Skip to content
Juni 8, 2026
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy

www.medanoke.com

Informasi Terkini Jempolan

Primary Menu
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • Peran Internasional Aceh Pra Kolonialisme
  • Aceh, NAD
  • Budaya
  • Sejarah

Peran Internasional Aceh Pra Kolonialisme

redaksi September 15, 2023

Bagikan ini:

  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru)Reddit
  • Lagi
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru)Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru)Cetak
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru)Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru)LinkedIn
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru)Pinterest
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru)Telegram
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)WhatsApp

www.medanoke.com,
Tercatat dalam sejarah sebagai daerah yang paling sulit ditaklukkan Belanda (VOC), Aceh juga memiliki peran di dunia Internasional sebelum terjajah (Pra Kolonial).

Aceh sempat beberapa kali mengirimkan Duta Besarnya ke luar negeri, sebagai bentuk peran serta secara politik, kultur & kesenian. adalah Tuanku Abdul Hamid (1602) Duta Besar Pertama Kesultanan Aceh Darussalam Untuk Kerajaan Belanda. beliau dikirim oleh Sultan Saidil Mukamil Riat Syah IV (1585 – 1604 M).

Selain sebagai Duta Besar pertama bagi Kesultanan Aceh Darussalam di Eropa, dalam misi diplomasi, kehadiran Tuanku Abdul Hamid di dunia internasional juga merupakan Diplomat orang Malayu pertama ke Eropa.

Bahkan untuk mengenang Tuanku Abdul Hamid diukir sebuah prasasti berejarah mengenai persahabatan Kesultanan Aceh Darussalam dengan Eropa, termasuk Kerajaan Belanda didalamnya.

Pada abad ke 16, Kesultanan Aceh pernah mendapat Undangan langsung dari Pangeran Maurits, cikal bakal Kerajaan Belanda. Undangan ini dimaksud sebagai pengakuan Kesultanan Aceh yang berdaulat terhadap Kerajaan Belanda yang baru saja merdeka dari penjajahan Spanyol. untuk itu Sultan Aceh mengirimkan Tuanku Abdul Hamid, yang disertai sertai Deputi dan Anggota yang terdiri dari Mr. Hasan & Laksamana Sri Muhammad.

Rombongan utusan dari Aceh ini tiba pada Agustus 1602. saat berada di Belanda mereka di temani oleh Leonard Werner sebagai Penerjemah. Delegasi ini disambut langsung oleh Pangeran Maurits di sertai upacara sambutan kenegaraan dan isi dengan acara saling bertukar cenderamata.

Karena sakit, Tuanku Abdul Hamid kala itu telah berusia 71 tahun pun meninggal dunia dan tidak sempat kembali ke Aceh. ia di makamkan melalui prosesi pemakaman kebesaran sebagai penghormatan Kerajaan Belanda terhadap Diplomat yang secara resmi dikirim oleh Kesultanan Aceh. ia pun dimakamkan di halaman Gereja St. Pieters Middelburg yang saat itu merupakan ibukota Provinsi Zeeland, Belanda. Monumen/ Prasasti pun didirikan untuk mengenang Almarhum Tuanku Abdul Hamid.

Setelah beberapa kali pemugaran, Monumen/ Prasasti tersebut akhirnya diresmikan oleh Pangeran Bernhard pada 24 Oktober 1978 dan upacara nya pun dihadiri oleh Drs. Garnawan Dharmaputera, sebagai Duta besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda.

Sepeninggal Duta Besar Tuanku Abdul Hamid, Mir Hasan dan Laksamana Sri Muhammad yang kala itu menjadi deputinya tetap berada di Belanda selama 16 bulan, untuk Berbagi kegiatan dan acara Pengenalan dan Pertukaran Budaya antara Malay Archipelago dan Eropa.
(aSp/Ist)

About Author

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

See author's posts

    Menyukai ini:

    Suka Memuat...
    Tags: aceh internasional kolonialisme Peran Pra

    Continue Reading

    Previous: Kisah Cerdik & Unik Saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945
    Next: Kesbangpol Sumut Apresiasi Workshop Penulisan Cerita Rakyat FPBD SU, Saran Buat Diskusi Budaya

    Related Stories

    IKMAL Medan Hadiri Silaturahmi PKLTD di Rumah Gadang BM-3: Merawat Identitas di Tanah Rantau
    • Budaya

    IKMAL Medan Hadiri Silaturahmi PKLTD di Rumah Gadang BM-3: Merawat Identitas di Tanah Rantau

    April 25, 2026
    Pesta Bona Taon Ritonga Boru Bere Se-Sumatera Utara Digelar Meriah di Universitas IMELDA Medan
    • Budaya
    • Daerah
    • Deklarasi

    Pesta Bona Taon Ritonga Boru Bere Se-Sumatera Utara Digelar Meriah di Universitas IMELDA Medan

    Februari 1, 2026
    PB ISMI Menitip Lestari Seni dan Alam Melayu Melalui Kemah Zapin VI
    • Budaya

    PB ISMI Menitip Lestari Seni dan Alam Melayu Melalui Kemah Zapin VI

    Oktober 7, 2025

    Trending News

    Milad Ke-7 KSS: Merawat Silaturahmi di Tengah Pesona Alam Sembahe 1

    Milad Ke-7 KSS: Merawat Silaturahmi di Tengah Pesona Alam Sembahe

    Juni 7, 2026
    Pelindo Regional 1 Cabang Belawan Raih Best Corporate Branding Award pada Forum Humas Regional 1 2

    Pelindo Regional 1 Cabang Belawan Raih Best Corporate Branding Award pada Forum Humas Regional 1

    Juni 6, 2026
    42 SPPG dan Satu Nama di Sumut, KAMAK Segera Gelar Aksi di Medan dan Jakarta 3

    42 SPPG dan Satu Nama di Sumut, KAMAK Segera Gelar Aksi di Medan dan Jakarta

    Juni 6, 2026
    Ketika Hujan Deras dan Listrik Padam Datang Bersamaan, Kantor Gubernur Ikut Gelap-gelapan 4

    Ketika Hujan Deras dan Listrik Padam Datang Bersamaan, Kantor Gubernur Ikut Gelap-gelapan

    Juni 6, 2026
    Empat Terdakwa Dugaan Korupsi Aset PTPN II Divonis Bebas 5

    Empat Terdakwa Dugaan Korupsi Aset PTPN II Divonis Bebas

    Juni 6, 2026

    You may have missed

    Milad Ke-7 KSS: Merawat Silaturahmi di Tengah Pesona Alam Sembahe
    • Komunitas

    Milad Ke-7 KSS: Merawat Silaturahmi di Tengah Pesona Alam Sembahe

    Juni 7, 2026
    Pelindo Regional 1 Cabang Belawan Raih Best Corporate Branding Award pada Forum Humas Regional 1
    • PELINDO

    Pelindo Regional 1 Cabang Belawan Raih Best Corporate Branding Award pada Forum Humas Regional 1

    Juni 6, 2026
    42 SPPG dan Satu Nama di Sumut, KAMAK Segera Gelar Aksi di Medan dan Jakarta
    • Makanan Bergizi Gratis

    42 SPPG dan Satu Nama di Sumut, KAMAK Segera Gelar Aksi di Medan dan Jakarta

    Juni 6, 2026
    Ketika Hujan Deras dan Listrik Padam Datang Bersamaan, Kantor Gubernur Ikut Gelap-gelapan
    • Pemprovsu

    Ketika Hujan Deras dan Listrik Padam Datang Bersamaan, Kantor Gubernur Ikut Gelap-gelapan

    Juni 6, 2026
    PT MEDIA CAHAYA BANGSA | MoreNews by AF themes.
    %d