
Tangerang, medanoke.com | Menyambut Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto bersama Kepala KSP, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, menyapa anak binaan di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini dipusatkan di LPKA Kelas I Tangerang dan diikuti secara virtual oleh anak binaan dari seluruh LPKA di Indonesia pada Selasa (21/7/2026). Dalam momen tersebut, anak binaan berkesempatan berdialog langsung dengan Agus dan Dudung dalam suasana hangat layaknya ayah dan anak.
Kedatangan kedua tokoh itu disambut dengan penampilan anak binaan LPKA Tangerang. Mereka menampilkan kolaborasi angklung dan band yang membawakan lagu ciptaan Dudung berjudul “Ayo Ngopi”.
Selain menyapa anak binaan, Agus dan Dudung juga meninjau berbagai fasilitas di LPKA Tangerang, mulai dari ruang kelas, ruang keterampilan kerja, ruang PKBM/perpustakaan, dapur, hingga ruang praktik perbengkelan.
Menteri Imipas Agus Andrianto menyatakan bahwa kehadiran Dudung menjadi motivasi tersendiri bagi anak binaan. Ia berharap mereka dapat mengambil hikmah dari proses pembinaan yang dijalani saat ini.
“Mereka punya talenta. Semoga bisa mengambil hikmah saat ini agar saat kembali ke masyarakat mereka siap berkontribusi dan mendukung pemerintah memajukan Indonesia,” kata Agus Andrianto.
Ia juga mengingatkan agar masa pembinaan di LPKA dijadikan bekal untuk menata masa depan yang lebih baik.
“Jadikan waktu di LPKA sebagai bekal bagi kalian. Ini juga menjadi bekal bagi jajaran kami agar terus memberikan pengabdian,” ujarnya.
Sementara itu, Dudung Abdurachman menegaskan bahwa negara hadir dalam peringatan HAN untuk memberikan perhatian dan semangat kepada anak binaan. Ia mengajak mereka untuk tetap bersyukur dan tidak menyerah pada keadaan.
“Kalian harus bersyukur masih mendapat pembinaan, diberi pendidikan, dan diberi makan tiga kali sehari. Semua orang punya kesalahan, namun Tuhan kagum dengan orang yang diuji,” kata Dudung.
Ia pun berpesan agar anak-anak binaan tidak terus menoleh ke masa lalu, melainkan fokus memperjuangkan cita-cita di masa depan.
“Jangan menengok ke belakang, lakukan hari ini dengan optimal, dan masa depan adalah cita-cita yang harus diperjuangkan. Masa depan kalian masih cerah. Harus punya cita-cita, optimistis, dan punya harapan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten, R. Achmad Dimyati Natakusumah, menyampaikan bahwa anak binaan masih memiliki harapan besar untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
“Anak bisa menjadi apa pun. Mereka masih bisa menjadi jenderal, sementara kita sudah tidak bisa. Mereka masih bisa diarahkan mau menjadi apa. Kita sebagai orang tua harus bisa mendidik,” ujarnya.
Dimyati menambahkan bahwa anak binaan membutuhkan pendampingan dan perhatian agar tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, berdedikasi, serta berguna bagi bangsa dan negara.
Pada kegiatan tersebut, Menteri Imipas dan Kepala KSP juga menyerahkan bingkisan berupa paket alat tulis kepada anak binaan LPKA Tangerang. Selain itu, anak binaan di seluruh Indonesia yang memenuhi syarat administratif dan substantif akan menerima Pengurangan Masa Pidana HAN Tahun 2026.
Pemberian pengurangan masa pidana tersebut sejalan dengan prinsip-prinsip dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.
Sebagai informasi, Hari Anak Nasional akan diperingati pada Kamis, 23 Juli 2026, dengan tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Momentum ini menjadi pengingat bahwa setiap anak Indonesia, termasuk anak binaan di LPKA, memiliki hak untuk mendapatkan perhatian, pendidikan, dan kesempatan membangun masa depan yang lebih cerah.(KCU)