Categories: Pendidikan

Jamnas XII dan Dugaan Perubahan Slogan Hemat Pangkal Kaya Menjadi Bayar Pangkal Berangkat

Medan, medanoke.com | Di negeri yang selalu mengajarkan semangat gotong royong kepada anak-anak berseragam cokelat, rupanya ada pelajaran tambahan yang tak tertulis di buku SKU Pramuka: bagaimana cara bertahan menghadapi “iuran demi iuran” sebelum berangkat ke perkemahan nasional.

Di Medan, dugaan pungutan dana terhadap peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 kontingen Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Medan mulai menjadi perbincangan.

Informasi yang beredar diterima awak media menyebutkan bahwa para peserta diminta menyetor dana awal sebesar Rp1 juta. Setelah itu, pembayaran dilakukan secara bertahap hingga total mencapai Rp4 juta per orang, sebagaimana tertuang dalam dokumen yang beredar di kalangan peserta.

Ironisnya, dugaan pungutan ini muncul di tengah informasi bahwa kegiatan tersebut diduga telah memiliki alokasi anggaran resmi, baik melalui APBD maupun sumber pembiayaan organisasi Pramuka. Publik pun mulai bertanya-tanya: apakah semangat “hemat pangkal kaya” kini berubah menjadi “bayar pangkal berangkat”?

Jika benar pembiayaan kegiatan sudah ditampung melalui anggaran resmi, maka tambahan pungutan kepada peserta tentu memunculkan tanda tanya besar. Sebab, di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu ramah kepada para orang tua, kegiatan kepemudaan semestinya menjadi ruang pendidikan karakter, bukan ajang latihan menghadapi cicilan administrasi sejak dini.

Koordinator Nasional Komite Aksi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK), Azmi Hadly, menilai persoalan ini perlu segera dijelaskan secara terbuka. Menurutnya, dugaan pengutipan dana tersebut merupakan isu serius yang tidak boleh dibiarkan mengambang tanpa klarifikasi.

“Jika memang sudah ada anggaran resmi, maka tidak seharusnya ada lagi beban tambahan kepada peserta. Ini harus dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan keresahan,” ujarnya.

Azmi juga mendesak aparat penegak hukum serta instansi terkait untuk melakukan penelusuran lebih lanjut. Ia menegaskan, apabila ditemukan adanya pelanggaran, maka proses hukum harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Medan. Rasyid Ridho Nasution, S.ST Selaku Ketua Kwarcab Pramuka Kota Medan belum menjawab konfirmasi wartawan terkait mekanisme pembiayaan kegiatan maupun kebenaran dugaan pungutan tersebut.

Publik kini menunggu transparansi, sebab kegiatan pendidikan dan kepemudaan seharusnya mengajarkan nilai kejujuran, bukan justru memunculkan kesan bahwa seragam Pramuka perlahan berubah fungsi menjadi “seragam pengumpulan dana berjamaah”.(Pujo)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Share
Published by
redaksi
Tags: Jamnas XII

Recent Posts

Dr Sugiat Santoso : Penguatan Ideologi Pancasila Harus Jadi Gerakan Bersama

Medan, medanoke.com | Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bekerja sama dengan Komisi XIII DPR RI…

12 jam ago

Terkait Layanan Hukum, Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Gelar Forum Komunikasi Masyarakat di Medan

Medan, medanoke.com | Komisi XIII DPR RI bekerja sama dengan Kementerian Hukum menggelar kegiatan Forum…

12 jam ago

Arus Peti Kemas Belawan Tumbuh 5%, Sinyal Positif Ekonomi Sumatera Utara

Medan-medanoke.com, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 Belawan mencatat kinerja positif pada sejumlah…

1 hari ago

KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin Bersama Enam Orang

Jakarta, medanoke.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Sumatera…

1 hari ago

Fadli Yasir Dinilai Sosok Tepat Pimpin MABMI Sumut, Mampu Satukan dan Majukan Budaya Melayu

Medan, medanoke.com | Sosok Dr. H. Fadli Yasir dinilai layak memimpin Pengurus Wilayah Majelis Adat…

1 hari ago

Ombudsman Terima Pengaduan LBH Medan Terkait Penggunaan APBD untuk Rehabilitasi Gedung Polri

Medan, medanoke.com | Sejumlah aktivis dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Medan mendatangi Kantor Ombudsman…

1 hari ago

This website uses cookies.