular sampai ke Sumatera Utara, yang mana sangat berbeda dengan kinerja Kejaksaan di Sumatera Utara.

Semisal di Kabupaten Madina dan Kota Medan. Banyak kasus korupsi yang terkesan dibiarkan tanpa ada tindakan.

Kasus desa digital smart village contohnya, juga stunting dan lainnya di kabupaten Madina. Begitu juga di Kota Medan, begitu banyak kasus yang menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat, seperti proyek tanah timbun Islamic Center di Medan Labuhan, lampu pocong, dan banyak lagi yang tidak ada kejelasan penyelesaiannya hingga sekian sekarang.

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan jajarannya seakan kurang tanggap dengan kerugian negara yang terjadi.

“Apa harus Kejaksaan Agung yang turun tangan ke Madina dan Medan? Apa Kejaksaan di Sumut tidak mampu untuk mengungkap kerugian negara ini? Aneh kan,” kata Arief.

Menurut Arief, jaksa Agung St Burhanuddin harus menularkan cara kerja yang mendukung asta cita Presiden Prabowo di Sumatera Utara. Agar kerugian keuangan negara yang mencapai ratusan miliar di Sumatera Utara bisa dikembalikan oleh para pelaku kejahatan korupsi tersebut ke kas negara.

“Jaksa Agung bisa kirim tim datang ke Sumut untuk memberi contoh kerja yang mendukung asta cita Presiden Prabowo. Jika tidak mampu juga Kejatisu dan jajaran melakukannya, sangat pantas untuk dicopot,” jelas Arief Tampubolon. (Pujo)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Share
Published by
redaksi

Recent Posts

KAMAK Ragu KPK Akan Usut Keterlibatan Akbar Buchari Pada Sidang Korupsi DJKA Medan

Medan, medanoke.com | Kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian…

7 jam ago

Pemuda Demokrat Sumut Kritik Musrenbang Provsu: Dinilai Belum Menyentuh Akar Persoalan Rakyat

Medan, medanoke.com | Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Medan pada…

7 jam ago

Nama Akbar Himawan Muncul di Sidang Korupsi DJKA Medan, Rudi Hutabarat: Ujian Bagi KPK

Deliserdang, medanoke.com | Persidangan kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal…

1 hari ago

Ombudsman Temukan Masalah Serius di Imigrasi Belawan: Dana Masyarakat Tertahan dan Akses Dipersulit

Medan, medanoke.com | Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Sumatera Utara kembali melaksanakan kegiatan Ombudsman On…

1 hari ago

Fakta Sidang DJKA Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Akbar Himawan Buchari, KAMAK Minta KPK Jangan Diam

Medan, medanoke.com | Koordinator Nasional Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK), Azmi Hadly, mendesak Komisi Pemberantasan…

1 hari ago

Perjalanan Nurleli dari Proyek Jalan hingga Litbang Tirtanadi “Selamat Hari Kartini

Medan - medanoke.com, Dunia teknik sipil selama ini kerap diasosiasikan dengan kerasnya medan lapangan, deru…

2 hari ago

This website uses cookies.