Medan, medanoke.com | Kepala Lingkungan (Kepling) bersama istrinya di Lingkungan XIV, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, diduga melakukan pengutipan uang kepada warga untuk membiayai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Pengutipan tersebut dilakukan melalui proposal yang beredar di tengah warga. Uniknya proposal itu disertai stempel basah yang disebut-sebut telah sampai kepada pihak kelurahan dan kecamatan.
Pada surat, terlihat pihak yang mengetahui adalah Kepling sedangkan istrinya terlibat sebagai panitia pelaksana perayaan HUT ke-81 RI di lingkungan tersebut.
Lurah Binjai, Sarina Pohan, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya informasi tersebut. Ia mengaku telah menegur Kepling yang bersangkutan dan meminta agar pengutipan uang kepada warga melalui proposal tersebut dibatalkan.
“Ini saya baru saja menerima informasi soal Kepling itu. Sudah saya tegur Kepling-nya agar membatalkan pengutipan uang kepada warga. Sebelumnya juga sudah saya ingatkan dalam rapat, jangan ada pengutipan uang kepada warga untuk acara HUT RI. Apalagi sampai Kepling dan istrinya menjadi panitia pelaksana,” ujar Sarina kepada wartawan, Minggu (16/8/2026).
Menurut Sarina, pihak kecamatan maupun kelurahan sebenarnya telah menyiapkan kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Kita dari kecamatan sudah membuat kegiatan, dan Pak Wali datang ke acara kita,” katanya.
Sarina juga mengaku terkejut setelah mengetahui adanya stempel Kepling pada proposal yang beredar di tengah warga. Ia menegaskan, Kepling tidak memiliki stempel resmi sebagaimana yang tercantum dalam proposal tersebut.
“Ah, masa? Kepling tidak ada memegang stempel. Stempel dari mana dia itu?” tegas Sarina.
Atas persoalan tersebut, Sarina memastikan pihak kelurahan akan melakukan evaluasi terhadap Kepling yang membuat proposal penggalangan dana tersebut, terlebih jika dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak kelurahan.
“Kita pasti evaluasi. Kepling tidak ada stempel. Nanti saya tanyakan dari mana stempel Kepala Lingkungan itu didapatnya,” ujarnya.
Informasi mengenai Kepling dan istrinya yang disebut menjadi ketua panitia perayaan HUT ke-81 RI tersebut juga telah sampai kepada Camat Medan Denai, Yogi Prayoga, S.IP.
Yogi mengatakan akan meminta lurah untuk menegur Kepling terkait dugaan pengutipan uang kepada warga tersebut. Ia juga akan memastikan apakah pembuatan proposal telah mendapat izin atau setidaknya dikoordinasikan dengan pihak kelurahan.
“Saya akan telepon lurahnya untuk menegur Kepling itu. Apakah sudah ada izin atau koordinasi dari lurah dalam membuat proposalnya,” kata Yogi.
Persoalan tersebut kini menjadi perhatian pihak kelurahan dan kecamatan, terutama menyangkut penggunaan atribut atau stempel pemerintahan serta penggalangan dana kepada warga yang dilakukan atas nama kegiatan lingkungan.(Pujo)
Medan, medanoke.com | Menyikapi pemberitaan yang mengutip pernyataan Kepala Bidang Penegakan Hukum (Gakkum) Dinas Lingkungan…
Jakarta, medanoke.com | Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Mahasiswa dan Pemuda (GMP) Sumatera Utara melaporkan dugaan…
Medan, medanoke.com | Ungkapan duka cita disampaikan Juru Bicara Presiden Prabowo Subianto, Dr. H. Sugiat…
Langkat, medanoke.com | Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara dan berbagai perlombaan. Di Langkat…
MEDAN-medanoke.com, Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda di depan…
Medan, medanoke.com | Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi keluarga besar DPD…
This website uses cookies.