Categories: Kriminalitas

Melawan, Seorang Pelaku Pembobol Gereja Diberi Hadiah Timah Panas

Pelaku PO usai mendapat perawatan medis di RS Bhayangkara Medan, akibat luka tembak di kaki karena melakukan perlawanan. (istimewa)

medanoke.com – MEDAN | Pelaku Pencurian yang terjadi di Gereja Bethel Indonesia (GBI), yang terletak di Jalan Jamin Ginting, Medan, berhasil diamankan personil Unit Reskrim Polsek Delitua, dari lokasi yang berbeda, Rabu (07/05/2025). Tak hanya itu, salah satu pelaku terpaksa dihadiahi timah panas oleh personil kepolisian Unit Reskrim Polsek Delitua karena melawan saat dilakukan pengembangan.

Kapolsek Delitua, Kompol P Sarianto Simbolon SH mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan Budi (48), pengurus Gereja GBI, yang menemukan kondisi gereja berantakan dan sejumlah peralatan musik seperti mixer, keyboard dan gitar hilang. Jelas P Sarianto Simbolon, adapun kejadian itu diketahui Budi pada hari Kamis (01/05/2025).

Menerima informasi tersebut, personil Unit Reskrim Polsek Delitua pun langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan. Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, ujar P Sarianto Simbolon, pihaknya berhasil mengamankan pelaku dari tiga lokasi yang berbeda.

“Pelaku yang diamankan yakni, PO (32), ditangkap di kawasan Pasar V, Padang Bulan, Medan ; pelaku AG (18), ditangkap dipinggir Jalan Jamin Ginting, Medan dan pelaku ES (11), seorang pengamen jalanan ditangkap di salah satu rumah makan di Jalan Jamin Ginting, Medan,” terang P Sarianto Simbolon.

Masih menurut P Sarianto Simbolon, saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, pelaku PO berusaha melarikan diri.

“Tak mau pelaku kabur, personil terpaksa menembak kaki pelaku setelah terlebih dahulu diberikan tembakan peringatan ke udara,” ujar P Sarianto Simbolon.

P Sarianto Simbolon mengatakan, para pelaku membobol gereja dengan cara mencongkel jendela kamar mandi menggunakan obeng, martil dan kunci roda. Setelah berhasil masuk ke dalam gereja, tambah P Sarianto Simbolon, para pelaku pun langsung mengumpulkan dan membawa kabur alat-alat musik dari dalam gereja.

Sambung P Sarianto Simbolon, pihaknya mengamankan uang Rp 30 ribu sisa hasil penjualan alat-alat gereja yang dicuri para pelaku.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 363 KHUP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun,” ungkapnya. (Jhonson Siahaan)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Share
Published by
redaksi

Recent Posts

Berbagi Berkah Ramadan 1447 H Bersama Anak Yatim, Keluarga Besar Kejati Sumut & IAD Gelar Buka Puasa Bersama

Medan- medanoke.com, Keluarga besar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) wilayah Sumatera…

2 jam ago

Kejati Sumut Terima Pengembalian Kerugian Negara Perkara Dugaan Korupsi Waterfront City Pangururan Dan Kawasan Tele

Medan - medanoke.com, Pada hari ini Senin tanggal 23 Februari 2026 bertempat di ruang bidang…

17 jam ago

Ciptakan Kondusifitas Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Polsek Medan Area Gelar Patroli dan SOTR

Kapolsek Medan Area, AKP Muhammad Ainul Yaqin SH SIK MH saat memimpin patroli subuh selama…

21 jam ago

Kapoldasu dan Kapolrestabes Medan Diminta Evaluasi Kapolsek Patumbak Atas Dugaan Langgar Kode Etik

Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora (ist) Medan, medanoke.com | Laporan sejumlah wartawan beberapa bulan lalu…

22 jam ago

Fatwa Baru DSN-MUI Buka Peluang Besar Pengembangan Bank Emas Syariah di Indonesia

MEDAN – medanoke.com, PT Pegadaian menjadi saksi peluncuran Fatwa Nomor 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion…

1 hari ago

Soal Bansos dan Infrastruktur, Warga Johor dan Tuntungan Megeluh ke Eko Afrianta Sitepu Saat Reses

MEDAN – medanoke.com, Anggota DPRD Kota Medan dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Eko Afrianta…

2 hari ago

This website uses cookies.