Koordinator Pelaksana Perayaan International Women’s Days (IWD) 2020, Dina Lumbantobing menyebutkan pada setiap peringatan hari perempuan, pihaknya selalu fokus pada isu mengenai diskriminasi perempuan.
“Saat ini yang sangat perhatian perempuan itu, sampai saat ini kenapa RUU penghapusan kekerasan seksual tidak juga disahkan, malah tiba-tiba yang nongol RUU ketahanan keluarga yang menurut kami, ini tidak sesuai dengan hak asasi perempuan,” ujarnya, karena ada intervensi dalam institusi keluarga.
Perempuan sambungnya, tidak membutuhkan RUU ketahanan keluarga. Karena kedaulatan perempuan dan keluarga ini yang harus dipenuhi negara. “Bukan justru mengontrol mewajibkan ini dan itu, namun memenuhi kedaulatan perempuan, manusia dan rakyat. Maka RUU ketahanan keluarga kita tolak. Maka justru harus segera mengesahkan kekerasan seksual, karena ini sangat merusak tubuh jiwa dan pikiran perempuan,” ujarnya.
Medan, medanoke.com | PT Erakarya Jatayumas bersama Palang Merah Indonesia (PMI), Kota Medan, menggelar kegiatan…
Medan, medanoke.com | Komisi XIII DPR mendukung langkah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto…
Pelaku Curanmor, Reza Andi Setiawan, saat sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsek Medan Timur. (Jhonson Siahaan)…
Medan-medanoke.com, Komisi III DPR-RI melaksanakan kunjungan kerja spesifik dalam rangka Pengawasan Penegakan Hukum Terpadu Di…
MEDAN – medanoke.com, Lurah Tanjung Selamat, Hans Joy Tarigan, SH, MH, menanggapi proses eksekusi tanah…
Medan, medanoke.com | Sebanyak 513 pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara masa khidmat…
This website uses cookies.