Categories: Hukum

Janji Presiden Diuji: Mana Anggaran Penjara Khusus Koruptor?

Medan, medanoke.com | Asta cita pemberantasan korupsi yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto sampai saat ini belum juga terwujud dengan baik. Pembangunan penjara khusus koruptor yang diinginkan Prabowo pun masih sebatas wacana, walau tidak mengesampingkan bahwa penangkapan pelaku korupsi terus berjalan.

Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) pun meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa agar segera mengalokasikan anggaran untuk pembangunan penjara khusus koruptor tersebut.

“Menteri Purbaya harusnya segera menyiapkan anggaran untuk pembangunan penjara khusus koruptor ini. Agar asta cita pemberantasan korupsi Presiden Prabowo dapat berjalan dengan baik,” ungkap Ketua DPW FABEM Sumut Rinno Hadinata di Livory Coffee, Jalan Sei Serayu, Medan, Jumat 3 April 2026.

Menurut Rinno, asta cita pemberantasan korupsi telah berjalan di Kejaksaan RI dan KPK sampai ke tingkat daerah. Namun, untuk memaksimalkan asta cita sesuai dengan pernyataan Presiden Prabowo, yang ingin membangun penjara khusus koruptor saat rapat kabinet pada media April 2025, harusnya Menkeu Purbaya menyikapinya bersama Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) Agus Adrianto.

“Untuk dokumen pembangunan penjara khusus koruptor itu infornasinya sudah ada dan lengkap dari Kementerian Imipas, hanya tinggal persoalan anggarannya yang belum ada dari Kemenkeu. Makanya kita dorong Menkeu Purbaya untuk mengalokasikan anggarannya,” kata Rinno.

Rinno juga mengatakan para pelaku korupsi yang terus berkembang di negara ini, mulai jabatan terendah hingga tertinggi sangat berpotensi mengganggu pertahanan negara dari dalam. Mulai kepala desa hingga kepala daerah, serta di tinggkatan kementerian sangat rentan dengan prilaku korupsi.

Poin utamanya, lanjut Rinno, Menkeu Purbaya harus bergerak cepat mendukung asta cita pemberantasan korupsi Presiden Prabowo Subianto yang sudah masuk tahun kedua kepeminpinannya.

“Kita yakin Menkeu Purbaya berkarakter antikorupsi. Initinya, tahun ini kita dorong dan doakan pembangunan penjara khusus koruptor bisa terlaksana. Soal dimana lokasinya, kita serahkan kepada Presiden Prabowo dan Menteri Imipas Agus Adrianto. Mau di Nusakabangan atau pulau lainnya yang ada di NKRI ini, kita pasti mendukung,” tegas Rinno Hadinata.(**)

redaksi

jurnalistik yang jujur anti hoax & Fitnah, Berimbang & tepat sasaran menuju Era informasi damai dengan Solusi

Recent Posts

Baznas Gorut lindungi 1.000 Mustahik dalam Program BPJS Ketenagakerjaan

Gorut- medanoke.com, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gorontalo Utara terus…

7 jam ago

Petani Menjerit, Mafia Tanah Diduga Rusak Ribuan Sawit di Panai Tengah Rp3,1 Miliar Melayang

LabuhanBatu–medanoke.com, Jeritan petani kembali menggema dari pelosok Sumatera Utara. Ribuan pohon kelapa sawit milik warga…

7 jam ago

Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha, Pelindo Regional 1 Gandeng 33 BKM Masjid Belawan dan Sekitarnya Salurkan Hewan Kurban

Medan-medanoke.com, Dalam rangka mempererat silaturahmi serta memastikan penyaluran bantuan hewan kurban berjalan dengan baik dan…

9 jam ago

Ketua MUI Deli Serdang Apresiasi Sinergi Pemkab dan Polresta Tangani Kasus Guru Ngaji Viral

Deli Serdang, medanoke.com |  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Deli Serdang, KH Kaya Hasibuan,…

11 jam ago

Berakhir Damai, Kejati Sumut Rj-kan Perkara Paman Ancam Keponakan

Medan-medanoke.com, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, SH.,MH memutuskan untuk menerapkan hukum dengan pendekatan keadilan…

15 jam ago

Pelindo Regional 1 Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026

Medan—medanoke.com, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118…

16 jam ago

This website uses cookies.