Categories: Hukum

OJK Keluarkan 6 Aturan Baru Bagi Deb Collector

medanoke.com, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Keluarkan 6 Aturan Baru untuk seluruh Debt Collector, Para Peminjam Online Wajib Tahu, Ini Sangat Penting

OJK (Otoritas Jasa Keuangan) membuat aturan baru soal tagih menagih hutang ataupun cicilan yang gagal dibayar oleh debitur.
Kreditur (Lembaga keuangan/pembiayaan) biasanya memberikan kuasa kepada jasa penagih hutang yamg mengorganisir/ mempekerjakan .para penagih yang istilah keren nya disebut “Debt collector”.

Debt xollector pada prinsipnya bekerja berdasarkan kuasa yang diberikan oleh kreditur ( untuk menagih utang kepada debiturnya. Hal ini sah sah saja apabila sesuai dengan ketentuan hukum/ peraturan perundang-undangan.

Meski sudah ada aturan dari BI ((Bank Indonesia), namun untuk melengkapinya, OJK mengeluarkan 6 aturan baru yaitu:

  1. Penagihan debt collector maksimal 8 jam.
    Hanya sampai pukul 08.00-20.00 Wib. debt collector hanya maksimal sampai jam 8 malam. Kalau lebih dari itu anda dapat melaporkannya karena sudah menyalahi aturan.
  2. Penurunan suku bunga

Penurunan suku bunga dan biaya lain. di 2023, jumlah bunga pinjaman harian maksimum 0,4%. namun dalam peraturan baru ini langsung turun drop ke 0,1% sampai 0,3% bunga maksimal.

  1. Denda keterlambatan turun

Pada tahun 2023 denda keterlambatan pinjaman adalah 0,1% per hari. Tetapi pada peraturan OJK terbaru ini diturunkan menjadi 0,06%.

  1. Tidak boleh berhutang diayas 3 aplikasi online.

Dalam aturan baru OJK setiap orang punya batas maksimal tiga pinjaman online.

  1. Memperketat aturan penagihan

OJK mnemperketat aturan penagihan oleh debt collector ke Debitur/ Nasabah yang acap gagal bayar.

Aturan baru ini lebih terstruktur bahwa tidak boleh ada intimidasi, tidak boleh ada ancaman, tidak boleh ada hal-hal negatif termasuk dalam penagihan.
intimidasi dari pihak debt collector atau ancaman Anda bisa laporkan langsung ke pihak OJK.

Nanti OJK akan menindaklanjuti dengan memberi sanksi kepada pinjaman online yang telah mengirimkan debt collector ke rumah nasabah.

  1. Kontak darurat bukan untuk menagih

Sering kali kontak darurat/ pihak kedua nasabah ditagih oleh debt collector padahal mereka tidak mengetahui persoalan.

Oleh karena itu, jika pinjaman online menagih kontak darurat berarti sudah menyalahi aturan OJK.
ontak darurat adalah untuk menanyakan keberadaan nasabah.

Jka salah satu dari 6 aturan ini dilanggar, laporkan segera ke OJK.
(aSp/ist)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Recent Posts

Langkah Awal Perkuat Profesionalisme, MIO Indonesia Sumut Resmi Daftarkan Organisasi ke Kesbangpol

Medan—medanoke.com, Pimpinan Wilayah Media Independen Online (MIO) Indonesia Sumatera Utara resmi mendaftarkan organisasi ke Kantor…

3 jam ago

Aksi Kamisan di Posbloc Medan Soroti Isu HAM, Supremasi Sipil, dan Persoalan Agraria

Medan – Puluhan peserta yang tergabung dalam Aksi Kamisan menggelar unjuk rasa di kawasan Posbloc…

4 jam ago

HIMASU Desak Polisi Usut Dugaan Peredaran Narkotika di Lapas Kelas I Medan

Medan, medanoke.com | Himpunan Mahasiswa Sumatera Utara (HIMASU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Lembaga…

7 jam ago

Cegah Korupsi Untuk Dukung Ketahanan Pangan, Kejati Sumut Gelar Penerangan Hukum di Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan

Medan-medanoke.com, Guna mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di wilayah Sumatera Utara, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara…

1 hari ago

Rangkap Jabatan Selama Empat Tahun sebagai Pj Kepala Desa, Kasi Trantib Kecamatan Sunggal Disorot

Deli Serdang, medanoke.com | Rangkap jabatan yang diduga dilakukan oleh Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib)…

2 hari ago

Media Online Harus Menjadi Penjaga Kemerdekaan, Bukan Korban Penjajahan Informasi

Medan- medanoke.com, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026 tidak boleh berhenti sebagai…

2 hari ago

This website uses cookies.