
Simalungun– medanoke.com, PT Pegadaian Area Rantau Prapat bersama Cabang Pegadaian Parluasan menggelar Program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gecarkan) di Universitas Simalungun. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa, serta memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri keuangan.
Program Gecarkan dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Pegadaian Area Rantau Prapat dengan Universitas Simalungun. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi dalam edukasi keuangan, penelitian, hingga pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang ekonomi dan keuangan.
Acara yang berlangsung dengan antusias tersebut dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta jajaran karyawan Universitas Simalungun. Selain seremoni penandatanganan MoU, kegiatan juga diisi dengan sesi literasi keuangan yang membahas pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, pemahaman produk keuangan, serta perencanaan keuangan sejak dini.
Dari pihak Pegadaian, hadir Rahadian Nur Maulana selaku Kepala Departemen Non Gadai Area Rantau Prapat dan sekaligus sebagai narasumber atau pemateri literasi ini dan hadir juga Eko Syahri Iskandar selaku Pimpinan Cabang Pegadaian Parluasan. Keduanya menegaskan komitmen Pegadaian dalam mendukung peningkatan literasi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda sebagai agen perubahan di masa depan.
Sementara itu, dari pihak Universitas Simalungun turut hadir Rektor Prof. Dr. Sarintan Efratani Damanik, M.Si, Wakil Rektor III Dra. Asnewastri, M.Pd, serta Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Liharman Saragih, M.Si.
Rektor Universitas Simalungun menyambut baik kerja sama ini dan menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Pegadaian merupakan langkah strategis untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman praktis di bidang keuangan.
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi dapat berlanjut pada program-program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, khususnya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pegadaian berharap mahasiswa dapat lebih memahami pentingnya pengelolaan keuangan secara cerdas dan mampu memanfaatkan layanan keuangan secara optimal, sehingga dapat mendukung kesejahteraan ekonomi di masa depan.
Program Gecarkan sendiri merupakan bagian dari komitmen PT Pegadaian dalam mendukung program nasional peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia, sejalan dengan upaya menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan melek finansial.





