Sakit Kepala Tak Kunjung Sembuh, Zaka Nekad Gantung Diri

PERCUT SEITUAN-medanoke.com, Suasana di Jl Perbatasan Gang Sena, Dusun II, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Seituan, mendadak heboh dan ramai,(18/7/23). Pasalnya, Muhammad Zaka Dermawan Syahputra (18), warga Jalan Yahowu, Pasar XIII, Desa Klippa, Kecamatan Percut Seituan, ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tergantung.

Informasi yang diperoleh awak media ini, Rabu (19/7/23), korban, Muhammad Zaka Dermawan Syahputra diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Penemuan jasad korban ini berawal pada saat personil kepolisian Polsek Percut Seituan yang dipimpin langsung Kanit Intelkam Percut Seituan, Iptu Syahrul Nasution.

Menerima informasi tersebut, Kanit Intelkam Polsek Percut Seituan, Iptu Syahrul Nasution bersama dengan personil Unit Reskrim dan Tim Inafis Polrestabes Medan tiba dilokasi. Saat tiba dilokasi, personil melihat korban, Muhammad Zaka Dermawan Syahputra, dalam keadaan sudah meninggal dunia diatas kasur.

Selanjutnya, personil Polsek Percut Seituan bersama Tim Inafis Polrestabes Medan pun melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi ditempat kejadian. Tak hanya itu, personil juga mengumpulkan semua bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi

“Saat pemeriksaan luar oleh Tim Inafis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Kapolsek Percut Seituan, Kompol Muhammad Agusetiawan ST SIK didampingi Kanit Reskrim, Iptu Jeffry Simamora ; Kanit Intelkam, Iptu Syahrul Nasution dan Kasubbag Humas, Aiptu Basrahmansyah.

Dari keterangan saksi M Fahri Pane, sambung Muhammad Agusetiawan, bahwa korban sudah meninggal dunia tergantung dengan tali timba warna hijau di atas kayu rumah di samping kandang lembu tempat korban bekerja sebagai pengangon lembu.

“Lalu saksi Joko Pranata datang dan langsung menurunkan korban yang tergantung diatas tiang rumah dan meletakkan korban diatas kasur tempat tidur,” beber Muhammad Agusetiawan.

Muhammad Agusetiawan menuturkan, dari keterangan kakak orban Pipit (34), warga Jalan Yahowu, Pasar XII, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan, bahwa korban sering mengalami sakit pada bagian kepala.

“Korban sering mengalami sakit pada bagian kepala dan diduga korban nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Keluarga korban pun membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi dan korban dibawa ke rumah duka,” ungkapnya. (Jhonson Siahaan)

TEKS FOTO : Tim Inafis Polrestabes Medan saat melakukan pemeriksaan luar dan olah TKP ditempat kejadian. (istimewa)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Recent Posts

Sugiat Santoso Jadi Pembina HUT ke-18 Gerindra Sumut, Tegaskan Kekompakan Kader Berdampak ke Masyarakat

Medan, medanoke.com | Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, H. Sugiat Santoso, yang juga menjabat…

9 jam ago

Panas!! Mahasiswa Deliserdang Ungkap Dugaan Berbagai Pelanggaran Lingkungan, Desak Copot Kadis LH

Deli Serdang, medanoke.com | Dugaan maraknya pelanggaran pencemaran/perusakan lingkungan oleh sejumlah perusahaan di Kabupaten Deli…

18 jam ago

Permohonan Blokir Tak Diproses, Kuasa Waris Duga BPN Medan “Dilemahkan” Mafia Tanah

MEDAN - medanoke.com, Terkait adanya dugaan pemalsuan surat HGB yang terbit berdasarkan alas Grant 50…

2 hari ago

Ombudsman Apresiasi Langkah Cepat Kepala Desa Cinta Rakyat Dalam Berikan Pelayanan kepada Masyarakat

Medan, medanoke.com | Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Sumatera Utara mengapresiasi langkah cepat Kepala Desa…

2 hari ago

Hadir di Seminar STIKP, Arrahman Pane: Medan Tekankan Peran Jurnalis dalam Pembangunan Kota

Medan - medanoke.com, Guna mendukung pembangunan Kota Medan melalui kegiatan jurnalistik, Kepala Dinas Komunikasi dan…

3 hari ago

Pesan di Balik Lensa, STIKP Medan Dorong Jurnalisme Empati Bencana Sumatera

Medan - medanoke.com, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIKP) Medan sukses menggelar seminar fotografi jurnalistik…

3 hari ago

This website uses cookies.