Tanpa PBG, Kadis Perkim Kota Medan Siap Tindak Developer Bandel

MEDAN- medanoke.com, Maraknya  pembangunan pemukiman/ perumahan kelas menengah keatas saat ini diduga sering menabrak sejumlah aturan, ditenggarai dibangun tanpa PBG (Persetujuan Bangunan Gedung ). Atas tindakan pihak developer yang membandel ini, Pihak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kota Medan melayangkan SP (surat peringatan) kepada pihak-pihak pengembang (developer) yang tak taat aturan.

Hal ini ditegaskan Kepala Dinas (Kadis) Perkim Kota Medan, Endar Sutan Lubis saat dikonfirmasi via WhatsApp pribadinya, Kamis (10/8/23).

Endar menyampaikan, apabila surat peringatan tidak di indahkan oleh pemilik bangunan, pihaknya akan segera berkordinasi dengan Satpol PP Kota Medan untuk mengambil langkah tegas. 

Mantan Kadis Sosial Kota Medan itu menyatakan saat ini Perkim Kota Medan telah melayangkan surat peringatan pertama (SP1) dan selanjutnya SP2 kepada developer agar mentaati peraturan & persyaratan yang berlaku.

“SP sampai 3 kali, saat ini sudah memasuki SP II, Setelah SP III baru bisa ditindak, dan penindakan oleh Satpol PP, sabar ya pasti kita tindak jika SP kita tidak dihiraukan”, umgkap Sutan.

Sebelumnya, Dari Hasil investigasi wartawan dilapangan, ada tiga lokasi bangunan gedung mewah yang tidak terlihat dipasangi plank PBG, namun pembangunannya berjalan lancar dan mulus. Ketiga lokasi bangunan  tersebut diantaranya, Jalan Sei Kera Hulu, Kecamatan Medan Perjuangan, Jalan Lembu Simpang Jalan Menjangan, Kelurahan Pandau Hulu I, Kecamatan Medan Kota, Jalan Sei Kera, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Medan Timur.

Menurut informasi yang diperoleh dari para pekerja dan pengawas lapangan di ketiga bangunan tersebut, saat ditemui, Senin (7/8/23) pengawas tersebut mengatakan, ijin bangunan masih dalam pengurusan.

“Masalah ijin masih di urus mas, tinggal nunggu keluar saja”, sebut seorang pria yang mengaku sebagai pengawas.

Namun saat ditanya mengapa tidak mengurus ijin & persyaratan terlebih dahulu sebelum membangun, pengawas tersebut pihak developer mengaku tidak mengurus ijin terlebih dahulu sebelum membangun bangunan, pria yang mengaku pengawas tersebut mengaku tidak tahu menahu soal itu.

“Saya hanya pengawas orang kerja, jadi masalah itu bukan urusan saya”, jawabnya.

Hal senada juga disampaikan, salah seorang pekerja bangunan di Jalan Sei Kera Hulu, Kecamatan Medan Perjuangan, dirinya mengaku hanya bekerja.

“Masalah ijin saya tidak tau menau pak, saya hanya pekerja disini”, ucapnya ringan. (Ist)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Recent Posts

Anggota DPR RI Maruli Siahaan Berikan Bantuan kepada Wartawan di Medan

Medan, medanoke.com |  Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Golkar dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara…

6 jam ago

Jasa Wardani Salurkan 300 Paket Lebaran untuk Warga Deli Serdang

Deli Serdang, medanoke.com | Menyambut semarak Idulfitri sekaligus berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan, Ketua…

7 jam ago

Empat Oknum TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Jakarta, medanoke.com | Markas Besar TNI menetapkan empat anggotanya sebagai tersangka dalam kasus penyiraman air…

10 jam ago

Tim Kuasa Hukum Minta Hakim PN Lubuk Pakam Bebaskan Najwa dari Dakwaan

Deli Serdang, medanoke.com | Tim kuasa hukum terdakwa Najwa Ananta dari Law Office Pangat &…

10 jam ago

Forjakum Sumut Bagi Sembako Ringankan Beban Yatim dan Dhuafa

MEDAN - medanoke.com, Wujud kepedulian terhadap sesama umat, Forum Jurnalis Hukum (FORJAKUM) Sumatera Utara (SUMUT)…

1 hari ago

Pelindo Regional 1 Santuni Anak Yatim di Wilayah Operasional

Medan- medanoke.com, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 1 memberikan santunan kepada 2.100 anak yatim yang…

1 hari ago

This website uses cookies.