Medan, medanoke.com | Di tengah derasnya arus perubahan sosial dan tantangan yang dihadapi generasi muda perkotaan, Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kota Medan mencoba mengambil peran.
Bukan sekadar menghidupkan organisasi, tetapi juga menghadirkan ruang baru bagi pemuda untuk bertumbuh, berkegiatan, dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Semangat itu terlihat dalam pelantikan Pengurus Pimpinan Daerah GPI Kota Medan masa bakti 2026–2028 yang digelar di Gedung PKK Kota Medan, Minggu, 24 Mei 2026.
Suasana acara berlangsung hangat dan penuh optimisme. Para kader dari berbagai kecamatan hadir dengan satu harapan yang sama: menjadikan organisasi kepemudaan Islam ini lebih aktif dan relevan bagi generasi muda masa kini.
Ketua GPI Kota Medan, Waladun Shaleh, M.Pd.I., mengatakan organisasi yang sempat vakum itu mulai dihidupkan kembali sejak 2023. Dari titik awal yang sederhana, GPI kini perlahan mulai dikenal masyarakat dan memperluas jangkauan gerakannya di Kota Medan.
“GPI ini kami mulai kembali dari nol sejak 2023. Alhamdulillah, sekarang mulai berkembang dan semakin dikenal. Harapannya, seluruh kader tetap menjaga semangat organisasi dan terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.
Bagi Waladun, kepemimpinan periode keduanya bukan sekadar melanjutkan roda organisasi, melainkan memperkuat arah gerakan agar lebih berdampak nyata. Ia menilai pemuda membutuhkan lebih banyak ruang untuk terlibat dalam kegiatan yang produktif dan membangun karakter.
Menurutnya, organisasi kepemudaan tidak cukup hanya hadir dalam seremoni atau agenda formal. GPI, kata dia, harus mampu menjadi wadah pembinaan sekaligus tempat lahirnya gagasan-gagasan positif bagi anak muda.
“Kita ingin menghadirkan program-program terbaik untuk pemuda agar mereka lebih banyak terlibat dalam kegiatan yang positif dan bermanfaat,” katanya.
Pesan serupa juga disampaikan Pemerintah Kota Medan melalui Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, Pahmi Harahap, yang hadir mewakili Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kepemimpinan pemuda Islam tidak hanya diukur dari kemampuan mengorganisasi massa, tetapi juga dari integritas dan kepedulian sosial yang ditunjukkan di tengah masyarakat.
“Pemuda Islam harus mampu menjadi teladan dan menghadirkan nilai-nilai akhlak, keadilan, dan kepedulian sosial dalam tindakan nyata,” ucapnya.
Pahmi juga mengingatkan bahwa Gerakan Pemuda Islam memiliki akar sejarah panjang sejak masa perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Organisasi itu lahir dari semangat pemuda Islam yang ingin ikut membangun umat dan bangsa.
Karena itu, ia berharap kepengurusan baru GPI Kota Medan tidak hanya fokus pada penguatan internal organisasi, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas kader dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kota Medan tentu mendukung sinergi bersama organisasi kepemudaan, termasuk GPI, dalam membangun generasi muda yang berdaya dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Pelantikan kali ini juga menjadi momentum konsolidasi organisasi di tingkat akar rumput. Ketua Panitia Pelantikan GPI Kota Medan 2026–2028, Muhammad Fahri, menyebutkan bahwa selain pengurus tingkat kota, kepengurusan GPI dari 12 kecamatan di Kota Medan turut dilantik secara bersamaan.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jaringan organisasi dan memperluas gerakan kepemudaan hingga ke tingkat kecamatan.
“Hari ini kami melantik pengurus GPI Kota Medan sekaligus kepengurusan GPI dari 12 kecamatan di Kota Medan sebagai langkah memperkuat gerakan organisasi,” katanya.
Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, keberadaan organisasi kepemudaan seperti GPI menjadi penting sebagai ruang pembinaan karakter dan kepedulian sosial. Pelantikan ini bukan hanya soal pergantian kepengurusan, melainkan penanda bahwa semangat membangun generasi muda terus diupayakan—dimulai dari komunitas, organisasi, dan gerakan kecil yang ingin memberi arti bagi kota mereka sendiri.a
Medan, medanoke.com | Gerakan Kristen Indonesia Raya (Gekira) Sumatera Utara turun ke Universitas Sumatera Utara…
MEDAN—medanoke.com, PT Pegadaian semakin memperkuat posisinya sebagai wajah utama layanan Bank Emas di Indonesia. Sejalan…
Medan-medanoke.com, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, SH.,MH memimpin pelantikan dan pengucapan sumpah atau janji…
Batam– medanoke.com, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melakukan Soft Operational Launching NTAA (Nipah Transfer…
Mandailing Natal, medanoke.com | Dugaan rangkap jabatan yang melibatkan seorang aparatur sipil negara (ASN) di…
Medan, medanoke.com | Presidium LTKP (Lingkaran Transparansi Kebijakan Publik), Syafaruddin Sikumbang, mendesak Gubernur Sumatera Utara,…
This website uses cookies.