Medan, medanoke.com | Di tengah perubahan ekonomi yang bergerak semakin cepat, perguruan tinggi tidak lagi cukup hanya mencetak lulusan yang siap mencari pekerjaan.
Tantangan zaman menuntut lahirnya generasi muda yang mampu menciptakan peluang, membangun usaha, dan menjadi motor penggerak ekonomi. Semangat itulah yang menjadi landasan penjajakan kerja sama antara perusahaan industri kreatif Mawaddah dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam membangun jembatan antara dunia akademik dan dunia usaha. Melalui sinergi tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh bekal teori di ruang kuliah, tetapi juga kesempatan untuk memahami dinamika bisnis secara langsung dari para pelaku usaha yang telah berpengalaman.
Penjajakan kerja sama diinisiasi oleh Direktur Mawaddah, Erri Manto Damanik, melalui pertemuan bersama jajaran pimpinan FEB UMSU dalam suasana yang sarat semangat kolaborasi dan pengembangan sumber daya manusia.
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah pengembangan program kewirausahaan berbasis konsep Classpreneur. Program ini dirancang sebagai wadah pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik, sehingga mahasiswa dapat merasakan pengalaman nyata membangun bisnis sejak masih berada di bangku kuliah.
Melalui program tersebut, mahasiswa berkesempatan melihat secara langsung bagaimana sebuah usaha dijalankan, mulai dari proses produksi, strategi pemasaran, manajemen operasional, hingga pengelolaan sumber daya yang menjadi fondasi keberlangsungan sebuah bisnis.
Pengalaman praktis semacam ini diharapkan mampu menumbuhkan keberanian, kreativitas, dan pola pikir kewirausahaan yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan utama dalam dunia kerja modern.
Bagi Erri Manto Damanik, sinergi antara kampus dan pelaku usaha memiliki nilai yang lebih dari sekadar kerja sama formal. Sebagai alumni UMSU, ia memandang kolaborasi tersebut sebagai bentuk kontribusi nyata kepada almamater yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.
“Apalagi kami merupakan alumni UMSU. Kami merasa memiliki tanggung jawab untuk bersama-sama melahirkan entrepreneur dari kampus yang kami cintai ini,” ujarnya kepada Gimic.id, Kamis (4/6/2026).
Pandangan serupa disampaikan Dekan FEB UMSU, Randiman. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha dalam proses pendidikan merupakan salah satu kunci penting dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus.
Di era persaingan global, kata dia, perguruan tinggi dituntut menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam penguasaan teori, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi, berinovasi, dan membangun usaha secara mandiri. Karena itu, kolaborasi dengan pelaku industri menjadi sarana penting untuk memperkaya pengalaman mahasiswa sebelum mereka terjun ke masyarakat.
“Kolaborasi antara dunia akademik dan pelaku usaha menjadi langkah penting untuk menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga tangguh dalam praktik bisnis,” katanya.
Ke depan, kerja sama antara Mawaddah dan FEB UMSU berpotensi diwujudkan melalui berbagai program strategis, seperti pelatihan bisnis, pendampingan dan mentoring usaha, praktik kewirausahaan, hingga pengembangan UMKM berbasis inovasi mahasiswa. Program-program tersebut diharapkan mampu melahirkan lebih banyak wirausahawan muda yang tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat.
Di tengah tingginya kebutuhan akan lapangan pekerjaan dan transformasi ekonomi digital yang terus berkembang, langkah kolaboratif seperti ini menjadi harapan baru. Sebab, masa depan ekonomi daerah maupun nasional tidak hanya bergantung pada seberapa banyak lulusan yang mencari pekerjaan, tetapi juga pada seberapa banyak generasi muda yang berani menciptakannya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Manager Production Mawaddah, Atrirsyah Lubis, serta Project Marketing Mawaddah, Nabila, yang bersama-sama membahas peluang pengembangan program kolaboratif untuk mendorong lahirnya ekosistem kewirausahaan yang lebih kuat di lingkungan kampus.(Pujo)
Medan, medanoke.com | Pagi, Kamis (4/6/2026), perhatian publik tertuju ke Gedung Merah Putih KPK di…
Medan- medanoke.com, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, SH.,MH memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah pada…
Medan - medanoke.com, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan 76 yang diselenggarakan oleh PWI Sumut bekerjasama…
Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN.(ist) Jakarta, medanoke.com | Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menahan mantan Kepala…
Medan, medanoke.com | Polemik pembayaran insentif pegawai di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara…
Medan, medanoke.com 3 Juni 2026 — Dalam dunia politik, ada satu hukum yang tampaknya lebih…
This website uses cookies.