Categories: Kriminalitas

Pencurian Motor di Perumahan KNO Mansion, Tumpatan Nibung, Batang Kuis

‎DELI SERDANG-medanoke.com, ‎Aksi pencurian sepeda motor Honda Vario 125 terjadi di Perumahan KNO Mansion, Batang Kuis, pada Sabtu (9/5/2026). Insiden ini mengakibatkan korban kehilangan kendaraan dengan total kerugian materil mencapai 25 juta Rupiah, dan beberapa kerugian non materil.

‎Peristiwa bermula saat pelapor berinisial EY dan istrinya DS, sedang melaksanakan ibadah sholat subuh di kediaman mereka. Pasangan ini kemudian melanjutkan rutinitas pagi di area dapur tanpa menyadari adanya penyusup di teras rumah.

‎”Saya terkejut melihat pagar sudah terbuka dan motor di depan kamar utama telah hilang,” ungkap EY ketika menyadari pencurian saat hendak berangkat kerja. Ia segera memeriksa area sekitar namun tidak menemukan jejak kendaraan bernomor polisi BK 6249 XBI tersebut.

‎Selanjutnya, korban langsung mendatangi Polsek Batang Kuis untuk melaporkan tindak pidana yang dialaminya. Pihak kepolisian kemudian turun ke lokasi kejadian guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

‎Petugas kepolisian sempat meminta keterangan dari para tetangga mengenai aktivitas mencurigakan di sekitar perumahan. Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena tidak ada warga yang melihat proses terjadinya pencurian.

Pria berinisial ‎HP selaku petugas keamanan kompleks kerap memberikan jawaban tidak tahu saat diinterogasi oleh pihak kepolisian. Padahal, insiden kriminal ini terjadi sepenuhnya di bawah tanggung jawab pengawasan HP selaku satpam yang bertugas.

‎”Belakangan ini sering terlihat orang asing mencurigakan di depan pos yang mengaku sebagai teman HP,” ujar salah satu sumber mengenai situasi sebelum kejadian. Orang-orang tak dikenal tersebut diduga kuat sedang memantau kondisi keamanan kompleks untuk mencari celah.

‎Ironisnya, polisi tidak langsung meminta izin kepada tetangga untuk memeriksa rekaman CCTV saat berada di lokasi. Padahal, akses rekaman kamera pengawas sangat krusial untuk mengidentifikasi wajah dan pelarian para pelaku.

‎‎Setelah olah TKP selesai, EY diminta kembali ke kantor polisi untuk melengkapi berkas laporan resmi. Ia kemudian diarahkan menuju ruang Juru Periksa (Juper) guna memberikan keterangan kronologis secara mendetail.

‎Hingga saat ini, pihak korban masih menunggu perkembangan signifikan dari penyelidikan yang dilakukan aparat penegak hukum. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai titik terang pengejaran pelaku maupun keberadaan motor yang raib.(*)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Recent Posts

GMJA Desak Bupati Deli Serdang Pecat Kades Rugemuk Nonaktif, Pemkab Janji Sampaikan Aspirasi

Deliserdang, medanoke.com | Gerakan Mahasiswa Jaringan Aktivis (GMJA) mendesak Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan…

10 jam ago

Berkantor di Nias, Gubsu Tunjukkan Kepemimpinan Out of the Box

Nias, medanoke.com | Ada cara yang berbeda untuk menunjukkan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat.…

2 hari ago

Langkah Awal Perkuat Profesionalisme, MIO Indonesia Sumut Resmi Daftarkan Organisasi ke Kesbangpol

Medan—medanoke.com, Pimpinan Wilayah Media Independen Online (MIO) Indonesia Sumatera Utara resmi mendaftarkan organisasi ke Kantor…

4 hari ago

Aksi Kamisan di Posbloc Medan Soroti Isu HAM, Supremasi Sipil, dan Persoalan Agraria

Medan – Puluhan peserta yang tergabung dalam Aksi Kamisan menggelar unjuk rasa di kawasan Posbloc…

4 hari ago

HIMASU Desak Polisi Usut Dugaan Peredaran Narkotika di Lapas Kelas I Medan

Medan, medanoke.com | Himpunan Mahasiswa Sumatera Utara (HIMASU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Lembaga…

5 hari ago

Cegah Korupsi Untuk Dukung Ketahanan Pangan, Kejati Sumut Gelar Penerangan Hukum di Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan

Medan-medanoke.com, Guna mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di wilayah Sumatera Utara, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara…

6 hari ago

This website uses cookies.