Skip to content
Januari 9, 2026
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy

www.medanoke.com

Informasi Terkini Jempolan

Primary Menu
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • Peran Internasional Aceh Pra Kolonialisme
  • Aceh, NAD
  • Budaya
  • Sejarah

Peran Internasional Aceh Pra Kolonialisme

redaksi September 15, 2023

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi pada Reddit(Membuka di jendela yang baru)Reddit
  • Lagi
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru)Cetak
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru)Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru)LinkedIn
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Klik untuk berbagi pada Pinterest(Membuka di jendela yang baru)Pinterest
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru)Telegram
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)WhatsApp

www.medanoke.com,
Tercatat dalam sejarah sebagai daerah yang paling sulit ditaklukkan Belanda (VOC), Aceh juga memiliki peran di dunia Internasional sebelum terjajah (Pra Kolonial).

Aceh sempat beberapa kali mengirimkan Duta Besarnya ke luar negeri, sebagai bentuk peran serta secara politik, kultur & kesenian. adalah Tuanku Abdul Hamid (1602) Duta Besar Pertama Kesultanan Aceh Darussalam Untuk Kerajaan Belanda. beliau dikirim oleh Sultan Saidil Mukamil Riat Syah IV (1585 – 1604 M).

Selain sebagai Duta Besar pertama bagi Kesultanan Aceh Darussalam di Eropa, dalam misi diplomasi, kehadiran Tuanku Abdul Hamid di dunia internasional juga merupakan Diplomat orang Malayu pertama ke Eropa.

Bahkan untuk mengenang Tuanku Abdul Hamid diukir sebuah prasasti berejarah mengenai persahabatan Kesultanan Aceh Darussalam dengan Eropa, termasuk Kerajaan Belanda didalamnya.

Pada abad ke 16, Kesultanan Aceh pernah mendapat Undangan langsung dari Pangeran Maurits, cikal bakal Kerajaan Belanda. Undangan ini dimaksud sebagai pengakuan Kesultanan Aceh yang berdaulat terhadap Kerajaan Belanda yang baru saja merdeka dari penjajahan Spanyol. untuk itu Sultan Aceh mengirimkan Tuanku Abdul Hamid, yang disertai sertai Deputi dan Anggota yang terdiri dari Mr. Hasan & Laksamana Sri Muhammad.

Rombongan utusan dari Aceh ini tiba pada Agustus 1602. saat berada di Belanda mereka di temani oleh Leonard Werner sebagai Penerjemah. Delegasi ini disambut langsung oleh Pangeran Maurits di sertai upacara sambutan kenegaraan dan isi dengan acara saling bertukar cenderamata.

Karena sakit, Tuanku Abdul Hamid kala itu telah berusia 71 tahun pun meninggal dunia dan tidak sempat kembali ke Aceh. ia di makamkan melalui prosesi pemakaman kebesaran sebagai penghormatan Kerajaan Belanda terhadap Diplomat yang secara resmi dikirim oleh Kesultanan Aceh. ia pun dimakamkan di halaman Gereja St. Pieters Middelburg yang saat itu merupakan ibukota Provinsi Zeeland, Belanda. Monumen/ Prasasti pun didirikan untuk mengenang Almarhum Tuanku Abdul Hamid.

Setelah beberapa kali pemugaran, Monumen/ Prasasti tersebut akhirnya diresmikan oleh Pangeran Bernhard pada 24 Oktober 1978 dan upacara nya pun dihadiri oleh Drs. Garnawan Dharmaputera, sebagai Duta besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda.

Sepeninggal Duta Besar Tuanku Abdul Hamid, Mir Hasan dan Laksamana Sri Muhammad yang kala itu menjadi deputinya tetap berada di Belanda selama 16 bulan, untuk Berbagi kegiatan dan acara Pengenalan dan Pertukaran Budaya antara Malay Archipelago dan Eropa.
(aSp/Ist)

About Author

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

See author's posts

    Menyukai ini:

    Suka Memuat...
    Tags: aceh internasional kolonialisme Peran Pra

    Continue Reading

    Previous: Kisah Cerdik & Unik Saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945
    Next: Kesbangpol Sumut Apresiasi Workshop Penulisan Cerita Rakyat FPBD SU, Saran Buat Diskusi Budaya

    Related Stories

    PB ISMI Menitip Lestari Seni dan Alam Melayu Melalui Kemah Zapin VI
    • Budaya

    PB ISMI Menitip Lestari Seni dan Alam Melayu Melalui Kemah Zapin VI

    Oktober 7, 2025
    PB ISMI Gelar Dialog Kebangsaan, Budaya Pantai Timur Sumatera Utara dan Keberlanjutan Selat Malaka
    • Budaya

    PB ISMI Gelar Dialog Kebangsaan, Budaya Pantai Timur Sumatera Utara dan Keberlanjutan Selat Malaka

    Oktober 2, 2025
    Dikukuhkan Ketua Dewan Pembina Tun Rahmat Shah, PB ISMI Harus Unjuk Taring demi Kemajuan Melayu
    • Budaya
    • Deklarasi

    Dikukuhkan Ketua Dewan Pembina Tun Rahmat Shah, PB ISMI Harus Unjuk Taring demi Kemajuan Melayu

    Juni 30, 2025

    Trending News

    AMAL Nisel Desak Menhut Stop Pembalakan Hutan Di Wilayah Pulau Pulau Batu Oleh PT. GRUTI 1

    AMAL Nisel Desak Menhut Stop Pembalakan Hutan Di Wilayah Pulau Pulau Batu Oleh PT. GRUTI

    Januari 8, 2026
    Berkas Kasus Alih Lahan HGU PTPN I Telah Dilimpahkan ke PN Tipikor Medan 2

    Berkas Kasus Alih Lahan HGU PTPN I Telah Dilimpahkan ke PN Tipikor Medan

    Januari 8, 2026
    Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum DPP Purbaya Indonesia Lakukan Konsolidasi Organisasi di Tiga Provinsi Sulawesi 3

    Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum DPP Purbaya Indonesia Lakukan Konsolidasi Organisasi di Tiga Provinsi Sulawesi

    Januari 8, 2026
    Donor Darah Mahasiswa STIK-P Medan, Wujud Kepedulian Sosial Kampus 4

    Donor Darah Mahasiswa STIK-P Medan, Wujud Kepedulian Sosial Kampus

    Januari 8, 2026
    Tinjau Pasar Simalingkar dan Sentosa Baru, Jajaran Direksi PUD Pasar Medan Berharap Peningkatan Kenyamanan 5

    Tinjau Pasar Simalingkar dan Sentosa Baru, Jajaran Direksi PUD Pasar Medan Berharap Peningkatan Kenyamanan

    Januari 8, 2026

    You may have missed

    AMAL Nisel Desak Menhut Stop Pembalakan Hutan Di Wilayah Pulau Pulau Batu Oleh PT. GRUTI
    • Lingkungan Hidup

    AMAL Nisel Desak Menhut Stop Pembalakan Hutan Di Wilayah Pulau Pulau Batu Oleh PT. GRUTI

    Januari 8, 2026
    Berkas Kasus Alih Lahan HGU PTPN I Telah Dilimpahkan ke PN Tipikor Medan
    • Kejati Sumut
    • Pengadilan Negeri

    Berkas Kasus Alih Lahan HGU PTPN I Telah Dilimpahkan ke PN Tipikor Medan

    Januari 8, 2026
    Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum DPP Purbaya Indonesia Lakukan Konsolidasi Organisasi di Tiga Provinsi Sulawesi
    • Deklarasi

    Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum DPP Purbaya Indonesia Lakukan Konsolidasi Organisasi di Tiga Provinsi Sulawesi

    Januari 8, 2026
    Donor Darah Mahasiswa STIK-P Medan, Wujud Kepedulian Sosial Kampus
    • Pendidikan
    • Sosial

    Donor Darah Mahasiswa STIK-P Medan, Wujud Kepedulian Sosial Kampus

    Januari 8, 2026
    PT MEDIA CAHAYA BANGSA | MoreNews by AF themes.
    %d