Categories: Kriminalitas

Sakit Hati Dipecat, RB Ancam Majikan Pakai Air Softgun

Pelaku RB, saat ditahan di Mapolsek Medan Barat. (Jhonson Siahaan)

www.medanoke.com – MEDAN | Pria yang satu ini RB (39), warga Jalan Komplek Jemadi I, Blok E, Kelurahan Pulo Brayan Darat, Kecamatan Medan Timur, harus mendekam dibalik jeruji besi Mapolsek Medan Barat. Pelaku, RB, ditangkap personil Polsek Medan Barat sesuai dengan laporan korbannya, Supriadi (32), warga Jalan Karya, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat.

Informasi yang diperoleh awak media ini, Sabtu (08/06/2024), RB ditangkap personil kepolisian Polsek Medan Barat sesuai dengan laporan korban, Supriyadi, yang tertulis dalam Surat Tanda Bukti Laporan Polisi, No : LP/B/180/VI/2024/SPKT/Polsek Medan Barat/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara, tanggal 01 Juni 2024.

“Penangkapan terhadap RB, dilakukan karena RB mengancam Supriyadi, mantan majikannya dengan menggunakan senjata Air Softgun,” kata Kapolsek Medan Barat, Kompol Anria Rossa Pilliang SH SIK didampingi Kanit Reskrim, AKP Irwansyah Sitorus SH, di Mapolsek Medan Barat.

Kejadian berawal pada hari Jumat (31/05/2024) malam 23.34 WIB, dimana pelaku RB mengendarai sepeda motor menjumpai korban, Supriyadi, di salah satu ruko di Jalan Karya, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat. Saat tiba di ruko milik korban, lalu pelaku yang sudah membawa satu pucuk senjata Air Softgun jenis Glock 19, didalam tas pinggangnya itu turun dari sepeda motornya.

Usai turun dari sepeda motornya, RB mengarahkan senjata Air Softgun kepada korban, Supriyadi. Aksi tersebut dilihat pekerja yang lainnya, Fendi dan Syawal Irsan, lalu dilerai keduanya. Setelah dilerai keduanya, korban pun mengatakan kepada pelaku agar melepaskan tas pinggang miliknya kalau ingin berkelahi.

“Namun, aksi tersebut tetap dilerai keduanya, Fendi dan Syawal Irsan. Keributan pun dapat dihentikan setelah dilerai dan pelaku langsung pergi meninggalkan korban,” ujar Anria Rossa Pilliang didampingi Irwansyah Sitorus.

Tak terima diancam pelaku, selanjutnya korban melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke Mapolsek Medan Barat. Menerima informasi tersebut, personil Unit Reskrim Polsek Medan Barat melakukan penyelidikan dan penyidikan. Setelah diperoleh informasi keberadaan pelaku, personil Unit Reskrim Polsek Medan Barat langsung menciduk pelaku.

Motif pelaku, jelas Anria Rossa Pilliang, pelaku sakit hati karena dipecat kerja oleh korban dari tempatnya. Tak hanya itu, tambah Anria Rossa Pilliang, aksi yang dilakukan pelaku juga sempat viral di media sosial (medsos) dan personil langsung gerak cepat menangkap pelaku.

“Motifnya, pelaku sakit hati karena dipecat kerja oleh korban. Pelaku kemudian mendatangi korban dan mengancam korban menggunakan senjata Air Softgun. Aksi pelaku tidak jadi dilakukan pelaku karena dilerai dua pekerja korban saat itu,” beber Anria Rossa Pilliang.

Anria Rossa Pilliang menuturkan, pihaknya mengamankan barang bukti 1 buah flashdisk berisi rekaman kamera CCTV pengancaman yang dilakukan pelaku, 1 pucuk senjata Air Softgun jenis Glock 19 dan 1 buah tas pinggang sandang warna hitam merk Kalibre.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 335 ayat 1 KUHP, tentang pengancaman dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun. Saat ini pelaku ditahan di Mapolsek Medan Barat guna pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya. (Jhonson Siahaan)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Share
Published by
redaksi

Recent Posts

Kejari Medan Sebut SPDP Kasus AT Belum Diterima

MEDAN -medanoke.com,  Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan mengaku belum menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari…

4 menit ago

Menunggu Berjam-jam, Pemeriksaan Saksi Bagi Tariq Batubara Ditunda karena Laptop Penyidik Rusak

Medan, medanoke.com | Kekecewaan tak dapat disembunyikan Rahmadsyah setelah pemeriksaannya sebagai saksi di Polrestabes Medan…

10 jam ago

Ganja 6,8 Kg Ditemukan di Lapas, Ombudsman Telusuri Celah Pengamanan

Medan, medanoke.com |  Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Syafrida Rachmawati Rasahan, bersama Kepala Perwakilan Ombudsman RI…

13 jam ago

GMNI Medan Soroti “Indonesia Krisis Kebijakan”, DPRD Dinilai Gagal Beri Kepastian

Medan, medanoke.com | Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

21 jam ago

Kematian Luis David Hutabarat di Areal PT Agrinas Palma Nusantara 1 Picu Kemarahan Warga, Polisi Janji Usut Tuntas

Jasad korban, Louis David Hutabarat yang ditemukan tewas bersimbah darah di lokasi kejadian di areal…

1 hari ago

GMN-BERSATU Desak Evaluasi Total Polres Nias, Bawa Poster Dukungan untuk Agnis Jance Zebua

Medan, medanoke.com | Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Nias Bersatu (GMN-BERSATU) Sumatera Utara…

1 hari ago

This website uses cookies.