Skip to content
April 23, 2026
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy

www.medanoke.com

Informasi Terkini Jempolan

Primary Menu
  • Home
  • Business
  • Sports
  • Stories
  • Lifestyle
  • WORLD
  • Health
  • #6755 (tanpa judul)
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • Peran Internasional Aceh Pra Kolonialisme
  • Aceh, NAD
  • Budaya
  • Sejarah

Peran Internasional Aceh Pra Kolonialisme

redaksi September 15, 2023

Bagikan ini:

  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru)Reddit
  • Lagi
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru)Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru)Cetak
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru)Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru)LinkedIn
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru)Pinterest
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru)Telegram
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)WhatsApp

www.medanoke.com,
Tercatat dalam sejarah sebagai daerah yang paling sulit ditaklukkan Belanda (VOC), Aceh juga memiliki peran di dunia Internasional sebelum terjajah (Pra Kolonial).

Aceh sempat beberapa kali mengirimkan Duta Besarnya ke luar negeri, sebagai bentuk peran serta secara politik, kultur & kesenian. adalah Tuanku Abdul Hamid (1602) Duta Besar Pertama Kesultanan Aceh Darussalam Untuk Kerajaan Belanda. beliau dikirim oleh Sultan Saidil Mukamil Riat Syah IV (1585 – 1604 M).

Selain sebagai Duta Besar pertama bagi Kesultanan Aceh Darussalam di Eropa, dalam misi diplomasi, kehadiran Tuanku Abdul Hamid di dunia internasional juga merupakan Diplomat orang Malayu pertama ke Eropa.

Bahkan untuk mengenang Tuanku Abdul Hamid diukir sebuah prasasti berejarah mengenai persahabatan Kesultanan Aceh Darussalam dengan Eropa, termasuk Kerajaan Belanda didalamnya.

Pada abad ke 16, Kesultanan Aceh pernah mendapat Undangan langsung dari Pangeran Maurits, cikal bakal Kerajaan Belanda. Undangan ini dimaksud sebagai pengakuan Kesultanan Aceh yang berdaulat terhadap Kerajaan Belanda yang baru saja merdeka dari penjajahan Spanyol. untuk itu Sultan Aceh mengirimkan Tuanku Abdul Hamid, yang disertai sertai Deputi dan Anggota yang terdiri dari Mr. Hasan & Laksamana Sri Muhammad.

Rombongan utusan dari Aceh ini tiba pada Agustus 1602. saat berada di Belanda mereka di temani oleh Leonard Werner sebagai Penerjemah. Delegasi ini disambut langsung oleh Pangeran Maurits di sertai upacara sambutan kenegaraan dan isi dengan acara saling bertukar cenderamata.

Karena sakit, Tuanku Abdul Hamid kala itu telah berusia 71 tahun pun meninggal dunia dan tidak sempat kembali ke Aceh. ia di makamkan melalui prosesi pemakaman kebesaran sebagai penghormatan Kerajaan Belanda terhadap Diplomat yang secara resmi dikirim oleh Kesultanan Aceh. ia pun dimakamkan di halaman Gereja St. Pieters Middelburg yang saat itu merupakan ibukota Provinsi Zeeland, Belanda. Monumen/ Prasasti pun didirikan untuk mengenang Almarhum Tuanku Abdul Hamid.

Setelah beberapa kali pemugaran, Monumen/ Prasasti tersebut akhirnya diresmikan oleh Pangeran Bernhard pada 24 Oktober 1978 dan upacara nya pun dihadiri oleh Drs. Garnawan Dharmaputera, sebagai Duta besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda.

Sepeninggal Duta Besar Tuanku Abdul Hamid, Mir Hasan dan Laksamana Sri Muhammad yang kala itu menjadi deputinya tetap berada di Belanda selama 16 bulan, untuk Berbagi kegiatan dan acara Pengenalan dan Pertukaran Budaya antara Malay Archipelago dan Eropa.
(aSp/Ist)

About Author

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

See author's posts

    Menyukai ini:

    Suka Memuat...
    Tags: aceh internasional kolonialisme Peran Pra

    Continue Reading

    Previous: Kisah Cerdik & Unik Saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945
    Next: Kesbangpol Sumut Apresiasi Workshop Penulisan Cerita Rakyat FPBD SU, Saran Buat Diskusi Budaya

    Related Stories

    Pesta Bona Taon Ritonga Boru Bere Se-Sumatera Utara Digelar Meriah di Universitas IMELDA Medan
    • Budaya
    • Daerah
    • Deklarasi

    Pesta Bona Taon Ritonga Boru Bere Se-Sumatera Utara Digelar Meriah di Universitas IMELDA Medan

    Februari 1, 2026
    PB ISMI Menitip Lestari Seni dan Alam Melayu Melalui Kemah Zapin VI
    • Budaya

    PB ISMI Menitip Lestari Seni dan Alam Melayu Melalui Kemah Zapin VI

    Oktober 7, 2025
    PB ISMI Gelar Dialog Kebangsaan, Budaya Pantai Timur Sumatera Utara dan Keberlanjutan Selat Malaka
    • Budaya

    PB ISMI Gelar Dialog Kebangsaan, Budaya Pantai Timur Sumatera Utara dan Keberlanjutan Selat Malaka

    Oktober 2, 2025

    Trending News

    KAMAK Ragu KPK Akan Usut Keterlibatan Akbar Buchari Pada Sidang Korupsi DJKA Medan 1

    KAMAK Ragu KPK Akan Usut Keterlibatan Akbar Buchari Pada Sidang Korupsi DJKA Medan

    April 23, 2026
    Pemuda Demokrat Sumut Kritik Musrenbang Provsu: Dinilai Belum Menyentuh Akar Persoalan Rakyat 2

    Pemuda Demokrat Sumut Kritik Musrenbang Provsu: Dinilai Belum Menyentuh Akar Persoalan Rakyat

    April 23, 2026
    Nama Akbar Himawan Muncul di Sidang Korupsi DJKA Medan, Rudi Hutabarat: Ujian Bagi KPK 3

    Nama Akbar Himawan Muncul di Sidang Korupsi DJKA Medan, Rudi Hutabarat: Ujian Bagi KPK

    April 22, 2026
    Ombudsman Temukan Masalah Serius di Imigrasi Belawan: Dana Masyarakat Tertahan dan Akses Dipersulit 4

    Ombudsman Temukan Masalah Serius di Imigrasi Belawan: Dana Masyarakat Tertahan dan Akses Dipersulit

    April 22, 2026
    Fakta Sidang DJKA Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Akbar Himawan Buchari, KAMAK Minta KPK Jangan Diam 5

    Fakta Sidang DJKA Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Akbar Himawan Buchari, KAMAK Minta KPK Jangan Diam

    April 22, 2026

    You may have missed

    KAMAK Ragu KPK Akan Usut Keterlibatan Akbar Buchari Pada Sidang Korupsi DJKA Medan
    • KORUPSI

    KAMAK Ragu KPK Akan Usut Keterlibatan Akbar Buchari Pada Sidang Korupsi DJKA Medan

    April 23, 2026
    Pemuda Demokrat Sumut Kritik Musrenbang Provsu: Dinilai Belum Menyentuh Akar Persoalan Rakyat
    • Pemerintahan

    Pemuda Demokrat Sumut Kritik Musrenbang Provsu: Dinilai Belum Menyentuh Akar Persoalan Rakyat

    April 23, 2026
    Nama Akbar Himawan Muncul di Sidang Korupsi DJKA Medan, Rudi Hutabarat: Ujian Bagi KPK
    • KORUPSI

    Nama Akbar Himawan Muncul di Sidang Korupsi DJKA Medan, Rudi Hutabarat: Ujian Bagi KPK

    April 22, 2026
    Ombudsman Temukan Masalah Serius di Imigrasi Belawan: Dana Masyarakat Tertahan dan Akses Dipersulit
    • Ombudsman

    Ombudsman Temukan Masalah Serius di Imigrasi Belawan: Dana Masyarakat Tertahan dan Akses Dipersulit

    April 22, 2026
    PT MEDIA CAHAYA BANGSA | MoreNews by AF themes.
    %d