Categories: DPRD Medan

Anggota DPRD Medan Berhujan-hujanan Terima Aksi Mahasiswa Terkait Dugaan Pencemaran Pabrik Kecap di Medan

Medan, medanoke.com |  Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa di depan Gedung DPRD Medan, Senin (20/4/2026), berlangsung dramatis di tengah guyuran hujan deras. Massa mendesak penutupan pabrik kecap milik PT Kilang Kecap Angsa di Jalan Bono, Kecamatan Medan Timur, yang diduga mencemari lingkungan selama bertahun-tahun.

Dalam orasinya, para demonstran menyoroti dugaan pencemaran limbah udara dan cair yang disebut telah berlangsung lama serta berdampak langsung pada kesehatan warga sekitar.

Mereka menilai, pembiaran terhadap aktivitas pabrik tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dan penegakan regulasi lingkungan di Kota Medan.

“Rekomendasikan tutup pabrik kecap. Masyarakat sekitar sudah cukup menderita puluhan tahun akibat aroma menyengat,” teriak salah satu orator.

Tekanan massa memaksa DPRD Kota Medan turun tangan. Anggota Komisi IV, Lailatul Badri, berhujan-hujanan dan dalam keadaan basah kuyup menemui demonstran demi menerima aspirasi mereka. Ia memastikan persoalan tersebut akan dibawa ke rapat dengar pendapat (RDP) sebagai langkah awal penelusuran lebih lanjut.

Hujan deras yang mengguyur kawasan gedung dewan tidak menyurutkan aksi. Massa bersama anggota DPRD, termasuk Ketua Komisi IV Paul Simanjuntak, tetap bertahan meski basah kuyup. Dialog kemudian dipindahkan ke ruang Komisi IV agar pembahasan berlangsung lebih kondusif.

Paul mengungkapkan, pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pabrik sekitar satu bulan lalu. Temuan di lapangan menguatkan keluhan warga: bau tidak sedap tercium cukup kuat dan mengganggu pernapasan.

“Kami sudah turun langsung ke lokasi, dan memang bau yang ditimbulkan cukup mengganggu. Ini tidak bisa dianggap sepele,” ujarnya.

Ia menegaskan, DPRD akan segera memanggil pihak perusahaan dalam RDP yang dijadwalkan pada awal Mei mendatang. Forum tersebut akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Medan.

“Jika terbukti terjadi pelanggaran, perusahaan wajib segera melakukan perbaikan. Jika tidak mampu atau tidak berkenan, maka akan kami rekomendasikan untuk ditutup dan izinnya dicabut,” tegas Paul.

Tak hanya itu, massa juga menyinggung dugaan pencemaran drainase yang disebut berasal dari aktivitas SPPG Bandar Sono di Tebing Tinggi, yang dinilai turut memperburuk kondisi lingkungan di kawasan tersebut.

Aksi ini menjadi sinyal keras bagi DPRD Medan. Di tengah keluhan warga yang telah berlangsung lama, RDP mendatang bukan sekadar forum formalitas, melainkan ujian nyata bagi keberanian pemerintah daerah dalam menegakkan aturan dan melindungi hak masyarakat atas lingkungan yang sehat.(**)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Recent Posts

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Menteri Imipas dan Kepala KSP, Sapa Anak Binaan di Seluruh Indonesia

Tangerang, medanoke.com | Menyambut Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas)…

8 jam ago

Ketua Gen Z Sumut Dukung Hotman Paris Dampingi Febrie Adriansyah, Ajak Publik Hormati Proses Hukum

Medan, medanoke.com |  Ketua Gen Z Sumatera Utara, Rudi Hutabarat, S.H., menyatakan dukungannya terhadap langkah…

9 jam ago

Resmi Dibuka, Pendaftaran Bakal Calon Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Denai Periode 2026–2029 Dimulai

MEDAN – medanoke.com, Ketua Pelaksana Tugas (Plt) PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai, Muhammad Sueb,…

9 jam ago

IAC Indonesia Geruduk Kejagung dan Kementerian ATR/BPN, Desak Usut Dugaan Jual Beli Lahan Eks HGU di Labura

Jakarta, medanoke.com |  Independent Anti Corruption (IAC) Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di Kejaksaan Agung…

19 jam ago

Dari Deli Serdang untuk Aceh: Agenda Konservasi dan Ekonomi Eks PJ Walikota dari Pohon Aren

Almuniza Kamal bersama Pimpinan Pesantren Al Hidayah, Ustadz Khairul Ghazali, memperlihatkan produk-produk olahan aren di…

2 hari ago

Dorong Produk Lokal, Anggota DPRD Medan Rekomendasikan SOUVENIR OK Jadi Mitra Perusahaan dan Instansi

Medan, medanoke.com | Di tengah semakin ketatnya persaingan industri kreatif, keberadaan pelaku usaha lokal yang…

2 hari ago

This website uses cookies.