Categories: Tirtanadi

Perjalanan Nurleli dari Proyek Jalan hingga Litbang Tirtanadi “Selamat Hari Kartini

Medan – medanoke.com,
Dunia teknik sipil selama ini kerap diasosiasikan dengan kerasnya medan lapangan, deru alat berat, serta dominasi kaum pria. Namun stigma tersebut berhasil dipatahkan oleh sosok tangguh bernama Nurleli, S.T., M.M., yang kini menjabat sebagai Kepala Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Perumda Tirtanadi Sumatera Utara (Sumut).

Baginya, menjadi perempuan di sektor teknis bukanlah batasan, melainkan peluang untuk membuktikan bahwa ketegasan dan kelembutan dapat berjalan beriringan.

Lulusan Teknik Sipil Universitas Sumatera Utara (USU) angkatan 1995 ini memulai kariernya dari bawah. Ia mengawali perjalanan profesional di sektor swasta sebagai pengawas proyek pembangunan jalan. Pengalaman tersebut menjadi fondasi kuat yang membentuk karakter disiplin, tangguh, serta detail dalam setiap pekerjaan yang ia jalani.

“Saya sejak awal memang terbiasa turun langsung ke lapangan. Hampir setiap hari saya mengawasi progres pembangunan jalan,” ungkap Nurleli saat ditemui di Kantor Perumda Tirtanadi Sumut di Medan, Kamis (16/4/2026).

Bergabung dengan Tirtanadi sejak tahun 2002, Nurleli meniti karier dengan penuh dedikasi dan konsistensi. Ia memulai dari posisi staf di divisi perencana, kemudian dipercaya sebagai sekretaris direksi, hingga menduduki berbagai jabatan strategis seperti kepala bagian dan kepala cabang di sejumlah wilayah, di antaranya Medan Labuhan, Amplas, dan Denai.

Setiap posisi yang diembannya tidak hanya menjadi tanggung jawab administratif semata, tetapi juga medan pembuktian kemampuan kepemimpinan dan integritasnya. Hingga akhirnya, ia dipercaya memimpin divisi Litbang, posisi yang menuntut inovasi, pemikiran strategis, serta kemampuan membaca tantangan masa depan perusahaan.

Salah satu pengalaman paling berkesan dalam perjalanan kariernya terjadi saat ia menjabat sebagai Kepala Cabang Medan Denai. Di wilayah tersebut, Nurleli harus menghadapi berbagai dinamika sosial yang kompleks, termasuk menjalin hubungan dengan organisasi kepemudaan (OKP) yang memiliki pengaruh kuat di masyarakat.

Dengan pendekatan komunikasi yang humanis, ia memilih untuk merangkul daripada berkonfrontasi. Ia aktif bersilaturahmi, berdialog, serta memberikan pemahaman dengan cara yang bijak.

“Kuncinya komunikasi. Saya datang langsung ke mereka, berdiskusi, dan mencoba membangun hubungan yang baik. Sebagai pemimpin, kita harus merangkul, bukan memusuhi,” ujarnya.

Namun perjalanan tersebut tidak selalu mulus. Ia pernah menghadapi situasi sulit, termasuk intimidasi dari pelanggan yang bahkan membuatnya menangis karena perlakuan kasar. Meski demikian, Nurleli tidak menjadikan pengalaman tersebut sebagai alasan untuk mundur.

Sebaliknya, ia menjadikannya sebagai pelajaran berharga untuk semakin kuat dan bijaksana dalam mengambil keputusan.

Dalam menghadapi tekanan, ia tetap berpegang pada prinsip profesionalisme dan keberanian dalam bertindak. Ia percaya bahwa seorang pemimpin harus mampu mengambil inisiatif, terutama dalam situasi kritis, tanpa selalu bergantung pada arahan atasan.

Keteguhan sikap dan kemampuannya dalam mengelola konflik menjadikan Nurleli sebagai sosok pemimpin perempuan yang inspiratif di lingkungan kerja yang didominasi pria. Ia membuktikan bahwa kompetensi, integritas, dan empati adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan serta membawa perubahan positif.

Kini, sebagai Kepala Litbang, Nurleli terus berupaya mendorong inovasi dan peningkatan kualitas layanan di Perumda Tirtanadi. Ia tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia serta adaptasi terhadap tantangan zaman.

Kisah perjalanan Nurleli menjadi bukti bahwa perempuan mampu berdiri sejajar dan bahkan memimpin di sektor teknis yang penuh tantangan. Dari lapangan berdebu hingga ruang strategis pengambilan keputusan, ia telah menorehkan jejak inspiratif yang patut menjadi teladan bagi generasi muda, khususnya perempuan yang ingin berkarier di dunia teknik sipil. (Syahdan/Red)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Recent Posts

Rp 300 T Berhasil Ke Kas Negara, Massa Aksi Demo Dukung Kinerja Pidsus Kejaksaan R.I

Medan-medanoke.com, Dibalik serangan bertubi tubi atas dugaan kesalahan atau pelanggaran yang secara fakta hukum dipersidangan…

1 jam ago

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Menteri Imipas dan Kepala KSP, Sapa Anak Binaan di Seluruh Indonesia

Tangerang, medanoke.com | Menyambut Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas)…

17 jam ago

Ketua Gen Z Sumut Dukung Hotman Paris Dampingi Febrie Adriansyah, Ajak Publik Hormati Proses Hukum

Medan, medanoke.com |  Ketua Gen Z Sumatera Utara, Rudi Hutabarat, S.H., menyatakan dukungannya terhadap langkah…

17 jam ago

Resmi Dibuka, Pendaftaran Bakal Calon Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Denai Periode 2026–2029 Dimulai

MEDAN – medanoke.com, Ketua Pelaksana Tugas (Plt) PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai, Muhammad Sueb,…

17 jam ago

IAC Indonesia Geruduk Kejagung dan Kementerian ATR/BPN, Desak Usut Dugaan Jual Beli Lahan Eks HGU di Labura

Jakarta, medanoke.com |  Independent Anti Corruption (IAC) Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di Kejaksaan Agung…

1 hari ago

Dari Deli Serdang untuk Aceh: Agenda Konservasi dan Ekonomi Eks PJ Walikota dari Pohon Aren

Almuniza Kamal bersama Pimpinan Pesantren Al Hidayah, Ustadz Khairul Ghazali, memperlihatkan produk-produk olahan aren di…

2 hari ago

This website uses cookies.