Categories: Pendidikan

Diduga Ribuan Ijazah Anak di Sumut Masih Ditahan Sekolah, Ombudsman Himbau Disdik dan Dinas Terkait Lakukan Audit

Medan, medanoke.com | Hal ini diungkapkan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut yaitu Herdensi Adnin, dalam sebuah perbincangan di sela makan siang dengan awak media di sebuah Kafe di Helvetia, Rabu (21/1/2026).

Menurut Herdensi hal ini merupakan puncak gunung es yang harus diruntuhkan oleh dinas-dinas terkait, terutama Dinas Pendidikan dengan cara mengaudit setiap sekolah agar mengungkap berapa jumlah ijazah siswa yang mereka tahan.

“Saya menghimbau agar dinas terkait, terutama Dinas Pendidikan untuk melakukan penelusuran dan audit terhadap setiap sekolah agar diketahui berapa ijazah siswa yang ditahan masing-masing sekolah,” ujarnya.

Sambung Herdensi, hal ini harus menjadi atensi serius, dimana pihak Ombudsman Sumut sejauh ini sudah mendapat ratusan laporan terkait tertahannya ijazah siswa.

“Ada yang ijazahnya ditahan dikarenakan tunggakan SPP, tunggakan uang perpisahan, malah ada yang ijazah siswa ditahan hanya dikarenakan ketidaksenangan pihak sekolah kepada orang tua murid,” jelas Herdensi.

Beberapa saat sebelumnya, pada hari yang sama, disaksikan awak media di Kantor Ombudsman, pada hari ini saja sudah ada dua laporan masuk ke kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumut, yaitu dari seorang orang tua siswa yang dua ijazah anaknya masih ditahan pihak sekolah.

Menurut orang tua kedua siswa yang ijazahnya masih ditahan pihak sekolah, kedua anaknya tersebut sudah tamat lebih dari setahun dan terpaksa melamar kerja tanpa menunjukkan ijazah.

“Untungnya anak saya tersebut bekerja di sebuah kafe milik temannya, sehingga tidak perlu menunjukkan ijazah,” ujar orang tua bernama Sofar tersebut.

Orang tua siswa tersebut menjelaskan lebih lanjut, bahwa saat dirinya mengkonfirmasi ke pihak sekolah dimana seorang anaknya bersekolah, yaitu di salah satu Perguruan Swasta di Jalan SM. Raja, dirinya ditunjukkan 5 lembar kertas yang masing-masing lembar berisi list nama dari sekitar 10 siswa yang ijazahnya masih ditahan dikarenakan masih memiliki tunggakan. Pada lembaran berjumlah lima tersebut dia diminta untuk mencari nama anaknya dan berapa jumlah tunggakan si anak.

“Satu lembar list isinya sekitar sepuluh nama bang, berarti dari lima lembar kertas tersebut jumlah siswa yang ijazahnya masih ditahan sekitar 50 orang, itu masih SMA, belum lagi, SMK, dan SMP,” jelas Sofar.

Tambah Sofar, anak keduanya tersebut sudah tiga tahun tamat, yang artinya setiap angkatan tamat bisa jadi jumlah siswa yang ijazahnya tertahan karena alasan tunggakan lebih kurang sama.

Masih menurut Sofar bahwa itu pengalaman saat dirinya mengambil ijazah anak keduanya, sedangkan anak pertamanya bersekolah di sebuah SMA Negeri di Medan, dan jumlah siswa yang ijazahnya tertahan di sekolah tersebut juga kurang lebih sama dengan jumlah di sekolah anak keduanya.

Tambahan
Perkiraan jumlah sekolah di Provinsi Sumatera Utara berdasarkan data resmi terbaru yang tersedia dari BPS dan Data Referensi Kemendikbudristek / Kemendikdasmen:

Total SMA di Sumatera Utara (tahun 2024): 1.075 sekolah terdiri dari:
SMA Negeri: 438 sekolah
SMA Swasta: 637 sekolah.

Data resmi jumlah SMK di tingkat Sumatera Utara menurut referensi.data.kemendikdasmen.go.id membagi jumlah SMK tetap per kabupaten/kota, namun tidak langsung memisahkan negeri dan swasta di ringkasan Provinsi secara keseluruhan.

Jumlah SMK per kabupaten/kota di SUMUT:
(Contoh: Deli Serdang ada 126 SMK, Kabupaten Langkat 73 SMK, dst.)
Referensi Data Kemendikdasmen

Total SMK di Sumatera Utara:
Jika dijumlahkan dari daftar per kabupaten/kota, total SMK ± sekitar 966 sekolah (jumlah ini mencakup negeri + swasta secara keseluruhan) — ini sejalan dengan data agregat tingkat provinsi dari referensi data Kemendikdasmen, namun rincian negeri dan swasta SMK tidak tersedia publikasi ringkasnya dalam sumber tersebut.

Data referensi.data.kemendikdasmen.go.id mencatat jumlah SMP per kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Referensi Data Kemendikdasmen
Berikut ringkasan jumlah unit SMP (semua status) di provinsi:
Kabupaten/Kota Deli Serdang: 293
Langkat: 121
Karo: 33
Simalungun: 95
Dairi: 24
Asahan: 62
Labuhanbatu: 36
Tapanuli Utara: 8
Tapanuli Tengah: 28
Tapanuli Selatan: 4
Nias: 7
Mandailing Natal: 9
Toba: 7
Nias Selatan: 30
Pakpak Bharat: 2
Humbang Hasundutan: 6
Referensi Data Kemendikdasmen

Total SMP di Sumatera Utara: sekitar 763 sekolah SMP (semua status, negeri + swasta) berdasarkan penjumlahan kasar daftar di atas. (Pujo)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Share
Published by
redaksi

Recent Posts

Pelindo Regional 1 Dukung Khitan Massal Memperingati Hari Anak Nasional

Medan– medanoke.com, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan dan…

17 jam ago

Refleksi & Moment Bersejarah Penegakan Hukum, Kejati Sumut Gelar Syukuran HBA ke 66

Medan-medanoke.com, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, SH.,MH bersama Wakajati Eko Adhyaksono, SH.,MH beserta para…

20 jam ago

Kelangkaan BBM di Medan, Ombudsman Dalami Penyebab Gangguan Distribusi

Medan, medanoke.com | Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Kota Medan dan sekitarnya…

1 hari ago

Bank Sumut Gandeng Tiga LPK-SO Luncurkan KUR PMI, Perluas Akses Pembiayaan Calon Pekerja Migran Indonesia

Medan – medanoke.com, PT Bank Sumut (Perseroda) resmi meluncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Penempatan Pekerja…

1 hari ago

Polrestabes Medan Tetapkan ADT, Oknum Anggota DPRD Medan Aktif Sebagai Terduga Penganiyaan

Medan- medanoke.com, Babak baru terkait dugaan tindak pidana penganiyaan secara bersama-sama seorang oknum anggota DPRD…

2 hari ago

Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%

Jakarta- medanoke.com, Transformasi yang dijalankan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo di bawah arahan strategis…

2 hari ago

This website uses cookies.