Skip to content
Juni 19, 2026
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy

www.medanoke.com

Informasi Terkini Jempolan

Primary Menu
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Kejati Sumut
  • Sepanjang 2023, 140 Perkara di RJ-kan Kejati Sumut
  • Kejagung RI
  • Kejati Sumut
  • RJ

Sepanjang 2023, 140 Perkara di RJ-kan Kejati Sumut

redaksi Desember 11, 2023

Bagikan ini:

  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru)Reddit
  • Lagi
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru)Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru)Cetak
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru)Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru)LinkedIn
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru)Pinterest
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru)Telegram
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)WhatsApp

Kejari & Cabjari Terdepan Sumbang RJ

MEDAN-medanoke.com, Sejak Januari hingga pekan kedua Desember 2023 ini, jajaran Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah menghentikan penuntutan 140 perkara humanis lewat pendekatan Keadilan Restoratif atau Restorative Justice (RJ).

Angka dimaksud menurut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumut melalui Kasi Penkum Yos A Tarigan saat dikonfirmasi wartawan, Senin (11/12/2023), sebagai langkah nyata atas arahan Jaksa Agung Prof Dr Burhanuddin ke seluruh jajaran.

Yakni penyelesaian perkara-perkara humanis yang tidak selalu berujung pidana penjara. Namun menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula. Bukan sekadar pembalasan terhadap pelaku tindak pidana, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Jaksa Agung (Perja) No 15 Tahun 2020 tentang Keadilan Restoratif atau RJ.

“Penerapan Keadilan Restoratif lebih menekankan pada tercapainya nilai-nilai keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan hukum. Proses penghentian penuntutan perkaranya secara berjenjang hingga akhirnya disetujui JAM Pidum Kejagung RI untuk dihentikan,” urainya.

Di samping harus kompeten dan adil, hukum juga harus mampu mengenali keinginan publik tergambar dalam hukum yang hidup di masyarakat serta berorientasi terhadap tercapainya nilai-nilai keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan hukum.

Untuk itu diperlukan hukum yang responsif sebagai sebuah jawaban atas keinginan masyarakat terhadap pemberlakuan hukum berlandaskan hukum yang hidup di masyarakat.

Terdepan

Terdepan penyumbang penghentian perkara humanis dengan pendekatan RJ ditempati Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun dengan 15 perkara. Disusul Kejari Langkat (14 perkara), Asahan dan Kejari Labuhanbatu (masing-masing 13 perkara).

“Untuk urutan 4, 5 dan 6 adalah Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Deliserdang di Labuhan Deli (10 perkara), Kejari Belawan (8 perkara) dan Kejari Tanjung Balai (7 perkara). Selebihnya bervariasi dari 1 perkara sampai 5 perkara,” urai mantan Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Deliserdang tersebut.

Adapun syarat dari penghentian penuntutan terhadap perkara pidana yang diajukan adalah tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, ancaman hukumannya tidak lebih dari 5 tahun.

Kerugian yang ditimbulkan, lanjutnya, tidak lebih dari Rp2,5 juta, antara tersangka dan korban ada kesepakatan untuk berdamai.

“Tidak kalah pentingnya dari proses penghentian penuntutan perkara humanis dimaksud adalah esensinya, kenapa tersangka melakukan tindak pidana dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya,” pungkas Juru Bicara Kejati Sumut itu. (aSp)

About Author

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

See author's posts

    Menyukai ini:

    Suka Memuat...
    Tags: 140 Perkara RJ-kan Kejati Sepanjang 2023 Sumut

    Continue Reading

    Previous: Ujian SKB CASN Wilayah Kejati Sumut Aman & Lancar
    Next: Pimpin Apel Pagi, Kajatisu Ajak Jajaran Tingkatkan Kinerja & Kualitas Penanganan Perkara

    Related Stories

    Desak Kejatisu Periksa Wali Kota Binjai Terkait Dugaan Penyimpangan DIF, KAMAK Siapkan Aksi Jilid II
    • Kejati Sumut

    Desak Kejatisu Periksa Wali Kota Binjai Terkait Dugaan Penyimpangan DIF, KAMAK Siapkan Aksi Jilid II

    Juni 14, 2026
    Soal Dugaan Korupsi KIP Kuliah LLDIKTI 1 Sumut, Kejati Periksa 10 Saksi
    • Kejati Sumut
    • KORUPSI

    Soal Dugaan Korupsi KIP Kuliah LLDIKTI 1 Sumut, Kejati Periksa 10 Saksi

    Juni 11, 2026
    Kajati Sumut Lantik M Junaidi Sebagai Kajari Paluta
    • Kejati Sumut

    Kajati Sumut Lantik M Junaidi Sebagai Kajari Paluta

    Juni 11, 2026

    Trending News

    Kejari Medan Sebut SPDP Kasus AT Belum Diterima 1

    Kejari Medan Sebut SPDP Kasus AT Belum Diterima

    Juni 19, 2026
    Menunggu Berjam-jam, Pemeriksaan Saksi Bagi Tariq Batubara Ditunda karena Laptop Penyidik Rusak 2

    Menunggu Berjam-jam, Pemeriksaan Saksi Bagi Tariq Batubara Ditunda karena Laptop Penyidik Rusak

    Juni 18, 2026
    Ganja 6,8 Kg Ditemukan di Lapas, Ombudsman Telusuri Celah Pengamanan 3

    Ganja 6,8 Kg Ditemukan di Lapas, Ombudsman Telusuri Celah Pengamanan

    Juni 18, 2026
    GMNI Medan Soroti “Indonesia Krisis Kebijakan”, DPRD Dinilai Gagal Beri Kepastian 4

    GMNI Medan Soroti “Indonesia Krisis Kebijakan”, DPRD Dinilai Gagal Beri Kepastian

    Juni 18, 2026
    Kematian Luis David Hutabarat di Areal PT Agrinas Palma Nusantara 1 Picu Kemarahan Warga, Polisi Janji Usut Tuntas 5

    Kematian Luis David Hutabarat di Areal PT Agrinas Palma Nusantara 1 Picu Kemarahan Warga, Polisi Janji Usut Tuntas

    Juni 17, 2026

    You may have missed

    Kejari Medan Sebut SPDP Kasus AT Belum Diterima
    • DPRD Medan
    • Hukum

    Kejari Medan Sebut SPDP Kasus AT Belum Diterima

    Juni 19, 2026
    Menunggu Berjam-jam, Pemeriksaan Saksi Bagi Tariq Batubara Ditunda karena Laptop Penyidik Rusak
    • advetorial

    Menunggu Berjam-jam, Pemeriksaan Saksi Bagi Tariq Batubara Ditunda karena Laptop Penyidik Rusak

    Juni 18, 2026
    Ganja 6,8 Kg Ditemukan di Lapas, Ombudsman Telusuri Celah Pengamanan
    • advetorial

    Ganja 6,8 Kg Ditemukan di Lapas, Ombudsman Telusuri Celah Pengamanan

    Juni 18, 2026
    GMNI Medan Soroti “Indonesia Krisis Kebijakan”, DPRD Dinilai Gagal Beri Kepastian

    GMNI Medan Soroti “Indonesia Krisis Kebijakan”, DPRD Dinilai Gagal Beri Kepastian

    Juni 18, 2026
    PT MEDIA CAHAYA BANGSA | MoreNews by AF themes.
    %d