Skip to content
Maret 20, 2026
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy

www.medanoke.com

Informasi Terkini Jempolan

Primary Menu
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • POLRI
  • Lucu… Bentrok 2 OKP & 5 Kasus Ngendap, Kapolrestabes Medan Tidak Tahu
  • POLRI

Lucu… Bentrok 2 OKP & 5 Kasus Ngendap, Kapolrestabes Medan Tidak Tahu

redaksi Maret 3, 2024

Bagikan ini:

  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru)Reddit
  • Lagi
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru)Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru)Cetak
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru)Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru)LinkedIn
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru)Pinterest
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru)Telegram
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)WhatsApp

www.medanoke.com – MEDAN | Pasca pemberitaan bentrokan antar organisasi kepemudaan (OKP) yang terjadi di persimpangan Jalan Halat – Jalan Bakti, Medan dan lima kasus yang mengendap lama di Mapolrestabes Medan, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy John Marbun SH SIK MH mengaku akan mengecek informasi tersebut, Minggu (03/03/2024).

Hal tersebut disampaikan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy John Sahala Marbun SH SIK MH. “Tks infonya lae dicek,” jawabnya singkat via WhatsApp (WA).

Berita sebelumnya, kinerja aparat kepolisian khususnya Polrestabes Medan, terlihat menurun. Pasalnya, lima kasus yang sudah bertahun-tahun masih mengendap di Mapolrestabes Medan dan tidak ada perkembangannya hingga saat ini, Sabtu (02/03/2024).

Informasi yang diperoleh awak media ini, adapun kelima kasus yang bertahun-tahun lamanya mengendap di Mapolrestabes Medan yakni kasus yang dialami Mangiring Sulastri Sitorus yang membuat LP pada tanggal 21 April 2015, dengan LP nya No : LP/978/IV/2015/SPKT RESTA dengan penyidiknya Bripka Lasdoyan Silalahi.

Mangiring Sulastri Sitorus sangat kesal dimana kasus yang dialaminya tidak ada perkembangan. Tak hanya itu, Mangiring Sulastri Sitorus juga sudah memberikan semua alat bukti terkait kasus yang dialaminya kepada penyidik kepolisian Polrestabes Medan, tapi sama sekali tidak ada perkembangan.

“Saya sendiri yang mengusahakan alat buktinya untuk keperluan kasus yang saya alami. Tapi, sampai detik ini, tidak ada juga perkembangan kasus yang terjadi sama saya,” katanya.

Selanjutnya, kasus korupsi Dana Sertifikasi Guru tahun 2012 di Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Medan yang menelan biaya Rp 38 Milliar. Saat Kasat Reskrim Polrestabes Medan dipimpin Kompol Wahyu Bram SH SIK, sudah hampir ada titik terang. Namun, kasus tersebut tidak ada titik terangnya setelah beberapa kali pergantian Kasat Reskrim Polrestabes Medan.

Lalu, kasus Korupsi Alkes RSU dr Pirngadi Medan ; kasus yang dialami Juniwati Simarmata sesuai dengan Surat Tanda Bukti Laporan Polisi, Nomor : LP/190/K/II/2018/SPKT I, tanggal 12 Februari 2018, dan terakhir kasus penganiayaan hingga menewaskan Fahmi Rozi disalah satu tempat hiburan malam tepatnya di X3, Yanglim Plaza, Medan.

Fahmi Rozi meninggal dunia setelah dianiaya Dw, di X3, Yanglim Plaza, pada Desember 2016 silam. Kasus tersebut tidak ada titik terangnya dimana pelaku tak kunjung ditangkap. Tak hanya itu, keberadaan Dw, pun hingga saat ini tidak diketahui dimana.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Effendi SH SIK MSi, yang dihubungi via telepon selulernya tak menjawab. Saat dikirim pesan singkat via WhatsApp (WA), Irjen Pol Agung Setya Effendi SH SIK MSi juga tak membalas.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi SH SIK mengatakan, agar mempertanyakan perihal informasi tersebut ke Polrestabes Medan. “Silahkan ke Polrestabes medan ya,” jawabnya singkat.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy John Marbun SH SIK MH dan Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Jama Kita Purba SH MH, yang dihubungi via telepon selulernya tak menjawab. Saat dikirim pesan singkat, kedua pejabat teras Polrestabes Medan itupun tak menjawab.

Lalu berita, bentrokan dua kubu organisasi kepemudaan (OKP) yang terjadi di persimpangan Jalan Halat – Jalan Bakti, Kecamatan Medan Area, Medan, Selasa (27/02/2024) dinihari 03.00 WIB, pihak kepolisian Polsek Medan Area, tak tahu bentrokan tersebut. Hingga berita ini dituliskan, pihak kepolisian Polsek Medan Area, mengaku tidak mengetahui peristiwa tersebut.

Informasi yang diperoleh awak media ini, Jumat (01/03/2024), bentrokan tersebut pecah setelah kedua belah pihak bertemu di persimpangan Jalan Halat – Jalan Bakti, Kecamatan Medan Area, Medan, pada Selasa (27/04/2024) dinihari 03.00 WIB. Belum diketahui penyebab pasti bentrokan kedua belah pihak tersebut dan langsung bentrok begitu bertemu.

Akibat bentrokan tersebut, satu orang pemuda mengalami luka bacok pada bagian kepala belakang. Puluhan orang tersebut dari kedua belah kubu yang terlibat itu saling lempar menggunakan batu dan kayu bahkan saling meletuskan petasan kembang api.

Ahmad Putra, salah seorang warga sekitar mengatakan, kejadian tersebut terjadi secara tiba-tiba dan langsung. Pertama mereka kumpul-kumpul di Jalan Bakti sebelah warkop itu dan tiba-tiba dari arah kanan kirinya langsung terjadi penyerangan,” kata Ahmad.

Sambung Ahmad, informasi terjadi keributan dan bentrokan tersebut dipicu sakit hati hingga berujung aksi balas dendam oleh kedua kubu. “Sebelumnya mereka sudah bentrok (perang) terlebih dahulu, tapi, dari pihak organisasi yang dari Denai mundur lagi. Tidak lama lagi, mereka datang dengan massa yang ramai,” bebernya.

Hal senada juga disampaikan Abdul Manan, warga yang sedang melintas. Dijelaskan Abdul Manan, kedua kubu bentrok dan membuat jalan menjadi macet dan seorang pemuda luka kena bacok. “Ada yang luka kena bacok dan sudah dibawa ke RS Madani tadi saya lihat,” jelasnya.

Informasinya, seorang pemuda mengalami luka bacok pada bagian kepala saat bentrokan. Mengetahui ada yang luka, lalu bentrokan pun bubar dan pemuda yang mengalami luka bacok tersebut pun dibawa temannya ke RS Madani, untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Medan Area, Kompol Hendrik Fernandes Aritonang SIK MM, saat dihubungi via WhatsApp (WA), tak menjawab. Saat dikirim pesan singkat via WhatsApp, juga tak menjawab.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Harles Gultom mengaku, tidak mengetahui peristiwa bentrokan tersebut. “Tidak tahu Lae. Belum monitor Lae,” jawabnya singkat via WhatsApp. (Jhonson Siahaan)

TEKS FOTO : Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy John Sahala Marbun SH SIK MH. (istimewa)

About Author

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

See author's posts

    Menyukai ini:

    Suka Memuat...
    Tags: & 2 5 bentrok Kapolrestabes Kasus Lucu… Medan Ngendap OKP Tahu Tidak

    Continue Reading

    Previous: Lima Kasus Ngendap Cukup Lama, Polrestabes Medan “Diam” Seribu Bahasa
    Next: Viral Pengunjung dan Karyawan Spa 129 Ribut… Kompol Jhonson Mangara Sitompul SH MH : Kita Tidak Tahu Spa Beroperasi, Kesana Kau Tanya

    Related Stories

    Tak Diberi Peran Manortor di Acara Adat, IRT Lakukan Penganiayaan Hingga Pelaporan Ke Polisi. Oleh Jaksa, Perkara Di RJ-kan
    • KEJAKSAAN
    • POLRI
    • RJ

    Tak Diberi Peran Manortor di Acara Adat, IRT Lakukan Penganiayaan Hingga Pelaporan Ke Polisi. Oleh Jaksa, Perkara Di RJ-kan

    Februari 9, 2026
    Korban Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Riki Tuntut Hak Setelah 44 Hari Ditahan Polsek Medan Area
    • Hukum
    • Kriminalitas
    • Medan
    • POLRI

    Korban Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Riki Tuntut Hak Setelah 44 Hari Ditahan Polsek Medan Area

    Februari 3, 2026
    Insting Reserse Seperti Mata Elang, IPTU Sugeng Suratman Raih Kenaikan Pangkat: “Harus Bisa Melihat Jauh ke Depan!”
    • POLRI

    Insting Reserse Seperti Mata Elang, IPTU Sugeng Suratman Raih Kenaikan Pangkat: “Harus Bisa Melihat Jauh ke Depan!”

    Januari 3, 2026

    Trending News

    H-1 Lebaran 2026, Polres Labuhan Batu Siagakan 9 Pospam untuk Amankan Arus Mudik 1

    H-1 Lebaran 2026, Polres Labuhan Batu Siagakan 9 Pospam untuk Amankan Arus Mudik

    Maret 20, 2026
    Pastikan Layanan Tetap Prima, Direktur Perumda Tirtanadi Tinjau Kesiapan Cabang Jelang Nyepi dan Idul Fitri 1447 H 2

    Pastikan Layanan Tetap Prima, Direktur Perumda Tirtanadi Tinjau Kesiapan Cabang Jelang Nyepi dan Idul Fitri 1447 H

    Maret 19, 2026
    Safari Ramadan MABMI Deli Serdang di Galang Berlangsung Khidmat, Santuni Puluhan Anak Yatim dan Warga 3

    Safari Ramadan MABMI Deli Serdang di Galang Berlangsung Khidmat, Santuni Puluhan Anak Yatim dan Warga

    Maret 19, 2026
    Reklamasi PPS Gabion Belawan Disorot: Diduga Langgar Hukum, Negara Diminta Hentikan Proyek dan Periksa Pihak Terkait 4

    Reklamasi PPS Gabion Belawan Disorot: Diduga Langgar Hukum, Negara Diminta Hentikan Proyek dan Periksa Pihak Terkait

    Maret 19, 2026
    Anggota DPR RI Maruli Siahaan Berikan Bantuan kepada Wartawan di Medan 5

    Anggota DPR RI Maruli Siahaan Berikan Bantuan kepada Wartawan di Medan

    Maret 18, 2026

    You may have missed

    H-1 Lebaran 2026, Polres Labuhan Batu Siagakan 9 Pospam untuk Amankan Arus Mudik
    • Kepolisian

    H-1 Lebaran 2026, Polres Labuhan Batu Siagakan 9 Pospam untuk Amankan Arus Mudik

    Maret 20, 2026
    Pastikan Layanan Tetap Prima, Direktur Perumda Tirtanadi Tinjau Kesiapan Cabang Jelang Nyepi dan Idul Fitri 1447 H
    • Tirtanadi

    Pastikan Layanan Tetap Prima, Direktur Perumda Tirtanadi Tinjau Kesiapan Cabang Jelang Nyepi dan Idul Fitri 1447 H

    Maret 19, 2026
    Safari Ramadan MABMI Deli Serdang di Galang Berlangsung Khidmat, Santuni Puluhan Anak Yatim dan Warga
    • Religius

    Safari Ramadan MABMI Deli Serdang di Galang Berlangsung Khidmat, Santuni Puluhan Anak Yatim dan Warga

    Maret 19, 2026
    Reklamasi PPS Gabion Belawan Disorot: Diduga Langgar Hukum, Negara Diminta Hentikan Proyek dan Periksa Pihak Terkait
    • Hukum

    Reklamasi PPS Gabion Belawan Disorot: Diduga Langgar Hukum, Negara Diminta Hentikan Proyek dan Periksa Pihak Terkait

    Maret 19, 2026
    PT MEDIA CAHAYA BANGSA | MoreNews by AF themes.
    %d